hahahaahah :)
ini lebih lucu lagi :)
gini gini mas, sabar2. bedakan antara tertawa dengan mentertawakan.
konteksnya berbeda lho. kalau kita tertawa, itu untuk melepas stres dari
milis yang selama ini diskusinya berat. anggaplah lagi rapat capek2, trus
ada yang berkomentar lucu. nah kita tertawa karena jokenya dan itu bagus
bagi perkembangan selanjutnya. lain halnya kalo kita 'mentertawakan'.
khan kita bisa menilai dari e-mail/joke seseorang. kalau dia memang bertanya
karena tidak tahu, e-mailnya jelas akan berbeda, dan kita tidak akan tertawa
apalagi mentertawakan. tetapi kalau dia memang bertanya karena untuk
melempar joke, nah itu kalau kita gak ketawa, malah sakit hati khan tuh yang
lempar joke, heheheheehehh :))
lagian khan lucu, masak iya sampe ada soal netek menetek :D ayo, jangan
sampe kehilangan sense of humor ah..... dan jangan sampe kehilangan konteks
aslinya. ayo siapa yang mau nyumbang joke lagi, saya akan tertawa deh :D
nb: kalau mau 'mentertawarakan', tertawakan saja para politis2 kita. itu
udah jelas, mereka selalu serius, omongnya di atur, tapi lebih pantas
ditertawakan. beda dengan bagito show atau p project, mereka membuat kita
tertawa tetapi mereka serius dalam mengabdi profesi.
-dbu-
Pekerja TI Biasa
----- Original Message -----
From: "mohamad adriyanto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, June 30, 2001 7:22 PM
Subject: Re: [idnic] [Intermezzo]: IDNIC tidak konsisten!
> Tapi saya tdk ingin debat soal itu. Saya hanya sedih saja kalau ada orang
> berpendapat kemudian ditertawakan sekampungan begini, maka tdk akan ada
lagi
> orang mau berkomentar... Atau memang milis ini hanya utk orang APJII/IDNIC
> yang sudah tahu segala sesuatunya?
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]