Terima kasih atas penjelasan teori Subspacenya...
  Bukan perut mules tapi kepala makin panas...
  Harus bongkar2 buku fisika lagi...
  

Eri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Mengenai komplit atau tidak ya tentunya saya tidak bisa mewakili Einstein
atau Stephen Hawking atau bahkan Sandy Setiawan sekalipun dalam menjelaskan
fisika. Akan lebih baik kalau anda membaca buku-buku tulisan mereka.

Kalau bosan sih engga lah... justru anda nanti yang saya khawatirkan jadi
sedikit merasa aneh di perut... alias mules... kekekekeke.

Mengenai Subspace/Hyperspace:
Teori ini berbeda dengan Warp bubble dan StarTrek tidak menganut teori ini
untuk perjalanan angkasanya.
namun ada beberpa episode di Voyager dimana Voyager bertemu dengan species
Vaadwar yang doyan perang namun beruntung karena secara kebetulan menguasai
sebuah fenomena alam yang luar baisa; "subspace tunnel" yang bisa membawa
mereka menjelajah hingga ke ujung Delta Quadrant dalam waktu singkat.

Subspace tunnel ini mampu membawa kapal menempuh jarak jauh dalam waktu
singkat. (jauh lebih cepat daripada warp)
Bagaimana teorinya? mungkin IMHO, begini:
"subspace" berarti space di dalam space. artinya bila kita bisa merobek
space di hadapan kita, maka kita akan menemukan space di dalam sobekan itu.

Dalam fisika yang sebenarnya, subspace belum pernah ditemukan. hal ini masih
murni science-fiction.
namun demikian marilah kita bersama saya ajak menemukan"celah-celah" fisika
asal mula istilah ini.
Yang dimaksud dengan celah fisika adalah suatu kesimpulan yang diambil dari
teori fisika yang "mungkin" terjadi namun juga belum bisa dibantah
ketidakbenarannya. contoh: subsapce. benarkah? tidak-benarkah? tidak ada
yang bisa membantahnya.

Siap? ok, kita mulai...

Ini dimulai saat orang mulai mengusik teori Einstein. Einstein menetapkan
bahwa "tidak ada satu materi pun yang mampu bergerak melebihi kecepatan
cahaya"
Celah fisikanya adalah: bagaimana bila ada sebuah partikel yang "sejak
terciptanya" sudah bergerak lebih cepat dari cahaya?
Partikel ini tidak pernah bergerak dalam kecepatan cahaya. kenapa? karena
cahaya TERLALU LAMBAN baginya!
Apakah partikel ini melanggar hukum Einstein? TIDAK. apakah partikel ini
benar2 ada? TIDAK TAU. tidak ada yang bisa membenarkan maupun membantahnya.
Partikel semacam ini sering kita dengar di StarTrek, yaitu TACHYON.

Sekarang perhatikan fakta berikut:
kita/pengamat mampu mendeteksi keberadaan suatu partikel karena partikel
tersebut menyampaikan informasi mengenai keberadaannya kepada kita/pengamat.
Informasi ini berupa cahaya (C) atau gelombang elektromegnetik (EM). C dan
EM bergerak dalamkecepatan yang sama, yaitu C. Nah, bagaimana dengan
tachyon? bila tachyon bergerak lebih cepat dari C maka informasi mengenai
keberadaannya datang terlambat. atau dengan kata lain partikel tersebut
tidak ada.

Kalau tachyon harus ada, maka keberadaanya di dunia nyata ini akan sangat
membingungkan dan menyalahi hukum sebab akibat.
kenapa? karena tachyon bergerak ke masa lalu. (lebih cepat cari C = bergerak
lebih cepat dari waktu = ke masa lalu).

aplikasinya sungguh aneh, contoh (baca dengan sangat seksama):
Saya memiliki sebuah pistol dengan peluru tachyon berkecapatan 1 hari C =
satu hari lebih cepat dari cahaya
Seseorang, si A duduk di kursi di depan saya hari ini (Rabu pukul 00.00)
Hari ini Rabu pukul 00.00 saya tembak si A dengan pistol saya.

APA yang terjadi terhadap si A?

Jawabannya ada 2. Si A bisa hidup, bisa juga mati. kok bisa begitu?
bila si A pada 1 hari sebelumnya (selasa) pukul 00.00 duduk di kursi yang
sama, maka si A mati
bila si A pada 1 hari sebelumnya (selasa) pukul 00.00 TIDAK duduk di kursi
yang sama, maka si A hidup.
kenapa bisa begitu? karena peluru tachyon saya menempuk kecepatan 1 hari
lebih cepat dari C. maka peluru saya bergerak dari hari rabu ke hari selasa
(satu hari ke masa lalu).

Inilah fisika quantum. setiap partikel di alam semesta mempunya kemungkinan
sejarah yang berbeda2 dalam waktu yang bersamaan.

Kembali pada tachyon tadi, maka tachyon TIDAK bergerak di space-time nyata.
tachyon bergerak di subspace.
sebuah alam imajiner, dimana jarak dan waktu tidaklah lagi relevan.
yang dimaksud "imajiner" di sini bukanlah "khayalan" namun merupakan hasil
hitungan matematis yang menghasilkan angka akar minus satu (1i) atau
tak-hingga. Di sanalah partikel2 imajiner berada.

Oleh karena sifatnya yang seperti itu, maka di film2 science fiction,
subspace digambarkan sebuah "jalan pintas".
seperti "pintu kemana saja"-nya Doraemon. ya. persis seperti itu.

di StarTrek, subspace merupakan hal yang belum dipakai untuk perjalanan
angkasa.
Tapi cukup sering disinggung sebagai media komunikasi, sensor, dan banyak
fenomena alam yang melibatkan subspace. seperti space rift, temporal rift,
cosmic string, dll..dll.. semua ini mengenai subspace.

Semoga belum mules ya...
hehehehe

Salam,
Eri.



On 12/26/06, riz aircooled wrote:
>
> Wah2 penjelasannya sgt detail, apakah sudah komplit?
> Benar2 membuat saya makin penasaran
> Makasih ya pertanyaan saya akhirnya ada jawaban, tapi terus terang saya
> akan coba mengkajinya dahulu dgn dan kemungkinan besar akan ada pertanyaan
> lanjutan, saya harap anda tidak bosan memberikan pencerahan pada saya...
>
> Lalu bagaimana dgn teori Subspace/Hyperspace??
>
> Senang berdiskusi dgn anda
> Herdi
>
> Eri >
> wrote:
> On 12/20/06, *riz aircooled* wrote:
>
> > Tentu saja saya ingin lebih mengetahui penjelasan anda lebih jauh
> mengenai:
>
> > 1. Teori Subspace/Hyperspace
> > 2. Warp buble
>
> Ok.
>
> > Apakah benar kecepatan warp adalah kecepatan yg selalu melebihi
> kecepatan
> > cahaya?
> > Berapa cepatkah kecepatan impuls?
>
> Ya. Kecepatan Warp memang melebihi kecepatan cahaya.
>
> Impuls dibawah kecepatan cahaya (mendekati cahaya) mengenai
>
> > Apakah setiap pesawat terdiri dari 2 mesin (impuls dan warp)?
>
> Ada 3: Thruster, impulse dan Warp
>
> > Bagaimana teori energi yg dibutuhkan utk kedua teori di atas apakah ada
> penjelasannya?
> > Karena menurut Einsten energi yg dibutuhkan menjadi tak terhingga
> menurut
> e-mail dari rekan yg lain.
>
> Dalam Star Trek, atau apa pun yang menganut teori Warp bubble, pesawat
> TIDAK
> memacu mesinnya untuk mencapai kecepatan melebihi cahaya. Hal ini tidak
> mungkin (Einstein) karena energi yang dibutuhkan menjadi "tak hingga"
> (e=mc2).
>
> Oleh karena itu, maka digunakanlah warp-bubble yang dihasilkan oleh warp
> engine. Warp bubble adalah sebuah medan di sekitar pesawat yang mengurung
> ruang-waktu di sekeliling pesawat. Bubble membuat void di depan pesawat
> dan
> menumpuk space di belakang pesawat sehingga pesawat dengan sendirinya
> bergerak ke depan karena tersedot oleh void di depan / terdorong oleh
> tumpukan space di belakang.
>
> Dengan energi yang sangat besar, Bubble melengkungkan ruang-waktu (warp)
> sedemikian rupa hingga jarak tempuh menjadi pendek dgn perubahan waktu
> yang
> sangat kecil. Kecepatan yang dihasilkan melebihi cahaya (bagi pengamat
> dari
> luar) namun sebenarnya pesawat di dalam bubble tidak pernah melanggar
> hukum
> Einstein.
>
> Mekanismenya begini: Dari reaksi partikel-antipartikel (yang dipakai
> adalah
> deuterium & antideuterium) di warp-core, terhasilkanlah energi yang sangat
> besar. Energi ini ditangkap di dalam sebuah chamber berbahan dasar khusus
> dan dilindungi medan magnet besar yang menjaga agar energi tidak keluar.
>
> Kemudian energi ditransfer dalam bentuk plasma = warp plasma, dan
> dialirkan
> ke warp nacelle. Kemudian oleh plasma injector, warp plasma sengaja
> dipertemukan dengan warp coil. Coil bereaksi dan menghasilkan Warp Bubble.
>
> > Berikut ada pertanyaan menggelitik saya yg makin membuat saya penasaran:
>
> > Bisakah, misalkan kita ada di dlm enterprise yg sedang melaju dalam warp
> speed,
> baik itu dalam teori warp bubble atau subspace melihat datangnya pesawat
> lain baik dari arah depan, blk atau samping?
>
> > Saya jadi ingat beberapa waktu lalu episode enterprise di Indosiar
> dikejar
> oleh pesawat kaumnya Silik dalam warp speed 4 ke atas lalu terjadi tembak
> menembak dgn phaser yg menurut buku panduan star trek merupakan energi
> murni, dimana semestinya energi murni bergerak dalam kecepatan cahaya,
> bukankah karena kapal enterprise berada dalam kecepatan warp yg
> notabenenya
> diatas kecepatan cahaya maka cahaya tembakan phaser seharusnya tidak lagi
> terlihat, bukankah begitu?
>
> IMHO:
>
> Hanya ada satu cara bila dua pesawat yang melaju dalam kecepatan warp
> untuk
> bisa saling bertemu. Atau bila kalimatnya saya rubah; Hanya ada satu cara
> bila ada dua pesawat yang sedang mengatifkan warp bubble –nya untuk saling
> bisa bertemu, yaitu: "berada dalam satu bubble"
>
> Maksudnya, saat Silik mengejar Enterprise, warp bubble di pesawat Silik
> masuk/beririsan dengan warp bubble di Enterprise. Sehingga kedua pesawat
> berada di satu bubble.
>
> INGAT, space-time di dalam bubble adalah space-time yang terkurung; atau
> space-time normal, namun terpisah dengan space-time di luar bubble.
>
> Kalau sudah bersama2 berada di dalam bubble satu bubble, ya tentu saja
> pesawat bisa saling menembak.
>
> Ini menjawab pertanyaan lanjutannya:
>
> Kenapa phaser bisa ditembakkan ke depan selagi pesawat melaju dalam warp?
>
> JAWAB: karena pesawat yang berada di dalam warp bubble TIDAK pernah
> bergerak
> lebih cepat dari cahaya. Tembak-menembak di dalam bubble adalah sama
> dengan
> tembak menembak di luar bubble.
>
> Ini juga berarti: pesawat tidak bisa melihat pesawat lain yang sedang
> bergerak di dalam bubble. Kecuali dalam kondisi khusus. Misal, sebuah
> peswat
> yang baru melesat dalam warp akan meninggalkan jejak/residu, berupa ion2
> atau partikel seperti tachyon. Computer bisa melakukan perkiraan arah
> perginya pesawat itu.
>
> Di ST juga dikenal Long-ranged scanner dan subspace scanner. Yaitu
> pemindai
> subspace. Scanner ini mampu mendeteksi apapun di normal space dan di
> subspace.
>
> Salam,
>
> Eri
> --
> tix-oi sak-khet se-veh
> ("Live Long and Prosper")
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [EMAIL PROTECTED]
> ]==============
> *Milis Komunitas Star Trek Indonesia
> http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
> "...to boldly go where no Indonesian has gone before."
> ----------------------------------------------------------
> Website: http://www.indo-startrek.org
> Email: indostartrek @ yahoo . com
> Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
> Friendster: http://www.friendster.com/indost
> =/\= ================================================= =/\=
> Yahoo! Groups Links
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>



-- 
tix-oi sak-khet se-veh
("Live Long and Prosper")


[Non-text portions of this message have been removed]



[EMAIL PROTECTED]
*Milis Komunitas Star Trek Indonesia
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
-----------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Email: indostartrek @ yahoo . com
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Friendster: http://www.friendster.com/indost
=/\= ================================================= =/\= 
Yahoo! Groups Links





 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke