Kalo langsung dari sumbernya (*red Pertamina) memang masih masuk akal dan mungkin sekali Pertamax Plus lebih unggul, tapi masalahnya adalah seperti yang Bro Wid sebutin dibawah kembali lagi kekualitas kilang masing2 POM bensin dan yang lebih penting adalah tingkat "kejujuran" masing2 owner SPBU, karena setahu saya SPBU itu bisa dimiliki oleh siapa saja dengan model francise.
Pengalaman pribadi gw yang punya temen anak pemilik SPBU lihat sendiri tiap malam kilang bensin dicampur dengan minyak tanah dengan prosentase tertentu agar tidak terlalu mencolok.
Widi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Widi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sumber: Halaman 19 Tabloid Otomotif Edisi 46:XV tanggal 20 Maret 2006.Otomotif melakukan tes perbandingan kualitas bensin Shell, Petronas dan Pertamina.
Pengujian dilakukan dengan Zeltex ZX-101C untuk menguji kadar oktan dari masing-masing tipe bensin.Kemampuan alat tersebut dinilai akurat, karena tingat deviasi kurang lebih hanya 1%.Berikut Hasil Perbandingan Oktannya:Shell Super 92 = 92,9
Shell Super Extra 95 = 96,1Petronas Primax 92 = 92,9
Petronas Primax 95 = 96,1Premium = 90,6
Pertamax = 93,4
Pertamax Plus = 97,9Berdasarkan hasil pengujian diatas, terbukti bahwa Pertamax Plus lebih unggul dibandingkan dengan Shell Super Extra 95 dan Petronas Primax 95. Disisi lain, Pertamax lebih unggul dibandingkan Shell Super 92 dan Petronas Primax 92.
Analisa pribadi gue adalah:Sudah menjadi rahasia umum bahwa kualitas bensin Pertamina itu sangat beragam. Mulai dari kualitas hulu pada sumber kilang asal sampai dengan kualitas hilir di masing-masing pompa bensin. Dengan demikian hasil pengujian oktan Pertamina diatas merupakan nilai oktan tertinggi yang MUNGKIN diraih oleh pertamax dan pertamax plus. Perlu dicatat, bahwa kualitas oktan tersebut dapat berkurang sebagai dampak dari perbedaan sumber kilang asal maupun pompa bensin yang bersangkutan.Disisi lain, saat ini jumlah pompa bensin milik Shell dan Petronas masih sangat kurang dari segi kuantitas. Apalagi bila dibandingkan dengan jumlah pompa bensin Pertamina yang sudah menjamur dimana-mana. Buat gue hal ini lebih menentukan, dari pada gue harus kehabisan bensin dan mempergunakan merek lain yang mengakibatkan tercampurnya 2 produk bensin yang berbeda di motor gue serta kemungkinan dampak negatif lainnya pada mesin thundie.Kalo emang dari segi kualitas maupun kuantitas, ternyata Pertamina masih lebih unggul dibandingkan dengan produk baru yang kontinuitasnya masih diragukan... Buat apa kita coba-coba dengan mesin kendaraan kita??Akhir kata, hal ini tentunya kembali pada subyektivitas dari masing-masing individu.. tokh setiap orang bebas menentukan pilihannya masing-masing.. ^_^Best Regards,¤¢¤Ê¤¿¤¬¤¢¤ë¼«Í³Widi Nugroho ( Nugie )Jl. Daan Mogot Km 11 Gd B Lt 2Jakarta Barat
Yahoo! Mail
Use Photomail to share photos without annoying attachments.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "InBike Community" grup.
To post to this group, send email to [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/Inbike
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
- [InBike] Bener nga yah...? Widi Nugroho
- [InBike] Re: Bener nga yah...? 90MilesPerDay
- [InBike] Re: Bener nga yah...? raun Ferdinand
- [InBike] Re: Bener nga yah...? Yunardi Eko
- [InBike] Re: Bener nga yah...? raun Ferdinand
Kirim email ke


