MENYEKOLAHKAN ANAK DI LUAR NEGERI

 

Kabarnya sekolah bagus di Indonesia itu mahal ya, 

teman2 saya banyak bilang begitu dan kenyataannya 

saat ini saya cukup dibingungkan dengan tarif masuk

untuk sekolah SD saja betul2 membuat kening saya 

berkerut kale..Paling ngga masuk SD minimal 20 juta rupiah.

Walah..makanya beberapa teman saya malah lebih memilih

Menyekolahkan anaknya di luar negeri. Padahal sekarang kan

Lagi krisis. 

 

Boleh tahu donk pendapat anda kenapa lebih memilih 

Pendidikan anak keluar negeri, apa yg ditawarkan disana yg

menguntungkan, tips bisa survive menyekolahkan anak di 

luar negeri. Kalau anda juga pernah punya pengalaman

disekolah negeri cerita juga ya, Thanks a lot.

 

Salam,

Ida Arimurti

 

Bagoes Rinthoadi Hartono comment:

""Biarpun sekolah di luar negeri tetep aja mentalnya mental orang Indonesia,
buktinya penjara di Indonesia penuh dengan lulusan luar negeri, makin tinggi
sekolahnya makin pinter ngibulin orang, S1, S2, S3, MBA bla bla bla gak
penting, yang penting Agamanya harus kuat, liat duit dikit ijo tuh
mata..."."

 

Andria Dian Palupi comment:

"Sekolah di Ozi memang lebih bagus dari learning experience sama teacher,
trus pengalaman workshop langsung tugas bikin Film Video walau durasi cuma
10 menit sampe funnya di Library. Lebih merangsang minat & bakat serta
diajak untuk terjun langsung :)"

 

Iwel Wel comment:

"Sekolah sekarang mahal-mahal banget, makanya skrg anak disamping
dikembangkan IQ,EQ dan SQ ada lagi satu yaitu CQ yaitu Creative Quotient
(ini ditemukan oleh orang Indonesia bernama Welnaldi), kreatifitaslah yang
membuat saya bisa bersaing dengan lulusan luar negeri, hehehe ..."

 

Windiarini Rodgers comment:

"@ Bagoes RH, mungkin udah terpengaruh hijaunya dollar ya jadi mata mereka
jadi hijau juga...padahal bisa kita lepas di sawah atau padang rumput yg
hijau juga bisa ya kalo mereka enggak lupa daratan...

Btw, system mata pelajaran utk dari TK sampai SMU disekolah disini emang
betul lebih mudah dari di Indo...kalo kuliahannya sebenarnya hampir sama
cuma kalo disini lebih to the point...enggak banyak bertele2 bikin waktu
kuliah lebih panjang spt di Indo...yg seharusnya bisa dicapai dlm 4 thn
alias S1 padahal kalo mata kuliahnya to the point alias yg bener2
jurusannya...bisa dicapai dlm 2 setengah thn atau 3thn sudah bisa lulus... "

 

Laura Khalida comment:

"betul mb. mana si yg murah di kita? kalo di LN mgkn pny kelbhn bhs
asing,problem solving n praktek. tp ga jaminan cpt dpt krja kok. temen sy
akhrny buka usha"

 

Vino Sinaga comment:

"Pendidikan Mahal ?Benar! Katanya sih biar bisa berkualitas, karena yang
berkualitas itu mahal. Tapi kalau begitu hanya orang tertentu saja yang bisa
menikmatipendidikan mahal, bagaimana dengan orang yang tidak mampu menikmati
pendidikan mahal? apa mereka tidak boleh mengecap pendidikan yang bermutu ?
apakah pendidikan berkualitas hanya bagi mereka yang punya uang ? Jawabannya
jelas tidak, karena di negara lain termasuk negara tetangga kita pendidikan
dapat dirasakan oleh semua orang, baik kaya atau miskin. Pemerintah
seharusnya mampu mengupayakan suatu pendidikan yang berkualitas tetapi dapat
dijangkau jangan hanya mampu memikirkan isi kantong pribadi saja. Inget masa
depan negeri ini ada di tangan anak-anak kita bukan pada kekayaan yang anda
kumpulkan."

 

Lia Djaki comment:

"kalo di negara tercinta ini, khususnya jakarta yg ibukota, pendidikan
mempunyai kontribusi kepada kemacetan ...kalo di luar negri pemerintah punya
kontribusi kepada kemajuan pendidikan......"

 

 

Kirim email ke