Hi,

 

Fisika juga mengenal sebuah rumusan; “super symmetry”.

Sebenarnya inilah cikal bakal lahirnya teori superstring

 

Schwarz menemukan bahwa;

particle ber-spin ½ , selalu memiliki pasangan ber-spin 0

particle ber-spin 1, selalu memiliki pasangan ber-spin ½ 

 

Contoh:

particle electron dengan spin 1 memiliki pasangan particle dengan spin ½
yang disebut supersymmetric electron = selectron

particle Quarks ber-spin ½ --> supersymmetric Quark (spin 0) = Squarks

particle Neutrinos (spin ½ ) --> supersymmetric Neutrinos (spin 0) =
sneutrinos

 

dan lainnya seperti

 

particle Photon --> photinos

particle Gluon --> Gluinos

particle W --> winos

particle Z --> Zinos

 

 

So out there, we are mirrored.

Hehehe.

 

 

Salam,

Eri

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Arlandi Landjono
Sent: Monday, September 17, 2007 4:33 PM
To: [email protected]
Subject: Balasan: RE: Effort vs Time, from A to B (was Balasan:
[Indo-StarTrek] Re: Braneworlds...)

 


now this is interesting...
jadi kayak mirror universe-nya Alice in Wonderland
where regular logics does not exist.

btw, kalau karya2nya Shakespeare betul2 mengena buat orang klingon,
Alice in Wonderland ini cocok buat ras apa ya? 

--- Alidjaja Ivan <ivan.alidjaja@ <mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi>
formin.fi> wrote:

> jadi mirror-khan bos? 
> 
> apa ketika time itu minus itu refleksi negatif dari masa sekarang?
> 

a.r.l.a.n

________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo. <http://id.yahoo.com/> com/

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke