semoga.
temen2 di kantor juga sedang mencoba memberdayakan masyarakat asli 
disana dengan memberi pembangkit listrik mikrohidro. alat listrik 
perkayuan untuk membuat kerajinan kayu. mendata potensi alam yg bisa 
jadi aset wisata dll.

Semoga dengan demikian kelestarian danau sentarum bisa terjaga.


Salam
Ado


--- In [email protected], "Onesiphorus C. Andoko" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bos Ado,  
> 
>  
> 
> akhirnya  gema kekhawatiran kita tentang TN Danau Sentarum  sudah 
bersambut. Kali ini langsung dengan Greenpeace…
> 
> Dibawa dalam doa masing-masing pribadi ya.
> 
> Semoga perjuangan greenpeace  membuahkan.
> 
>  
> 
> Memalukan punya bupati  yg bisa disetir utk memuluskan alih fungsi 
lahan di sekitar TN Danau Sentarum.
> 
>  
> 
>  
> 
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
On Behalf Of Jerry Rolando
> Sent: Tuesday, November 18, 2008 11:56 AM
> To: [email protected]
> Subject: [ikan_hias] Trs: [pastibanas] Siaran Pers Greenpeace 17 
November 2008: Sinar Mas, ancaman berat bagi hutan dan lahan gambut 
Indonesia; Greenpeace menyerukan pembeli minyak kelapa sawit dan RSPO 
untuk bertindak
> 
>  
> 
> FYI masalah danau sentarum
> 
> --- Pada Sel, 18/11/08, findi k <[EMAIL PROTECTED] 
<mailto:blueroadrunner_21%40yahoo.com> > menulis:
> Dari: findi k <[EMAIL PROTECTED] <mailto:blueroadrunner_21%
40yahoo.com> >
> Topik: [pastibanas] Siaran Pers Greenpeace 17 November 2008: Sinar 
Mas, ancaman berat bagi hutan dan lahan gambut Indonesia; Greenpeace 
menyerukan pembeli minyak kelapa sawit dan RSPO untuk bertindak
> Kepada: "media jakarta" <[EMAIL PROTECTED] 
<mailto:media-jakarta%40yahoogroups.com> >, "mediacare" 
<[EMAIL PROTECTED] <mailto:mediacare%40yahoogroups.com> 
>, "jurnalisme" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:jurnalisme%
40yahoogroups.com> >, "mailing list umum" 
<[EMAIL PROTECTED] <mailto:gpindo_volunteer%
40yahoogroups.com> >, "mailing list" <[EMAIL PROTECTED] 
<mailto:gpindo%40yahoogroups.com> >, "mailing list" 
<[EMAIL PROTECTED] <mailto:citacinta%40yahoogroups.com> 
>, "DKS" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:daksina%40yahoogroups.com> 
>, "jejak petualang" <[EMAIL PROTECTED] 
<mailto:jejakpetualang%40yahoogroups.com> >, "mailing list" 
<[EMAIL PROTECTED] <mailto:pasband_impresi%40yahoo.com> >, "mailing 
list" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:putuss_jia_you%
40yahoogroups.com> >, "mailing list" <[EMAIL PROTECTED] 
<mailto:milis_alumni_77%40yahoogroups.com> >, 
[EMAIL PROTECTED] <mailto:pastibanas%40yahoogroups.com> 
> Tanggal: Selasa, 18 November, 2008, 9:48 AM
> 
> Sinar Mas,ancaman berat bagi hutan dan
> 
> lahan gambut Indonesia; Greenpeace menyerukan pembeli minyak kelapa 
sawit dan
> 
> RSPO untuk bertindak
> 
> 17 November 2008, Singapura/Jakarta - Greenpeace Asia Tenggara hari 
ini menuduh
> 
> Sinar Mas, perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia, 
membahayakan
> 
> integritas dan keanekaragaman hayati Taman Nasional Danau Sentarum, 
lahan basah
> 
> di Kalimantan Barat yang dilindungi oleh Konvensi Ramsar. Sinar Mas 
mengancam
> 
> wilayah lindung ini dengan terus melanjutkan deforestasi
> 
> di batas-batas taman nasional ini, sebagai bagian dari perluasan
> 
> perkebunan mereka. 
> 
> Greenpeace Asia Tenggara menyerukan
> 
> pembeli minyak kelapa sawit internasional untuk membatalkan 
kontraknya dengan
> 
> Sinar Mas,dan bagi Round Table on Sustainable Palm Oil
> 
> (RSPO) (1) badan industri kelapa sawit untuk mencabut
> 
> keanggotaan Sinar
> 
> Mas.
> 
> Menurut laporan media (2), pada bulan Agustus 2008, Departemen 
Kehutanan
> 
> Indonesia memerintahkan Bupati untuk mencabut ijin bagi 12 
perusahaan minyak
> 
> kelapa sawit â€" tujuh di antaranya milik Sinar Mas â€" yang 
beroperasi di sekitar
> 
> Taman Nasional Danau Sentarum, karena melanggar peraturan
> 
> perundang-undangan tentang konservasi dan keanekaragaman hayati
> 
> Indonesia (3). Namun demikian, Greenpeace Asia Tenggara hari ini 
mengungkapkan
> 
> bahwa Sinar Mas terus membuka hutan, tanpa mengindahkan hukum 
Indonesia dan
> 
> keutuhan taman nasional. Konsesi Sinar Mas di sekitar Danau 
Sentarum sebagian
> 
> besar berhutan, termasuk hutan gambut, dan kerusakannya dapat 
mengakibatkan
> 
> memburuknya perubahan iklim. 
> 
> “Minggu lalu aktivis Greenpeace
> 
> melakukan aksi langsung untuk mencegah pengapalan minyak kelapa 
sawit Sinar Mas
> 
> untuk diekspor ke Eropa. Hal ini kami lakukan karena kami menemukan 
bukti bahwa
> 
> Sinar Mas melakukan pengrusakan hutan di seluruh Indonesia; di 
Papua, di Riau
> 
> dan di Kalimantan,“ kata Bustar Maitar, Juru Kampanye Hutan 
Greenpeace Asia
> 
> Tenggara. “Pembeli minyak kelapa sawit harus membatalkan kontrak 
mereka dengan
> 
> Sinar Mas kecuali bila mereka menghentikan membuka hutan sebagai
> 
> bagian dari perluasan
> 
> perkebunan kelapa sawit mereka. Besok, industri kelapa sawit dunia 
akan bertemu
> 
> di Bali dalam pertemuan tahunan Round Table on Sustainable Palm Oil 
keenam.
> 
> Mereka harus menghentikan anggota mereka,seperti
> 
> Sinar Mas, yang terus menghancurkan hutan dan lahan gambut,atau 
mengeluarkan merekadari keanggotaan RSPO,” kata Bustar. 
> 
> Danau Sentarum, salah satu lahan basah
> 
> Asia Tenggara terbesar, terletak di hulu Sungai Kapuas, Kalimantan 
Barat. Taman
> 
> nasional ini memiliki luas wilayah 132,000 hektar, yang meliputi 
danau dan
> 
> lahan basah serta hutan di sekitarnya. Taman nasional ini telah 
ditunjuk
> 
> sebagai situs Ramsar pada tahun 1994. Tempat ini adalah habitat 
terbesar monyet
> 
> belanda (Proboscis monkey) di pulau
> 
> Kalimantan, serta orangutan, dua jenis buaya, macan tutul (Clouded
> 
> leopard),
> 
> serta beberapa jenis tanaman endemik dan khas. 
> 
> Pada tahun 2008, Sinar Mas mengaku
> 
> sebagai 'No. 1' di Indonesia karena memiliki lahan perkebunan 
kelapa sawit
> 
> terbesar dan memiliki rencana perluasan yang agresif. Presentasi 
internal
> 
> perusahaan yang diperoleh Greenpeace Asia Tenggara mengindikasikan 
bahwa
> 
> perusahaan ini berniat untuk mengembangkan sampai 2,8 juta ha 
kelapa sawit
> 
> di Papua saja. Sebagian besarnya melibatkan pembukaanhutan yang 
sebagian besar berada di atas lahan gambut dan membuka hutan-hutan
> 
> utuh. Sinar Mas memasok minyak kelapa sawit untuk Nestlé, 
Unilever, Procter
> 
> & Gamble, Henkel, Pizza Hut, McDonalds, Burger King, Danone, Aarhus
> 
> Karlshamn, Cargill dan banyak lagi. 
> 
> “Bulan depan pada pertemuan iklim
> 
> global di Poznan, Polandia, dimana para kepala
> 
> pemerintahan dunia akan bertemu untuk menyetujui batas-batas emisi 
gas rumahkaca.
> 
> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus membuktikan komitmennya 
untuk
> 
> mengurangi emisi gas rumahkaca Indonesia dan mencanangkan 
moratorium (jeda
> 
> tebang) akan konversi hutan sekarang, demi iklim dunia, 
keaneraragaman hayati
> 
> serta masyarakat yang bergantung pada hutan,” kata Shailendra 
Yashwant,
> 
> Direktur Kampanye Greenpeace Asia Tenggara.
> 
> Greenpeace menyerukan kepada
> 
> Pemerintah untuk segera menerapkan moratorium bagi semua konversi 
hutan,
> 
> termasuk perluasan perkebunan minyak kelapa sawit, industri 
penebangan dan
> 
> pendorong deforestasi lainnya. 
> 
> Kapal Greenpeace MV Esperanza, memulai
> 
> bagian Indonesia dari pelayaran “Hutan untuk Iklim” di 
Jayapura, Papua pada 6
> 
> Oktober, untuk menyoroti masalah maraknya pengrusakan hutan Asia 
Tenggara yang
> 
> tersisa. 
> 
> Greenpeace
> 
> adalah organisasi kampanye global yang independen yang bertindak 
untuk mengubah
> 
> sikap dan perilaku, untuk melindungi dan mengkonservasi lingkungan, 
dan mempromosikan
> 
> perdamaian. 
> 
> Kontak:
> 
> Bustar
> 
> Maitar, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara+62 (0) 813 44
> 
> 666 135
> 
> Martin Baker, Koordinator Komunikasi, Greenpeace Asia Tenggara, +65
> 
> 93976749 (di Singapore)
> 
> Untuk permintaan foto dan video silakan hubungi Findi Kenandarti 
+62 (0)
> 
> 8161681840
> 
> Catatan: 
> 
> (1) Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) atau Konferensi untuk 
Kelapa
> 
> Sawit Berkelanjutan adalah asosiasi yang dibentuk oleh berbagai 
organisasi yang
> 
> terlibat dalam rangkaian rantai penyedia minyak kelapa sawit. 
Tujuan organisasi
> 
> ini adalah untuk mempromosikan pengembangan dan penggunaan minyak 
kelapa sawit
> 
> yang berkelanjutan dengan kerjasama di antara mata-mata rantai 
penyedia
> 
> produksi dan dialog terbuka dengan stakeholder lainnya. 
> 
> (2) “Menhut Desak Izin Kebun Kelapa Sawit Dicabut”,
> 
> Sinar Harapan 8 Agustus, 2008 halaman 11 or
> 
> http://sinarharapan .co.id/berita/ 0808/08/sh06. html ; accessed 
Nov 15, 2008.
> 
> (3) Surat dari Kepala Taman Nasional
> 
> Danau Sentarum kepada Direktur Jenderal Konservasi Wilayah PHKA 
(Perlindungan
> 
> Hutan dan Konservasi Alam) tanggal 27 Mei 2008.
> 
> (4) Emisi Gas Rumahkaca Indonesia (GHG) dari lahan gambut yang 
rusak saja
> 
> mencapai 1,8 gigaton CO2 per tahun, atau setara dengan 4% emisi gas 
rumahkaca
> 
> dunia.
> 
> (5)
> 
> Baca lebih lanjut: Giesen, W. and Aglionby, J. (2000) Introduction 
to Danau
> 
> Sentarum National Park, West Kalimantan, Indonesia, Borneo Research 
Bulletin,
> 
> Annual.
> 
> http://findarticles .com/p/articles/ mi_hb036/ is_2000_Annual/ 
ai_n28816636/ print?tag= artBody;col1
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> __________________________________________________________
> Nama baru untuk Anda! 
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan 
@rocketmail. 
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



------------------------------------

There is no need to recycle if you do not print this e-mail.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke