November 2008
Kepada Yth,
Abang/Kakak/Adik IMMAM
di mana saja..
Hal: Calon Walikota Medan 2010
Sifat: Internal IMMAM (mohon tidak disebar di luar IMMAM)
Assalamualaikum Wr. Wb.
Telah diadakan 3 kali pertemuan di Medan, di rumah bang De'la (Ahmad
Perwira Mulia Tarigan, GD'84, pendiri IMMAM), terkait kemungkinan ikutnya IMMAM
memperbaiki kondisi Kota Medan (kota asal kita bersama), melalui keikutsertaan
dalam 'pertandingan' walikota Medan 2010.
Beberapa yang ikut hadir dalam pertemuan itu adalah:
1. Bang Adam Wahab (TL'87)
2. Bang Zulroi Perangin-angin (EL'95)
3. Bang Agustin Perangin-angin (SI'94)
4. Bang Safri Lubis (SI'94)
5. Bang Kurniawan Ginting (TI'96)
6. Bang Muara Lubis (PL'99)
7. Bang Ruli Tarigan (SI'82)
8. Bang Saifullah (SI'99)
9. Bang Ahmad Dhani (MS'99)
10. Bang Zaid (TL'96)
11. Bang Fahmi (EL'98)
12. Bang Ahmad Perwira (GD'84)
13. Bang Taufik Gtg/Ucok (FT94)
Intinya adalah:
Dalam tingkat forum kecil kita bersepakat untuk mencoba berkontribusi
memperbaiki kota Medan melalui jalan pencalonan tersebut.
Sementara ini abang IMMAM yang akan kita majukan adalah Bang Dela (Ahmad
Perwira Trg). Kalau ada usulan kandidat lain, boleh di-sharing juga.
Kita akan melakukan sosialisasi bertingkat mulai dari lingkar dekat di
rumah sendiri (IMMAM), kemudian diperluas ke lingkaran alumni dan mahasiswa
ITB asal Medan, jika hasilnya masih positif, maka akan diteruskan kepada
kalangan masyarakat luas, baik di kota Medan, maupun warga Jakarta (asal Medan)
dan pihak terkait lainnnya.
Kita berharap masukan dari abang/kakak IMMAM sekalian untuk rencana ini.
Kenapa kita (IMMAM) mesti ikut:
Medan adalah kota asal kita bersama, dan keluarga besar kita masing-masing
banyak yang tinggal di Medan. Dengan memperbaiki kota Medan, maka sama artinya
ikut memperbaiki kehidupan kota asal kita dan tempat tinggal bagi keluarga
kita.
IMMAM sejak berdirinya memiliki tradisi yang kuat dalam menjunjung tinggi
nilai-nilai kejuangan dan keadilan dengan berpedoman kepada rasionalitas dan
keislaman. Kondisi kota Medan cukup layak kita perjuangkan untuk mencapai
kondisi kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.
Kota Medan membutuhkan kepemimpinan yang lebih baik. Terbukti beberapa kali
dipimpin oleh pemain lokal tidak banyak memberikan perbaikan mutu kehidupan
masyarakatnya. IMMAM sebagai pemain lokal-interlokal memiliki nilai lebih
yang layak untuk ditawarkan.
Kenapa kita (ITB) perlu ikut?
ITB adalah kampus yang cukup lengkap dengan kompilasi intelektualita dan
nilai kejuangan. Paling tidak ketika di masa kemahasiswaan-nya. Profesionalitas
ITB yang memiliki standar kualitas kerja yang tinggi diharapkan dapat
mengangkat kualitas hidup di Medan.
ITB masih memiliki cukup bagus jejaring di Jakarta dan seluruh Indonesia.
Jejaring ITB yang dimiliki di Jakarta dan lainnya (yang tentunya tidak dimiliki
oleh mereka2 yang tidak bersekolah di ITB) diharapkan dapat membantu
melancarkan kepentingan pembangunan kota Medan.
Kenapa Bang De'la pantas dimajukan?
Bang Dela adalah ketua IMMAM pertama yang di masa mahasiswa memiliki track
record yang pantas diapresiasi.
Jaringan pergaulan ITB khususnya aktivis kasus 89 dimana Bang Dela adalah
salah satu figur sentralnya tentunya akan sangat positif untuk dimanfaatkan
untuk kemajuan kota Medan.
Kenapa kita mungkin menang?
Masa pertandingan 1,5 tahun lagi yakni sekitar bulan April 2010. Masih
cukup waktu untuk kita melakukan persiapan-persiapan.
Incumbent (penguasa saat ini) tidak akan ikut bertanding untuk pemilu 2010.
Abdillah dan Ramli (Ex Walikota dan Wakil Walikota Medan 2005-2010) terseret
KPK hingga ke pengadilan. Sementara Afifuddin (Pejabat walikota saat ini)
berdasarkan info yang kita terima tidak akan ikut bertanding. Sehingga semua
kandidat dapat dikatakan berangkat dari starting point yang sama.
Kenapa Bang Dela (lebih) mungkin menang?
Bang Dela adalah pimpinan sebuah pesantren besar di Kota Medan (Pesantren
Raudhatul Hasanah), dengan santri sekitar 2500 orang dan ustadz sekitar 300
orang. Kepemimpinan dan ketokohan dari pesantren ini dapat menjadi kekuatan
untuk menggerakkan kampanye dan mendapatkan simpati pemilih.
Bang Dela adalah dosen USU, dan dekat dengan mahasiswa. Lembaga USU sebagai
kampus ternama di Medan tentu akan memberikan citra yang intelektualita positif
bagi Bang Dela dihadapan pemilih kota Medan. Kedekatannya dengan mahasiswa
tentunya akan lebih memudahkan kerja kampanye dan menaikkan citranya di
kalangan pemilih pemula dan muda.
Bang Dela adalah alumni S-1 dari ITB, alumni S-2 dari Florida, Amerika
Serikat, serta S-3 dari Malaysia. Kombinasi intelektualita ITB, AS dan Malaysia
ini tentunya memberikan nilai plus yang tinggi bagi pemilih di Medan.
Bang Dela adalah Direktur Toko Buku 9 Wali, sebuah toko buku Islam yang
dikenal hampir seluruh masyarakat Muslim kota Medan. Keberadaan toko buku 9
wali dapat menjadi faktor kredit positif tambahan bagi figur Bang Dela sebagai
pengusaha di bidang pendidikan.
Bang Dela memiliki jaringan bagus di KAMKA (Keluarga Muslim Karo). Kita
tahu bahwa 2 orang pimpinan partai saat ini adalah orang Karo. Keduanya sudah
pernah mengunjungi pesantren Raudhatul Hasanah. Hal ini diharapkan dapat
memperlancar upaya mendapatkan kendaraan partai dalam pertandingan nanti.
Bang Dela ikut memiliki sebuah Radio terkenal di Kota Medan, yakni radio
Prapanca. Radio ini dan jaringan radio yang dimilikinya diharapkan akan sangat
efektif untuk mengkampanyekan gagasan-gagasan selama pertandingan nantinya.
Bang Dela memliki pertemanan dengan rekan-rekan aktivis ITB89 saat ini
sedang masuk ke tahap tengah-atas dalam perpolitikan nasional di Jakarta.
Jaringan ini diharapkan dapat banyak membantu untuk menyukeskan rencana
tersebut, baik untuk jaringan lobby di Jakarta maupun jaringan aktivis dan
politik di kota Medan.
Bang Dela memiliki pertemanan dengan rekan-rekan ITB 80-an yang bergerak di
wilayah bisnis, yang juga sedang memasuki level tengah-atas juga. Mereka
diharapkan dapat banyak membantu, khususnya dalam kesuksesan pelaksanaan fund
rising nantinya.
Bang Dela akan mendapatkan komitmen dan dukungan dari CIVITAS IMMAMICA
semua tentunya, Insya Allah.
Demikianlah sekilas informasi awal yang dapat diberikan. Mohon
abang/kakak/adik2 IMMAM dapat menanggapi tulisan ini. Tanggapan dapat
dikirimkan ke Bang Safri Lubis (Koordinator Medan/Tim Pengembangan Data dan
Informasi) melalui HP No: 0815.3314.98.97 atau email ke: [EMAIL PROTECTED]
Harap disebarkan di kalangan terbatas IMMAM saja.
Melalui tersebarnya tulisan ini diharapkan hingga akhir Desember 08 dapat
diadakan 2-3 kali pertemuan internal IMMAM di Jakarta untuk mendiskusikannya
lebih lanjut. Bang Dela telah bersedia untuk hadir pada pertemuan-pertemuan di
Jakarta tersebut.
Informasi dari tim Basis Data dan Informasi (Bg Safri Lubis), dalam 10 hari
ke depan, Insya Allah akan dibentuk sebuah milis dan blog untuk keperluan
kegiatan ini. Informasi selanjutnya akan disebarkan melalui e-mail dan sms.
Untuk keperluan Data Base, harap mengirimkan data anda (Nama, NIM, SMP, SMA, No
HP, alamat imel, posisi saat ini) kepada Bg Safri Lubis.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
NB: Untuk kelancaran komunikasi antar wilayah dapat menghubungi:
Koordinator Medan: Bang Safri (SI94, 0815.3314.98.97, [EMAIL
PROTECTED]) dan Saifullah (SI99, 0813.70761596, [EMAIL PROTECTED]).
Koordinator Bandung: Bang Yosi (PL95, 0813.7048.3729, [EMAIL
PROTECTED]) dan Bang Zaid (TL96, 0812.207.377.38, [EMAIL PROTECTED]).
Koordinator Jakarta: Bang Muslim (TK88, 0811.808834, [EMAIL
PROTECTED]) dan Bang Safari (TK97, 0813-2212.9989, [EMAIL PROTECTED]).
Koordinator Luar Negeri: Bang Teguh Satria (MA01, Taiwan, [EMAIL
PROTECTED]) dan Irzan Yuneizi (TL96, Norwegia, [EMAIL PROTECTED]).