On Tue, Jul 03, 2001 at 09:44:26AM +0700, Melisa wrote:
> - Konfirmasi melalui email saja tidak cukup, karena bisa dijadikan alat
> sandera oleh pengelola lama (misalnya isp yang bantu mendaftarkan. jika
> kita sudah ingin pindah hosting, jadi bermasalah deh karena pengelola
> lama tidak rela/tidak mau konfirmasi "Ya").
kedepan memang disiapkan mekanisme lain, tapi ya itu...
menambah kompleksitas yang mungkin menambah kebingungan user biasa
[lihat pertanyaan anda di bawah]
> - Permudah pembayaran dengan Internet Banking. Jadi, IDNIC harus punya
> juga account di bank penyedia IB (BII, BCA, Niaga, Bali) sehingga transfer
> dari pendaftar tanpa biaya lagi.
yang menjadi masalah adalah seringnya informasi transfer dari bank
yang tidak diketahui dari siapa untuk domain apa.
justru permasalahan ini yang lebih banyak terjadi.
> - Kalau update/ubah data NS, tidak perlu konfirmasi ke semua orang lagi,
> asal yang melakukan perubahan adalah kontak teknis. (atau seharusnya
> hanya perlu satu account untuk maintain data di IDNIC, seperti pada
> register.com).
[wah ini agak bertentangan dengan request anda di atas.
memang ada tradeoff antara kenyamanan dan keamanan.]
jika ada satu account yang digunakan untuk memaintain data di IDNIC
account siapa?
- pengguna ("pemilik") domain
- technical support dari ISP?
biasanya orang biasa tidak mau pusying dan menyerahkan kepada tech
support dari ISP. Ketika dia mau pindah ISP, ada "keributan"dengan ISP
yang bersangktan, maka domain dia disandera.
Nah repot.
-- budi
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]