Mais, moi aussi, je parle un petit peu francais.
Il y a tres long temps que j'avais  etudie la langue. 
Plus que je n'ai que moi-meme a parler... he he he... alors, j'ai
oublie beaucoup de vocabulaires. Donc, me parles en francais pour nous
nous revions la langue! Ma dictionaire est eating dust! (comment
"eating dust" veut dire en francais? Je n'ai rien d'idee).
 
(karena gak bisa dikasih tanda baca jadi bingung gak ngebaca nya? yang
bentuk present dan past jadi gak keliatan) he he he...

oh... jangan langsung belajar gaya shakespeare lah yau. Gila kaleee!
Itu sama aja seperti sekolah gak pake TK dan SD langsung masuk SMU.
Belajar nulis yang biasa2 aja dulu. Gaya bahasa deskripsi dan rhyming
stanza aja yang umum2 gitu. 

Gaya penulisan Shakespeare namanya adalah Iambic Pentameter dan itu
susah sekali bagi pemula semacam kita. Itu breaking down nya njelimet
sekali dan untuk pemahaman bahasa inggris pas2 an seperti kita2 ini, 
bisa sakit kepala. Kalau membaca saja tanpa mencoba breaking down, itu
belum belajar namanya (seperti orang gak bisa main music, tapi bisa
menikmati keindahan sebuah lagu) 

Sonet dalam bentuk asli gaya italy hanya terdiri atas 2 quatrain + 2
tercets. hukum rhyming nya: 

A
B
B
A
(1 quatrain = 4 lines)

A
B
B
A 

C
D
E 
(1 tercet = 3 lines)

C
D
E

English sonnet terdiri dari: 
3 quatrain + 1 end couplet (heroic couplet) dengan pola rhyming: 

A
B
A
B

C
D
C
D

E
F
E
F

G
G (1 couplet = 2 lines)

Ini anggap lah sekolah SMP nya. 

Nah kalau Iambic pentameter yang kelas SMU nya, gue coba jelaskan
dalam bahasa indonesia nih... agak rumit soalnya:

Tidak ada rhyming di akhir kalimat, tetapi bukan berarti tidak rhyming
sama sekali loh. Karena pola ini rhyme nya bukan dalam bentuk kata,
tapi syllable. Jadi yang rhyming adalah syllable nya, bukan words nya. 

Gaya Iambic Pentameter bukan ditujukan untuk bahasa tulisan tapi untuk
theatrical (panggung) jadi rhyming di syllables nya harus dalam bentuk
stressed syllables. Kalau di baca tidak akan terlihat, harus di baca
keras2... gaya sandiwara. 

Pentameter artinya 5 pengukuran. 
1 line terdiri atas 5 feet.
1 foot terdiri atas 2 syllables. 
Jadi 1 line harus ada 10 syllables. 
Yang susah, penekanan syllables yang di rhyming kan tidak boleh
unnatural. Jadi harus penekanan natural. Misalkan kata photography.
Penekanan ada di syllable pho-TO-gra-phy. TO itu yang di rhyming kan.

Contoh (dari 'suhu' gue) nih, cuplikan Rome and Juliet: (syllable yang
di tekan kan adalah yang di capital)

But SOFT! What LIGHT through YONder window BREAKS?
It IS the EAST, and JULiet is the SUN. 

Coba silakan di hitung sendiri pentameter nya kalau ndak percaya. 
Nah karena contoh ini dari suhu gue, dan gue belum belajar sejauh ini
(capek deh...) maka silakan kalau mau belajar mengerti pentameter,
coba di break down dulu karya2 Shakespeare nya, baru kalau sudah bisa,
belajar nulis sendiri. Kata suhu gue sih, karya2 Shakespeare gak 100%
bisa di break down oleh ahli2 poetry. 

Good luck deh... gue sih masih jenis poetry biasa aja, belum yang
advanced. Yang gue tulis paling2 bentuk stanza, multiple stanza,
sonet, english sonet, haiku, line poem dan limerick. Tapi limerick gue
gagal total.. gak lucu sama sekali, ha ha ha gak sukses. Gue paling
banyak nulis ya gaya multiple stanza dan english sonet yang biasa2 itu 

kek nya lu udah jago juga nih kalau udah belajarin shakespeare. 
Yuuuk kita langsung mulai aja tulisan2 nya...di forum aja gimana? 
Mau bikin tentang apa nih? 
Tentang karakter (kirk, spok, t'pol, atau siapa keq)... atau tentang
pesawat... atau tentang races... atau ada ide? Seru nih...

Mau di reset lagi pakai pola tulisan stanza yang baku? 
Per stanza nya mau berapa lines nih? 
2, 4, 6, 7, 8? atau bebas aja? kalau 4 terus kan bosen gitu loh. 
Bebas aja kali ye... boleh pake stanza, sonet, atau mau pentameter
kalau jago juga okeh aja, walaupun itu bukan untuk media tulis.
Oh iya, jangan lupa dalam poetry, jumlah syllables dalam satu lines
yang terdapat dalam satu quatrain harus sama. Misalnya line pertama
terdiri 12 syllables, maka line 2 dst harus 12 juga. Kalau pindah
quatrain baru boleh berubah. 

heh... kalau di pihak yang sama, namanya bukan battle dong! 

Gimana? mau diterusin topik ini atau ganti star trek aja? 
Kalau mau pindah, theme nya apa, nanti gue yang nulis pertama. Just go
easy aja... gak usah battle dulu, tapi bikin semacam poetry runon
gitu. Mau?

Salam,
Indie


--- In [email protected], "Radhitio Sadewo"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ah Oui, Francaise? Avec Bien? Je parle francaise aussi mais tres un peu.
> (Tauk bener ga nulisnya).
> 
> Hmm, gw lagi belajar rhyming dari karya-karyanya shakespeare. Sejauh
ini gw udah 
> baca midsummers night dream, Hamlet ama MacBeth.(Ini gara2 StarTrek
VI gw jadi 
> pengen tau Shakespeare). Yang ada gw sakit kepala.
> 
> Your poems sounds like the sith's or the Shadow's. I prefer to walk
in the path of 
> Jedi's 
> or Vorlon's.
> 
> Passion is an illussion
> That clouded your vision
> 
> If immortality you seek
> The path of light shall you pick
> Darkness is nothing but a mask for the weak
> Light shall save the meek
> 
> Come to the light
> You shall find eternal peace
> For in the light there is no blight
> Only the thoughts of ease
> 
> Ok I give up, I think I need to reread those shakespeare books.
> 
> Res Gesta Per Excellentiam
> Dito
> 
> 
> 
> Sent by Military.com Email
> 
> Get a free membership and email at http://www.military.com.  Enjoy
News, Discussions, Jobs, Buddy Finder, Discounts and much more.
>


Kirim email ke