Dear Sahabat,
Saya kira benar kata mbak Teti ini, seluruh warga di negara ini mempunyai hak 
yang sama selama tidak dibatasi dengan UU termasuk hak membuat siaran TV 
"bobodoran" pada bulan puasa ini, dan juga yang "komersial dan berbau judi" itu.
Dan pada saat yang sama, Kita pun punya "hak" untuk mengabaikan semua 
kegiatan/acara mereka itu.
,jadi kita memang harus "pintar-pintar" mencari yang terbaik bagi kita dan 
keluarga. Jadi, kesimpulannya kembalilah kita atur keluarga kita masing2 untuk 
menghadapi itu semua...
 
Negara ini belum Ideal, seperti yang kita inginkan kok. Kalo kata "politisi" 
semua itu kan perlu proses yang panjaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnngggggg dan 
lamaaaaaaaaaaaaaaa.....

Semoga akhirnya kita memiliki Negara yang tau dan faham betul  keinginan 
rakyatnya....amin...

salam
Dimas

--- Pada Sen, 8/9/08, KARWATI Teti <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: KARWATI Teti <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: RE: [Ida Arimurti] Fwd: SAHUR..: SAATNYA PARA BADUT BERMUNCULAN..
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 8 September, 2008, 12:40 PM

Tanggapan saya:Matiin aja TV nya, gak usah di tonton, penonton berkurang, 
rating turun, acara bubar.Atau ya..dipindang channelnya ke METRO TV yg acarnya 
lebih berbobot insya Allah. (saya bukan orang metro lho.. tapi mnrt saya 
metroTV memberikan alternatif tontonan yg jauuuuuuuh lebih bermanfaat di saat 
sahur dibanding stasiun TV lain.)gampang aja toh. ini hanya hubungan timbal 
balik, ada sebab ada akibat. intinya semua pengendalian yg paling mudah dimulai 
dari diri kita. maaf klo ada kata yg kurang berkenan.salam/Teti           


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan info tentang selebritis - Yahoo! Indonesia Search.
http://id.search.yahoo.com/search?p=selebritis&cs=bz&fr=fp-top

Kirim email ke