Kalo gue ngeliatnya, once the gap is filled by science (not technology, sebab 
ini kan natural phenomenon, hanya butuh penjelasan ilmiah, tidak butuh 
teknologi) bukan menjadikan God Factor disappear, tapi di situlah kita akan 
menemukan Tuhan (sanggup bertemu dengan Tuhan). Hiiiii... makin merinding gue.

Selanjutnya (mungkin ini yang dimaksud oleh Ivan) kalau kita mau me-replika 
partikel string ini dengan energi yang di-supply oleh teknologi, mungkin benar 
di sini God Factor-nya ilang, dan kita yang akan jadi Tuhan (playing God, lebih 
tepatnya) dan itu biasanya sih menghasilkan hal-hal yang banyakan negatifnya 
daripada positifnya. Cloning aja masih kontroversi sampai sekarang.

Ario


----- Original Message ----
From: Alidjaja Ivan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, September 10, 2007 2:48:59 PM
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Braneworlds...




Yah. gitulah. energi yang loe tanyakan itu mungkinlah Yang Maha
Esa itu.

(IVAN): kl gini Eri menempatkan God as a factor who fills the gap
hehehe..once the gap is filled by 
technology ..God's factor disappear? hehehe

. 



       
____________________________________________________________________________________
Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the 
tools to get online.
http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke