BismilLahirRahmanirRahim Assalamu'alaikum wa rahmatulLahi wa barakatuh,
Abang dan Kakakku di Milis IMMAM, Terima kasih atas tanggapannya untuk artikel-artikel yang saya posting ke milis IMMAM. Kebanyakan - alhamdulilLah - adalah positif dan menyemangati kami yang fana ini, terutama, ysh Bang Dody Nasution (terima kasih Bang, atas perjumpaan kita yang sangat mengesankan di Jakarta, saya banyak belajar dari Abang:-) Di sisi lain, setelah membaca tanggapan Bang Yusri Amsal terhadap tulisan saya yang intinya berkeinginan agar semua pihak transparan, mau tak mau awak ni pun miris jugalah. Namun demikian, hak Bang Yusri untuk memberi tanggapan apa saja terhadap apapun, sudah sepantasnya kita lindungi dan hormati. Akhir tahun 2005, saya mengalami kebangkrutan. Ya, betul: kebangkrutan bisnis. Dan insya Allah, saya, sampai sekarang tidak pernah meminta bantuan keluarga saya, Abang, dan Kakakku tercinta di milis ini karena saya tidak percaya eksistensi deking dan dukun; dan juga kita semua (baca: member milis) mengerti bahwa di milis ini tidak ada tempat bagi keduanya. Untuk Bang Yusri Amsal, terima kasih atas kuliah etikanya di milis IMMAM untuk kami. Dan mohon Abang berkhutbah lagi barang satu-dua kali sambil saya mengajak Bang Yusri untuk memberi saya dan keluarga makan - karena kebebasan saya untuk mengungkapkan pendapat secara bertanggung jawab sudah Abang balas dengan sangat menyakitkan hati kami sekeluarga. Terima kasih, Abang dan Kakakku tercinta. Saya mohon maaf untuk crosspost ke Bang Yusri, Bang Datuk, Bang Safri, dan para moderator karena setelah beberapa kali berusaha, entah kenapa surel saya tidak masuk di milis ini. Bila kehadiran saya dirasakan mengganggu, ada baiknya Abang dan Kakak langsung saja mengeluarkan saya dari milis ini - karena saya masih ada 49 milis lainnya - seperti Milis Referensi asuhan ysh. Bang Datuk - dimana orang-orangnya telah cukup dewasa untuk menerima perbedaan opini. Dan juga terhindar dari sentimen pribadi yang sangat menyakitkan hati saya dan keluarga yang notabene hanyalah rakyat-rakyat non-elit di Medan ini. Terima kasih atas kesediaan Abang dan Kakak untuk mengeluarkan saya dari milis tercinta ini, dan semoga hubungan non-dunia maya kita tetap terjalin, karena memutuskan silaturrahim adalah suatu perbuatan yang kurang sesuai dengan rahmat Sang Causa Prima. JazakumulLah khairan katsira. Allahu a'lam La haula wa la quwwata illa bilLah Wassalamu'alaikum wa rahmatulLahi wa barakatuh, Mohammad Andri Budiman "Bias-Bias Cak Andri" http://mandrib.kuyasipil.net/ http://mandrib.multiply.com/
