Salam Sejahtera... Pada Selasa, 27 Februari 2007, Bahri Syaiful-QSG2540 menulis:
> untungnya Bahasa Indonesia tidak mengenal 'gender' -- 'dia' bisa > cewek atau cowok, ngga ada she atau he, il atau elle... Pernyataan yang mencerahkan...Ada yang mengetahui bagaimana asal mulanya sehingga "dia" tidak merujuk pada jenis tertentu kelamin ? Apakah memang karena pengaruh Hindu, ajaran tertua yang pernah memasuki Nusantara ? Sharif Dayan
