Proyektil itu adalah sesuatu yang dilontarkan. Jadi senjata proyektil adalah senjata yang melontarkan amunisinya. Beberapa contoh antara lain: pistol (dengan amunisi peluru), ketapel (dengan amunisi batu atau kelereng), meriam (dengan amunisi bola meriam). Jadi amunisi senjata proyektil menjadi destruktif karena kecepatannya. Tanpa kecepatannya sebenarnya amunisi senjata-senjata proyektil itu tidak destruktif.
Atau, at least, relatif tidak se-destruktif pada saat mereka ditembakkan. Relatif artinya, kalau bola meriam (cannonball) digulingkan ke dinding bata, maka dinding itu tidak akan hancur. Tapi kalau digulingkan sampai melindas kaki kita, ya kaki kita tetap akan remuk. Bedanya dengan sistem senjata lain mungkin adalah senjata ledak (explosive) yang bersifat destruktif melalui kekuatan ledakannya, dan (lebih umum digunakan di era Star Trek) senjata energi seperti phaser dan disruptor yang bersifat destruktif melalui energi yang difokuskan. Mungkin untuk yang belakangan-belakangan ini deskripsinya kurang pas, tapi yaah kurang lebih begitulah. Mengenai kenapa Borg tidak dilawan oleh senjata proyektil (maksud pertanyaannya secara permanen kan?), ini juga terkait dengan adaptabilitas Borg. Pisau dapur, batleth dan peluru Thomson yang ditembakkan Picard berhasil membunuh Borg hanya karena mereka "belum tahu" akan sifat destruktif dari senjata-senjata itu, atau mungkin lebih tepatnya, tidak menyangka bahwa mereka akan diserang oleh senjata-senjata itu, sehingga personal shield mereka tidak diset untuk menangkis senjata-senjata tersebut. Mereka (saat itu) hanya siap menghadapi senjata energi. Perlindungan itu pun masih lolos pada beberapa tembakan pertama karena Worf merotasi modulasi phaser kru Enterprise. Kita lihat, setelah menghadapi beberapa tembakan phaser, personal shield mereka sudah beradaptasi pada modulasi phaser Starfleet sehingga phaser tidak lagi efektif dalam menghadapi mereka. Hal ini juga sudah dijelaskan secara verbal oleh Worf. Hal yang sama pastinya juga bisa diterapkan pada pisau, batleth dan peluru. Setelah mereka "merasakan" sifat destruktif senjata-senjata tersebut, pastinya mereka bisa menyesuaikan personal shield mereka sehingga senjata-senjata itu tidak lagi efektif melawan mereka. Jadi ya memang adaptabilitas Borg begitu tinggi sehingga setiap ketemu Starfleet harus selalu kreatif mencari cara-cara baru untuk mengalahkan mereka. Kayaknya sih gitu... Ario _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Djony Siswanto maksudnya proyektil itu apa aja nih contohnya?? Bukannya ada photon torpedo yang cukup 'destructive' dibanding phaser Djony ________________________________ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of eon_strife Penasaran sih...Kenapa Starfleet gak membuat senjata-senjata proyektil untuk melawan Borg ? [Non-text portions of this message have been removed]
