Waduh....rupanya ada yang sudah tersinggung nih, sabar saja Pak Hengky, saya saja yang setiap hari berangkat dan pulang kantor naik motor (MOBEK bukan MOGE), tidak tersinggung atas pernyataan Pak Irawan, karena menurut saya ini adalah ciri-cirinya seorang pengecut, lempar batu sembunyi tangan, tidak usah diladeni pak....
mohon maaf, -romy- --- In [email protected], "Hengky Koko" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya tidak setuju generalisasi oleh Pak Irawan... biar saya kasi > contoh yang pernah terjadi ketika serangan teroris marak dulu, teroris > itu yang kebetulan Islam, lalu orang-orang mengeneralisasikan Islam = > teroris, semua orang islam lantas mencaci maki dan memandang rendah > terhadap orang-orang yang mengeneralisasikannya... > > Sama halnya dengan anda mengeneralisasikan pengendara sepeda motor > tidak terdidik dsb padahal anda hanya kebetulan bertemu dengan > pengendara yang memang ugal-ugalan... saya sedikit mengutip anda : > saya sangat berharap anda meralat perkataan anda, agar keselamatan > anda dari caci maki bisa dihindari,.. > > Terima kasih. > > > Regards, > > [H]en[G]ky > ============================================== > Be Cool, Be Calm, Be Confident.. > 'Coz We Are The Champion..!! > > 2008/11/8 irawan sugito <[EMAIL PROTECTED]> > > > > > > Pengguna sepeda motor adalah pengguna jalan yang tidak terdidik secara moral dan keperdulian,. tidak pernah mampu melihat traffic lights, tidak punya kemampuan bersabar, kalau nabrak/nyenggol lari, kalau dikejar dan dihajar cengengesan, tapi kalau kesenggol, dan patah tulang, orang lain disalahin,.. > > > > Jadi,. memang harusnya pengendara motor, tua, muda, anak-anak, cowok-cewek, dibatasi saja, agar keselamatan mereka dari caci maki, dan kematian bisa dihindari,.. > > >
