SEMOGA BERMANFAAT

Teman, pernahkah mengalami ketika menginginkan sesuatu tetapi tidak
mendapatkannya? Semakin menginginkan, semakin pula sulit mendapatkannya?
Merana? Tak perlu lagi! Karena apa yang kita inginkan belum tentu kita
butuhkan. Tetapi ada cara yang lebih jitu mendapatkan apa yang kita
butuhkan. (Mohon bedakan antara keinginan dan kebutuhan, ya)

Sebuah kisah nyata tentang seorang lelaki yang terpaksa memberikan tempat
duduknya di bus kepada seorang perempuan muda. Bukan karena perempuan itu
hamil atau membawa barang-barang berat. Bukan pula karena tidak ada
penumpang lain yang mau menyerahkan tempat duduknya kemudian merasa iba.
Tetapi karena ia merasa risih duduk dan melihat (maaf) perut pada celah
antara baju potong dan celana ketat yang dikenakan perempuan itu.

Ternyata langkah yang diambil oleh lelaki itu sangat tepat, karena dia
telah menyelamatkan matanya dari zina, dan menyelamatkan perempuan itu dari
fitnah. Pada hari yang sama, lelaki itu menumpang angkot untuk pulang. Di
dalam angkot dia bertemu dengan temannya. Tak dinyana, ongkos angkotnya
dibayarkan oleh sang teman.

Cerita belum selesai, ketika turun dari angkot hari gerimis menjelang
magrib. Lelaki itu masuk ke masjid untuk melaksanakan salat magrib
berjamaah. Hujan deras turun ketika salat jamaah ditegakkan. Selesai
berdoa,
hujan mereda sehingga lelaki itu dapat berjalan pulang ke rumahnya. Hujan
kembali deras sesampainya dia di rumah. Seperti dongeng, tapi nyata.

Lelaki itu menginginkan untuk tetap duduk, tetapi Allah mengetahui
kebutuhannya membayar ongkos angkot. Lelaki itu menginginkan untuk pulang
cepat, tetapi Allah memberinya kesempatan untuk shalat di rumah-Nya dan
mengantarnya pulang dalam keadaan kering. Allah membalas kebaikan yang
dilakukannya secara kontan.

Teman, si lelaki menginginkan sesuatu tetapi yang dia dapatkan bukan apa
yang dia inginkan melainkan yang dia butuhkan. Yang mengetahui kebutuhannya
dan pasti akan mencukupinya hanyalah Allah.
Jadi, buat apa merana jika keinginan kita tidak terpenuhi?

Kirim email ke