Kalau saya baca literatur2 agama2, maka kata kunci adalah penciptaan...
Things were created..
Tapi banyak yg lupa kalau 'cerita' ini diadjust sedemikian rupa karena
manusia itu terkungkung di yg namanya waktu..
Jadi adakah yg disebut titik awal penciptaan?
--
Jadi Eri setuju kl God is just only a factor to fill the gap...
--
hehehe....kok jadi ngomongin yg gini ya..tapi ini topik sip utk
dibicarakan...
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erianto Rachman
Sent: 10. syyskuuta 2007 23:04
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Braneworlds...
(IVAN): kl gini Eri menempatkan God as a factor who fills the
gap
hehehe..once the gap is filled by
technology ..God's factor disappear? Hehehe
[Eri]
Kalau manusia sudah menyerah, dia kembali ke Tuhan.
Kalo belum menyerah.. eh terus aja..
Back to energy...pernah dalam imajinasi terliar gw, gw
menganggap bahwa
hukum sebab dan akibat itu
hanya ada ketika manusia berpikir di pola 3 - 4 dimensi seperti
yg kita
kenal sekarang. Dari mana datangnya energi?
Jika energi dihasilkan oleh energi maka adalah betul bahwa
energi tidak
dapat di musnahkan...jadi awal dari energi?
Nah mulai lagi dah..kita menggunakan kata 'awal'....sedangkan
penjelasan
Eri berkata bahwa Time is not relevant anymore...
Kira2 gitu .....namanya juga my wildest imagination...
[Eri]
Kaya telur dan ayam ya?
Makanya harus ada proses "penciptaan"
1 dimensi bukan skala plank terkecil.
[Non-text portions of this message have been removed]