kl bumi masih ada..kl udah musnah?
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Keanu R
Sent: 19. syyskuuta 2007 17:12
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Re: "There is no spoon" (dh: Effort vs
Time, from A to B)
Gini aja, pas nanti di sorga,
setelah 'akhir-nya-bosan',
kita secara aklamasi minta ke Tuhan
untuk dikirim kembali ke bumi/dunia,
jadi mortal lagi, dan kali' aja nanti masuk surga lagi :)
Salam
MN
***But we need the spoon :)
--- In [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> , Sharif Dayan <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Salam Sejahtera...
>
> Pada Selasa, 18 September 2007, Keanu R menulis:
>
> > Ngomong2 soal mati masuk surga,
> > apa yang terjadi kalo' sdh di surga yaa?
> > berapa 'lama' itu??
> > apa gak bosan disurga??
> > jangan2 itu cuma holodek dengan pilihan program2 yang
menyenangkan ?
>
> Pada kisah Pandawa Seda, diceritakan Pandawa akhirnya menetap
di
Neraka, sementara
> Kurawa di Surga. Tapi ternyata itu hanya 'tipuan'.
>
> Pernah terbersit dalam benak saya, bahwa yang kita kenal dan
kita
tuju nanti
> sebetulnya menjadi bagian perjalanan yang masih panjang.
Mungkin ada
pengaruh
> ajaran Buddhis di sini, tapi yang jelas jauh sebelumnya saya
sudah
'tercerahkan'
> melalui cerita anak-anak karangan HC Andersen berjudul "Puteri
Duyung".
>
> Menurut cerita itu, masih ada tahapan lain yang dilalui
makhluk fana
sebelum
> sampai pada tempat peristirahatannya. "The Matrix" juga
menjadi bagian
> 'pencerahan' itu, juga mengenai "Q Continuum".
>
> Masakah segala sesuatu yang gegap gempita yang kita kenal ini
harus
berakhir
> karena sel-sel sudah tidak berkemampuan berregenerasi ? Sang
Pencipta yang kita
> yakini esa adanya itu jauh berada di luar segala kemampuan
kita. Di
luar 'kulit'
> yang kita perbincangkan dalam subyek "xBrane" ini, entah
seberapa
lagi 'lapisan'
> yang menunjukkan ketidakterlukiskan Yang Mahakuasa.
>
> Itulah yang menyebabkan saya menganggap ST menjadi bagian
penting
dalam kehidupan
> saya, karena ia serupa jendela, untuk memandang ke 'luar sana'
dan
belajar untuk
> mendapatkan gambaran tentang Sang Pencipta !
>
>
> Sharif Dayan
> di Palembang
>
> "There is no spoon" (The Matrix)
>
[Non-text portions of this message have been removed]