Exactly why we all did... saat SG-1 meluncur, startrek franchise sudah
mulai pudar dan satu2 nya yang masih tinggal waktu itu adalah voyager
yang sangat kurang seru dan terlalu banyak kisah klise dari spin-off
trek yang lain nya... in short, startrek saat itu sudah kering ide baru. 

Mungkin jaman kita berbeda. Gue mengikuti startrek ds9, voy dan Ent
sesuai/tidak lama setelah diputar di amrik atau vhs nya di release
(dulu belum ada dvd dan divx), kecuali ent yang divx nya cepat sekali
keluar hanya berbeda 2 hari dari penayangan episode di UPN. Jadi kalau
disana habis, ya tontonan disini juga habis. Jadi ada masa vakum yang
panjang dan kebosanan yang menimpa saat tidak ada sci-fi yang 'good
enough' untuk di tonton dan dikoleksi. (although, kata bosan juga gak
bener2 amat buat gue karena gue juga hobby nonton film dari segala
macam genre).

Well, dengan angin baru SG-1 yang dikemas dengan segar dan penuh
humor, waktu itu gue juga gak langsung jatuh hati. Perlu 3 orang
trekkies lain untuk merubah pandangan gue. Trekkies itu ada disini
semuanya, yaitu Mr. Robin, Mr. Paulus dan Ms. Djadzia, jadi cerita nya
bisa di cross check. Bagaimana susah nya mereka mengajak gue to enter
the stargate!

Mereka dengan gencar berusaha meracuni gue. Ms. Djadzia dengan lihai
menunjukkan koleksi trading cards SG-1 nya. Mr. Robin menghadiahi gue
dengan DVD original SG-1 volume 1 yang isinya 3 episode pertama dari
season 1. Lalu Mr. Paulus dengan sengaja menitipkan SG-1 dvd nya dari
season 1 sampai 3 di rumah gue, dengan harapan gue akan menonton nya. 

Alhasil, I joined their world and become addicted to SG-1. 
Now, we are not only trekkies, but we have ventured to another galaxy!!

ENTER THE STARGATE!

Kalau Kang Budiss, bagaimana cerita nya bisa hooked on Stargate??

Salam,
Indie

--- In [email protected], "Keanu R" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> misi pertama saya nge-SG-1,
> krn stock ST saya beneran sdh ampir abis ketonton semua :p~
> 
> TrekkersJugaManusia
> MN
> 


Kirim email ke