Adhi eN wrote:
> Masalahnya.........sekarang masih kesulitan mengeset nameserver
> itu. Masa' klien harus ngetik sederetan  angka IP  setiap  kali
> mo' konek ?
> .....
> ftp://192.168.100.1
> http://192.168.100.1
> mailto:[EMAIL PROTECTED]
> mailto:[EMAIL PROTECTED]
> .....
> khan lucu dan membosankan jadinya.

pake layanan _gratis_ dari www.ml.org seperti punya priyadi itu lho..
priyadi.ml.org (promosi ya Pri :)

> Masalah lainnya, Caldera OpenLinux Lite 1.1 saya tak mau diubah
> namanya menjadi  nama  lainnya  semisal smg.linux.or.id. Setiap
> kali  booting, (walau prompt  sudah berubah  menjadi  nama yang
> baru)  selalu keluar  tulisan  built at polan.tira.net.id lagi.

"built at ..." itu kan host sewaktu kernelnya dicompile, kalau mau melihat
hostname ya tinggal ketik hostname atau dnsdomain di command prompt.
kalau di redhat 5 saya ngubah di /etc/sysconfig/network(s?) yg sebenernya
cuma script yg dipanggil dari init script lain.. jadi mungkin caldera laen.

kalau untuk httpd gunakan feature virtual host dari apache (ncsa juga bisa
kayaknya). di httpd.conf pasti ada contohnya. jadi web server anda bisa
menanggapi request untuk beberapa domain.
untuk ftp dan lain2 saya belum pernah nyoba jadi nggak tau.. sorry.

-- 
Ronny Haryanto @ http://come.to/ronny -- /usr/bin/fortune says:
"MMMMyy dddaaammmnnn kkkeeeyyys aarreee sssttuucckk"
_________________________________________________________________
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] dg body unsubscribe id-linux
Help: [EMAIL PROTECTED] dg body help
Admin: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke