Wassalamu'alaikum w.w. Bang Zaid, kelihatannya sudah cukup terencana dan terprogram, agar dikembangkan lebih lanjut. Ini cobalah dijadikan media silaturrahmi sambil melatih kemampuan lobby dan politik. Untuk rencana sebesar ini perlu penggalangan yang lebih baik. Jangan terlalu fokus pada pencitraan, karena ini politik genit. Lebih baik dilakukan pendekatan door to door dan persuasif.
Insya Allah abang sebentar lagi mau berangkat haji, mohon dimaafkan segala kesalahan dan diberikan doa restu. Harusnya anak IMMAM bikinlah acara-acara ratiban, kan di Medan dulu biasa itu. Yang pasti Rabu besok bang Asymuni (85) dari Medan dan bang Rakhmat (Mamad 88) dari Jakarta. Siapa lagi yang laen? Bang Muslim (88) nggak tahu kapan berangkat. Bang Andi Lubis (85) berangkat sebagai Tim Pemantau Haji. Abang rencanakan mau walimatus shafar tanggal 23 besok, nanti kepastiannya disampaikan. Sementara itu dululah. Wassalam, -ekadj --- In [email protected], Zaid Perdana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > November 2008 > Kepada Yth, > Abang/Kakak/Adik IMMAM > di mana saja.. > > Hal: Calon Walikota Medan 2010 > Sifat: Internal IMMAM (mohon tidak disebar di luar IMMAM) > > > > Assalamu'alaikum Wr. Wb. > Telah diadakan 3 kali pertemuan di Medan, di rumah bang De'la (Ahmad Perwira Mulia Tarigan, GD'84, pendiri IMMAM), terkait kemungkinan ikutnya IMMAM memperbaiki kondisi Kota Medan (kota asal kita bersama), melalui keikutsertaan dalam 'pertandingan' walikota Medan 2010. > > Beberapa yang ikut hadir dalam pertemuan itu adalah: > > > 1. Bang Adam Wahab (TL'87) > 2. Bang Zulroi Perangin-angin (EL'95) > 3. Bang Agustin Perangin-angin (SI'94) > 4. Bang Safri Lubis (SI'94) > 5. Bang Kurniawan Ginting (TI'96) > 6. Bang Muara Lubis (PL'99) > 7. Bang Ruli Tarigan (SI'82) > 8. Bang Saifullah (SI'99) > 9. Bang Ahmad Dhani (MS'99) > 10. Bang Zaid (TL'96) > 11. Bang Fahmi (EL'98) > 12. Bang Ahmad Perwira (GD'84) > 13. Bang Taufik Gtg/Ucok (FT'94) > > > Intinya adalah: > > Dalam tingkat forum kecil kita bersepakat untuk mencoba berkontribusi memperbaiki kota Medan melalui jalan pencalonan tersebut. > Sementara ini abang IMMAM yang akan kita majukan adalah Bang De'la (Ahmad Perwira Trg). Kalau ada usulan kandidat lain, boleh di-sharing juga. > Kita akan melakukan sosialisasi bertingkat mulai dari lingkar dekat di `rumah' sendiri (IMMAM), kemudian diperluas ke lingkaran alumni dan mahasiswa ITB asal Medan, jika hasilnya masih positif, maka akan diteruskan kepada kalangan masyarakat luas, baik di kota Medan, maupun warga Jakarta (asal Medan) dan pihak terkait lainnnya. > Kita berharap masukan dari abang/kakak IMMAM sekalian untuk rencana ini. > Kenapa kita (IMMAM) mesti ikut: > > Medan adalah kota asal kita bersama, dan keluarga besar kita masing-masing banyak yang tinggal di Medan. Dengan memperbaiki kota Medan, maka sama artinya ikut memperbaiki kehidupan kota asal kita dan tempat tinggal bagi keluarga kita. > IMMAM sejak berdirinya memiliki tradisi yang kuat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kejuangan dan keadilan dengan berpedoman kepada rasionalitas dan keislaman. Kondisi kota Medan cukup layak kita perjuangkan untuk mencapai kondisi kehidupan yang lebih adil dan sejahtera. > Kota Medan membutuhkan kepemimpinan yang lebih baik. Terbukti beberapa kali dipimpin oleh `pemain lokal' tidak banyak memberikan perbaikan mutu kehidupan masyarakatnya. IMMAM sebagai pemain `lokal-interlokal' memiliki nilai lebih yang layak untuk ditawarkan. > > Kenapa kita (ITB) perlu ikut? > > ITB adalah kampus yang cukup lengkap dengan kompilasi intelektualita dan nilai kejuangan. Paling tidak ketika di masa kemahasiswaan-nya. Profesionalitas ITB yang memiliki standar kualitas kerja yang tinggi diharapkan dapat mengangkat kualitas hidup di Medan. > ITB masih memiliki cukup bagus jejaring di Jakarta dan seluruh Indonesia. Jejaring ITB yang dimiliki di Jakarta dan lainnya (yang tentunya tidak dimiliki oleh mereka2 yang tidak bersekolah di ITB) diharapkan dapat membantu melancarkan kepentingan pembangunan kota Medan. > > Kenapa Bang De'la pantas dimajukan? > > Bang De'la adalah ketua IMMAM pertama yang di masa mahasiswa memiliki track record yang pantas diapresiasi. > Jaringan pergaulan ITB khususnya aktivis kasus '89 dimana Bang De'la adalah salah satu figur sentralnya tentunya akan sangat positif untuk dimanfaatkan untuk kemajuan kota Medan. > > Kenapa kita mungkin menang? > > Masa `pertandingan' 1,5 tahun lagi yakni sekitar bulan April 2010. Masih cukup waktu untuk kita melakukan persiapan-persiapan. > Incumbent (penguasa saat ini) tidak akan ikut bertanding untuk pemilu 2010. Abdillah dan Ramli (Ex Walikota dan Wakil Walikota Medan 2005-2010) terseret KPK hingga ke pengadilan. Sementara Afifuddin (Pejabat walikota saat ini) berdasarkan info yang kita terima tidak akan ikut bertanding. Sehingga semua kandidat dapat dikatakan berangkat dari starting point yang sama. > > Kenapa Bang De'la (lebih) mungkin menang? > > Bang De'la adalah pimpinan sebuah pesantren besar di Kota Medan (Pesantren Raudhatul Hasanah), dengan santri sekitar 2500 orang dan ustadz sekitar 300 orang. Kepemimpinan dan ketokohan dari pesantren ini dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan kampanye dan mendapatkan simpati pemilih. > Bang De'la adalah dosen USU, dan dekat dengan mahasiswa. Lembaga USU sebagai kampus ternama di Medan tentu akan memberikan citra yang intelektualita positif bagi Bang De'la dihadapan pemilih kota Medan. Kedekatannya dengan mahasiswa tentunya akan lebih memudahkan kerja kampanye dan menaikkan citranya di kalangan pemilih pemula dan muda. > Bang De'la adalah alumni S-1 dari ITB, alumni S-2 dari Florida, Amerika Serikat, serta S-3 dari Malaysia. Kombinasi intelektualita ITB, AS dan Malaysia ini tentunya memberikan nilai plus yang tinggi bagi pemilih di Medan. > Bang De'la adalah Direktur Toko Buku 9 Wali, sebuah toko buku Islam yang dikenal hampir seluruh masyarakat Muslim kota Medan. Keberadaan toko buku 9 wali dapat menjadi faktor kredit positif tambahan bagi figur Bang De'la sebagai pengusaha di bidang pendidikan. > Bang De'la memiliki jaringan bagus di KAMKA (Keluarga Muslim Karo). Kita tahu bahwa 2 orang pimpinan partai saat ini adalah orang Karo. Keduanya sudah pernah mengunjungi pesantren Raudhatul Hasanah. Hal ini diharapkan dapat memperlancar upaya mendapatkan `kendaraan partai' dalam `pertandingan' nanti. > Bang De'la ikut memiliki sebuah Radio terkenal di Kota Medan, yakni radio Prapanca. Radio ini dan jaringan radio yang dimilikinya diharapkan akan sangat efektif untuk mengkampanyekan gagasan-gagasan selama `pertandingan' nantinya. > Bang De'la memliki pertemanan dengan rekan-rekan aktivis ITB'89 saat ini sedang masuk ke tahap `tengah-atas' dalam perpolitikan nasional di Jakarta. Jaringan ini diharapkan dapat banyak membantu untuk menyukeskan rencana tersebut, baik untuk jaringan lobby di Jakarta maupun jaringan aktivis dan politik di kota Medan. > Bang De'la memiliki pertemanan dengan rekan-rekan ITB 80-an yang bergerak di wilayah bisnis, yang juga sedang memasuki level `tengah-atas' juga. Mereka diharapkan dapat banyak membantu, khususnya dalam kesuksesan pelaksanaan fund rising nantinya. > Bang De'la akan mendapatkan komitmen dan dukungan dari CIVITAS IMMAMICA semua tentunya, Insya Allah. > > Demikianlah sekilas informasi awal yang dapat diberikan. Mohon abang/kakak/adik2 IMMAM dapat menanggapi tulisan ini. Tanggapan dapat dikirimkan ke Bang Safri Lubis (Koordinator Medan/Tim Pengembangan Data dan Informasi) melalui HP No: 0815.3314.98.97 atau email ke: [EMAIL PROTECTED] Harap disebarkan di kalangan terbatas IMMAM saja. > > Melalui tersebarnya tulisan ini diharapkan hingga akhir Desember '08 dapat diadakan 2-3 kali pertemuan internal IMMAM di Jakarta untuk mendiskusikannya lebih lanjut. Bang De'la telah bersedia untuk hadir pada pertemuan-pertemuan di Jakarta tersebut. > > Informasi dari tim Basis Data dan Informasi (Bg Safri Lubis), dalam 10 hari ke depan, Insya Allah akan dibentuk sebuah milis dan blog untuk keperluan kegiatan ini. Informasi selanjutnya akan disebarkan melalui e-mail dan sms. Untuk keperluan Data Base, harap mengirimkan data anda (Nama, NIM, SMP, SMA, No HP, alamat imel, posisi saat ini) kepada Bg Safri Lubis. > > Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. > > NB: Untuk kelancaran komunikasi antar wilayah dapat menghubungi: > > Koordinator Medan: Bang Safri (SI'94, 0815.3314.98.97, [EMAIL PROTECTED]) dan Saifullah (SI'99, 0813.70761596, [EMAIL PROTECTED]). > Koordinator Bandung: Bang Yosi (PL'95, 0813.7048.3729, [EMAIL PROTECTED]) dan Bang Zaid (TL'96, 0812.207.377.38, [EMAIL PROTECTED]). > Koordinator Jakarta: Bang Muslim (TK'88, 0811.808834, [EMAIL PROTECTED]) dan Bang Safari (TK'97, 0813-2212.9989, [EMAIL PROTECTED]). > Koordinator Luar Negeri: Bang Teguh Satria (MA'01, Taiwan, [EMAIL PROTECTED]) dan Irzan Yuneizi (TL'96, Norwegia, [EMAIL PROTECTED]). >
