Baca dong.... baca... :-) hehehe Pertama, menurut saya gravity dan gravitation adalah sama.
Ario, sekarang pertanyaanya gw ballik: Misalnya nih, saya adalah Q. dan tiba2 dalam sekejap mata saya menghilangkan matahari. SNAP!!! hilang! Apa yang terjadi dengan bumi? Jawabannya: Bumi akan kembali meneruskan perjalannya dalam lintasan yang lurus! sampe mana? sampe nabrak. :-) Adakah hubungannya dengan rotasi? tidak. Dan bila bumi berhenti berotasi, apakah kita akan melayang ke angkasa? tidak. kita akan tetap menempel ke bumi karena gravitasi. Tapi kalo bumi berhenti berotasi... wah... bisa pora-poranda alam kita ya.... ada sebagian yang siang terus ada yang malam terus... membosankan... :-) Salam, Eri Ario Wirawan wrote: > > God, how do you know all this? Dari baca jurnal science pas nungguin hasil > analisis nebula yang lo temuin dalam perjalanan ke Thallon (sector 221-G) > waktu lo ikut USS Excalibur? Gue jadi curiga lo ini sebenernya orang masa > depan yang pindah waktu ke masa kini deh, Er. And you know what, it really > does make years of my belief go down the drain. He he he... dan kayaknya > bukan karena kita dengerin walkman atau ngantuk di kelas. > > Tell me one thing, mister science officer, sir... just out of curiosity. > Jadi gravity itu (let's say, gravity on Earth) nggak ada hubungannya > dengan > rotasi Bumi? So whether Earth is rotating or not doesn't make a difference > and it would still have gravity? Please, this would really make my day. > > Ario > > Ps: It's interesting you said, "Tanpa disadari atom-atom pada telapak kaki > kita..." Betul, tanpa disadari! Oleh kita-kita "orang biasa" di sini. But > not to you. Bisa jadi lo ini seperti Kes. You can actually hear what these > atoms and particles are saying to one another. Fascinating, really! > > _____ > > From: [email protected] > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> > [mailto:[email protected] > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>] > On Behalf Of ERI > > untuk asal usul gravitasi: > Jawabannya akan panjang... :-) > > tentunya "massa" suatu benda menentukan besak kecilnya gaya gravitasi. > partikel dengan massa = 0, yaitu cahaya, dimungkinkan tidak memiliki > gravitasi, atau gravitasinya kuecil sekaleeee... = nol. > > kenapa massa berbanding lurus terhadap gravitasi? begini: > gravitasi adalah suatu gaya / force yang di-hantar-kan oleh pertikel > koresponden (boson) bernama "graviton" > boson bernama graviton ini adalah partikel fundamental yang ada di > setiap partikel. > nah, banyak-nya partikel dalam penyusun suatu benda menunjukkan besar > massa dari benda tersebut. > maka, semakin besar massa suatu benda maka graviton yang dipancarkannya > pun semakin banyak jumlahnya. > INI ARTINYA; semakin besar massa, semakin banyak graviton, semakin besar > pula gravitasi benda tersebut. > > Lalu bagaimana gravitasi "mempengaruhi" benda lainnya? begini: > suatu benda A mengirimkan graviton A ke benda B di sebelahnya. graviton > A membawa pesan, "halo.. saya bernama graviton A... saya akan menarik > kamu..." > graviton dari benda B bernama graviton B juga melakukan hal yang sama > kepada benda A. graviton B bertemu Graviton A dengan pesan, "halo > juga... saya graviton B juga akan menarik kamu ya... boleh kan?" > akhirnya graviton A dan Graviton B saling bertukar pesan yaitu "Tarik". > > Inilah peristiwa saling tarik menarik antara dua buah benda. > > =========== > > Tanpa disadari atom-atom pada telapak kaki kita juga menghantarkan > graviton kepada bumi dan bumi pun menghantarkan gravitonnya ke telapak > kaki kita... > inilah kenapa kita tetap menempel pada bumi. > > Salam, > Eri > > [Non-text portions of this message have been removed] > >
