Ya betul. Sekali lagi, Q awalnya ada di TOS lalu dikembangkan oleh TNG. Semua tentang Q ada di TNG, terutama di novel2 nya. Kalau barrier antara continuum dan dunia manusia aja gak bisa kita lihat dan temukan, mana mungkin Janeway bisa mengerti apa yang terjadi disana.
Satu2 nya cara yang dipakai adalah dengan membuat apa yang dilihat Janeway sesuai dengan kemampuan otak nya memproses, sesuai level of existence yang dia mengerti. Sebetulanya concept cerita itu sudah pernah ada di TNG yaitu sewaktu Q mengajak Picard berkeliling galaxy ke masa lampau untuk tempting him in order to test him. Saat berpindah itu, sebetulnya bukan Picard yang physically pindah tetapi Q yang somehow membawa scenes di masa lampau itu ke kepala Picard. Karena human body cannot move backwards in time that fast, kalaupun bisa masih akan terlihat oleh orang2 lain di masa lampau karena he is physically in the past. Bersama Q, Picard bisa menjadi observer, tanpa terlihat oleh orang2 lain di masa lampau itu. So, once again, Q showed something by adjusting to human's brain capacity and capability, bukan sebaliknya. Kalau agak2 susah grasping the concept, mungkin stargate sg-1 bisa memberikan penjelasan yang lebih detail. Karena pada dasarnya stargate juga mengambil ide2 based on star trek TOS yang belum dikembangkan. Namun karena kesempatan yang lebih besar dan budget yang jauh lebih banyak maka stargate bisa mengembangkan ide cerita ini. Yaitu untuk mencapai level seperti Q, harus melalui proses evolusi yang panjang. Jadi bukan nya gak ada yang bisa tau Continuum itu seperti apa, tapi belum bisa. Namun Q juga punya musuh, yaitu entity dari level of existence yang sama dengan mereka. Sama persis, seperti Ancient VS Ori di Stargate Universe. Tanpa melalui evolusi, hanya atas pertolongan Q saja Janeway bisa melihat apa yang terjadi di continuum, itupun dengan kacamata manusia. Sama persis seperti Daniel Jackson hanya bisa melihat dunia Ancient saat dia ascended dan saat dia kembali ke level of existence manusia, semua yang dia tau hilang dari ingatan karena kemampuan otak manusia yang terbatas. Trust me, if you want to know about Q, baca novel Q series. Atau, nonton stargate SG-1, he he he... Gue inget waktu nonton episode voyager ini gue sebel sekali, karena seakan gak ada lagi cerita baru yang bisa diketengahkan. Semuanya sudah pernah dibahas dan dikembangkan di spin off trek yang sebelum2 nya. Voyager kesan nya telat antri dibelakang... alias mengekor saja. Salam, Indie --- In [email protected], Eri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > hehehe, > coba deh nonton film nya sekali lagi... > Q membawa Janeway ke dunia Q dengan menyesuaikan pada kemampuan Janeway > (manusia) mengartikan apa yang dilihatnya. > Jadilah setting dunia Q-nya seperti itu. padahal sih bukan seperti itu. > > senjata yang melukai Q juga bukan pistol/senapan biasa tapi senjata Q yang > bisa mematikan sesama Q. > Ga ada yang bisa membayangkan bagaimana dunia Q. >
