bwahaha
rechargenya udah full dong...sekarang pasti lebih 'joss'...
yg terpenting di sini adalah 'alih teknologi' seperti yg bung sharif
bilang...
semoga benar2 terjadi alih teknologi dan semoga kt tidak hanya jadi
penyedia lahan saja...
ngomong2 ttg generasi di bawah kita, saya melihat lompatan besar terjadi
di generasi di bawah kita...
percepatan terjadi..mereka yg pada saat ini sejak dini sudah 'hafal' dgn
teknologi canggih..
mengerti dan pandai menggunakan teknologi2 canggih..
dahulu, jaman kita2 ini (yg termasuk angkatan 80-90-an), utk dapet buku2
bagus dan penting, kt harus search
ke British Council atau ke perpustakaan univ. gede di kota kita. Kl ga
dapet, kt musti pesen ke LN.
Sekarang, informasi ada di internet.....dan dengan mdh generasi di bawh
kita mendapatkan informasi...
Jadi, saya pikir, secara natural, generasi di bawah kita sudah
'dipersiapkan' atau lebih tepatnya dikondisikan
utk 'siap' menghadapi jaman yg serba cepat dan canggih ini..
--
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sharif Dayan
Sent: 8. joulukuuta 2007 17:28
To: [Indo-StarTrek]
Subject: [Indo-StarTrek] Re: Pusat Antariksa Biak
Salam Sejahtera...
Pada Jumat, 7 Desember 2007, Alidjaja Ivan menulis:
> Akhirnya Capt. Sharif turun juga....
Dua minggu saya cas (charge) batere...:-) Kalau model Data
mungkin enak,
cukup lepas kulit kepala, lalu 'batere' positronnya langsung
diisi
sekian detik...
> Ngomong2 ttg PAB (Pusat Antariksa Biak), saya kok ngerasa
bahwa kita itu
> tertinggal 50 tahun dengan
> Rusia ya? Jgn teknologi yg mereka 'share' dgn kita itu
teknologi yg
> lama...
Secara umum, dasar yang digunakan sama adanya. Yang dipentingkan
adalah
alatnya ada termasuk ahlinya sekalian. Orang-orang Indonesia
banyak yang
pandai tatpi kekurangan alat dan dana.
Sekian tahun silam, siapa yang memandang Korea dan Taiwan ? Yang
dikenal
pada mereka adalah sebagai pemnuat tetiron barang-barang AS.
Sekarang,
mereka menjadi salah satu raja peralatan canggih. Apakah mereka
lebih
pandai dibandingkan orang-orang Indonesia ?
> Saya kok juga punya feeling jika kt akan partisipasi di luar
angkasa 20
> tahun lagi..
Siapa yang percaya bahwa kapa selam dan pesawat tempur akhirnya
menjadi
kenyataan ? Para penentang kerasnya sejak awal justru dari
kalangan
kemiliteran. Tapi tetap saja ada yang tidak gentar dengan itu.
Saya tidak muluk-muluk dengan teknologi sekarang, yang penting
adalah
menyiapkan para generasi setelah kita. Itu dimulai sekarang.
Sayang kan,
kalau kita hanya asyik berbicara sendiri di antara kita, padahal
itu
bisa diwariskan pada penerus kita ?
Tahun depan, sekiranya diizinkanNya, saya akan mengajak
teman-teman
lulusan Taman Siswa Sungai Gerong untuk kembali membelanjaka
buku bagi
adik-adik kami di pelosok kabupaten Banyuasin itu. Saya berharap
bahwa
kelak merekalah yang menjadi peewujud harapan Anda itu, harapan
kita semua.
Siapa mau ikut ? Tut tut tut...! <lagu anak-anak>
Sharif Dayan
[Non-text portions of this message have been removed]