Ide yang sangat bagus. Brilian malah! Mungkin perlu dirumuskan lebih matang lalu masuk ke peraturan milis? Misalnya yang nomor 3, mungkin bukan cuma karena menanggapi NB, tetapi menanggapi bagian lain dari body posting, tapi yang sudah melenceng dari subjek awal.
Kadang bisa aja lho, saat kita membalas posting tertentu, cerita kita harus dielaborasi agak melebar. Nah, dari bagian yang melebar itu, ada yang menarik untuk ditanggapi lagi. Pada momen seperti inilah subjek harus diubah (bukan dirubah - - kata Pak JB). Contoh: Dalam menanggapi suatu posting yang ber'nafas'kan iklani sebagai subjek utama, gue juga mengomentari kata "baplang" yang disebutkan dalam posting awal. Ternyata kata ini sesuatu yang menarik untuk ditanggapi lagi sehingga melenceng jauh dari subjek pembahasan awal. Monggo, Bapak-bapak Moderator. Ario PS: Masuk "peraturan" juga pada kenyataannya hanya berfungsi sebagai imbauan, karena tingkat toleransi yang tinggi dari para moderator dan member yang lebih bertujuan untuk sama-sama have fun dalam berdiskusi. Betul nggak sih? Tapi yang penting kan ada sesuatu yang tertulis untuk jadi patokan awal bagi yang baru masuk. PS lagi: PS singkatan dari apa sih? Kalo NB itu nota bene ya? Itu artinya apa ya? _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Keanu R usul : 1. reply sebelum salah harus-lah senada, senafas dengan ide postingan yang bakal di-reply. 2. Uneg2, joke, tambahan ditaroh dibawah salam, pada bagian NB 3. jika yang ditanggepin NB, tulung rubah subjectnya tanpa Re Demikian&TerimaKasih MN [Non-text portions of this message have been removed]
