Kalo mau dipaksain sih bisa ada penjelasannya...
(ini yang me-logika-kan film)

Borg's shield adapt bukan dari knowledge yang diasimilasinya,
tapi dari experience-nya terhadap senjata yang ada.
Kalo diliat dari sudut pandang ini, lebih mudah untuk adapt terhadap
phaser/sejenisnya dibanding terhadap 'traditional' weapons.
Kalo phaser/energy weapons itu tergantung pada alat yang generate
energy itu. Jadi kalo udah ada experience terhadap satu energy weapon,
mau dirotasi kayak apa juga frequencynya tetap bisa adapt dengan cepat,
karena pada dasarnya adaptasinya terhadap 'generator'nya yang bagaimanapun
pasti menggunakan kalkulasi (mathematical?) untuk generate energinya.

Bullet & projectile weapons juga hampir sama, setelah beberapa experience,
Borg akan adapt terhadap speed dari projectile-nya.
Nah, kalo senjata tradisional, yang berperan kan yang pegang senjatanya.
Antisipasi terhadap gerakan orang/species yang pegang itu lebih sulit.
Banyak sekali variasi speed/power/jurus dll.
Bukan gak bisa adapt, tapi lebih perlu waktu untuk mempelajari/adapt terhadap
'jurus-jurus' dengan senjata tradisional itu.


========================
Ignatius S Wibowo
[EMAIL PROTECTED]
========================
Visit 
www.artzdesign-studio.com
Photography & Design services
  ----- Original Message ----- 
  From: warbird692001 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, May 23, 2007 10:14 PM
  Subject: [Indo-StarTrek] Re: borg adaptability


  Just one borg is possible. After a few, the shield will adapt. 
  Karena di film star trek, they failed to explain how far borg's shield
  could adapt, dan novel itu di akhirnya pasti kembali ke titik reset
  (dimana harus sama dengan film seri nya) - kecuali novel2 baru setelah
  serial nya tamat, maka timeline novel masuk langsung di ST timeline
  nya. Tapi karena di film2 ST gak pernah dijelaskan, maka di film SG-1
  dibuatkan versi yang lebih masuk akal itu (perbaikan) nya: 

  Kekuatan personal defense shield milik System Lord juga punya
  penangkis yang proportional dengan kinetic energy yang diarahkan
  kepada nya. Jadi selain energy weapons, bullets juga bisa di stop.
  Tetapi senjata yang lebih lambat gerak nya misalkan pisau yang
  dilemparkan langsung, bisa menembus shield itu. Kalau tanya koq bodo
  bener? Ya karena sebelum ketemu manusia bumi sekarang, mereka gak
  pernah ketemu races yang masih pakai senjata kuno seperti ngelemparin
  pisau yang berani ngelawan mereka. Semua udah jadi slaves!

  Nah kalau borg, gimana jelasin nya mereka bisa tidak anticipate itu?
  Kan races yang di assimilate dari dunia2 yang knowledge nya juga punya
  weapons seperti itu? Gak usah jauh2 deh, Klingon aja masih pake koq
  senjata kuno begitu. Logically, it is in the borg knowledge kan? he he
  he... makanya nonton Stargate... itu the next generation sci-fi deh! 

  Cocok ditonton buat orang2 yang udah terlanjur hobby mempertanyakan
  film seperti kita2 ini loh: me-logika-kan film dan memfilmkan logika. 

  Salam,
  Indie

  --- In [email protected], Philip Yusenda <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
  >
  > Kalau di salah satu novelnya, ada diceritakan bahwa shield Borg tidak 
  > mengantisipasi senjata kuno. Di situ diceritakan ada satu Borg yang 
  > kalah dan de-activate gara-gara ketusuk pisau dapur di titik yang vital.
  > Lupa novel yang mana...
  > 
  > Philip
  > 



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.7.6/815 - Release Date: 5/22/2007 3:49 
PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke