skenario ke 4 itu ada di film 'time travel' kl ga salah..itu lho ..org
yg bikin mesin waktu utk menyelamatkan ceweknya yg mati..
terus akhirnya sampe di masa depan dan ketemu cewe cakep (dasar
jagoan..ga di masa lalu, ga di masa depan, ketemu yg cakep)..
dan akhirnya mereka menghancurkan ras yg memperbudak mereka..


________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erianto Rachman
        Sent: 19. syyskuuta 2007 12:36
        To: [email protected]
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Braneworlds...
        
        

        Di String/M-Theory,
        
        Di akhir buku, ada beberapa bahasan mengenai khayalan2 masa
depan. Salah
        satunya time-travel;
        
        Kalaupun gw ulangin "Kalaupun" bisa kita ke masa lalu, kita Cuma
bisa nonton
        aja. Seperti noton TV.
        
        Ga ada tindakan kita yang ngaruh di masa lalu.
        
        ini mungkin scenario 5?
        
        Salam,
        
        Eri
        
        _____ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
        On Behalf Of Ario Wirawan
        Sent: Tuesday, September 18, 2007 11:03 AM
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Braneworlds...
        
        Ooo, maksudnya mengubah sejarah gitu. Ya bisa aja sih. Tapi ada
beberapa
        alternatif skenario yang bisa terjadi terkait dengan ini.
        
        Skenario 1.
        
        Timeline tetap satu. Jadi kita mengubah sejarah (tindakan diri
kita sendiri
        di masa lalu) sehingga mencegah past-kita berbuat dosa. Nah,
dalam skenario
        ini, karena timeline tetap satu, maka kejadian ini tetap
terhubung dengan
        hidup present-kita, sehingga dosa present-kita jadi berkurang.
        
        Skenario 2.
        
        Sama dengan skenario 1 sebenernya. Seharusnya dosa present-kita
berkurang
        karena tindakan pemicu dosa tidak jadi dilakukan. Tapi sayangnya
tindakan
        mengubah sejarah terhitung dosa oleh Tuhan. Besarnya segimana?
Besarnya
        sangat bervariasi, yaitu persis equal dengan dosa kita yang
hilang akibat
        perubahan sejarah yang terjadi. Artinya itungannya impas.
        
        Skenario 3.
        
        Timeline terpecah. Saat kita mengubah sejarah dan mencegah
past-kita berbuat
        dosa, timeline terpecah menjadi dua. Timeline present-kita yang
sudah
        dijalani tidak berubah (karena sudah dijalani, tindakan sudah
dilakukan dan
        dosa sudah terbentuk) tapi terbentuk alternate timeline di mana
        alternate-kita berada (alternate-kita adalah past-kita yang
tumbuh dewasa
        setelah sejarah diubah). Di situ dosa alternate-kita berkurang,
karena
        tindakan pemicu dosa tidak dilakukan, tapi bagi present-kita
dosa tidak
        berkurang.
        
        Skenario 4.
        
        Timeline tidak bisa terpecah, tapi on the other hand, sejarah
(sesuatu yang
        sudah terjadi) bagi present-kita tidak bisa diubah/di-undone,
karena kondisi
        present-kita bisa "ada" dan "seperti itu" adalah karena
sejarah/masa lalu
        tertentu. Nah, dalam skenario ini memaksakan mengubah sejarah
membuat
        keberadaan present-kita menjadi kontradiktif dengan sejarah.
Akibatnya,
        begitu mengubah sejarah, maka keberadaan present-kita tidak lagi
diakui oleh
        timeline dan present-kita pun hancur/lenyap tanpa bekas.
Alih-alih ngurangin
        dosa malah mati. Keciannnn deh luuuuu...
        
        Lho, yang tadinya kelihatannya sederhana kok jadi panjang gini
ya? He he
        he... namanya juga mengkhayal. :-)
        
        Ario
        
        _____ 
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
        On Behalf Of Keanu R
        
        ---dengan asumsi time-travel ok---
        
        lha kita khan bisa mencegah kita-old u/ berbuat salah :)
        Amal ma'ruf nahi mungkar tuh ... :)
        
        Hehe...
        MN
        
        --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com, Ario Pro TV <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        >
        > Kayaknya nggak ada hubungannya deh, Mas, antara kembali ke
masa lalu
        ama itungan dosa. Sama aja pindah ke masa lalu atau masa depan,
nggak
        ada pengaruh dengan itungan dosa kita.
        > 
        > Menurut gue sih kalo kita pindah waktu, maka kita akan menjadi
        person/entity yang berbeda dengan diri kita di masa itu (lalu
atau
        depan). Jadi dosa yang kita tanggung dengan tindakan-tindakan
yang
        kita lakukan ya terhitung pada diri kita yang melakukannya, di
mana
        pun dan di waktu mana pun kita melakukannya. IMHO. Lha, pindah
waktu
        aja belum dimungkinkan, semua pasti masih merupakan opini. :-)
        > 
        > Ario
        > 
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

         



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke