diskriminasi selera seni.. anggota partai startrek tidak mendapat porsi sama sekali di tayangan tv, maupun toko & rental2 DVD sehingga harus mencari tontonan kesukaannya lewat japri
heheheh On 1/8/10, iful <[email protected]> wrote: > Eri > video klipnya menarik semua, kita seharusnya bisa buat, dng pamain-pemain > dari semua 'aliens2' di IST > he he he ;D > > IMHO sekedar opini aja, > Bagi gue 'diskriminasi ada 3 jenis/tingkat: > > 1.) natural, jelas tapi sensitif, ini yg sering sering diperjuangkan krn > sering memicu konflik berdarah dan intimidasi antar mayoraitas ke pada > minoritas, spt: Suku, Ras, Agama. > Mungkin suku atau ras, lambat laun bisa berkurang friksinya (tapi tidak bisa > hilang samasekali). krn sangat jelas - kasat mata perbedaannya. Namun, gue > yakin bisa berkurang krn mulai banyak terjadi perkawinan atar bangsa/ras. > Gue masih ingat waktu SD masih sering mengisi form dng ada kolom "dari suku > mana?". Sekarang (umumnya) instansi swasta sudah jarang mencantumkan kolom > "suku" diaplikasi karyawan. Hanya tinggal satu kolom yaitu isian "agama". > Seharusnya ini juga tidak perlu. Bahkan KTP seharusnya menghilangkan data > agama. Krn ini bentuk diskriminasi juga. Idealnya seperti Passport, yaitu: > tidak ada agama, suku. ras. Yang ada hanya Nasionality. maklumlah ini > masalah status hukum lihat no.3 > > 2.) natural tapi suka diremehkan (baca: diabaikan) krn tidak sampai koflik > massa. > Ini umumnya berkaitan dng Seks, Gender, orientasi seks, life style yg > nyentrik dan perbedaan usia -> spt yg dicontohkan dlm video clip dari > posting dibawah. Dimana anak kecil (lebih muda) diremehkan oleh teman2 yg > lebih senior. Tapi lucunya video clip tersebut masih mendiskrirminasikan > gender. Terlihat cewek cuma dianggap sebagai penoton bola ...eh . > penggembira ..eh .penganggum pemain bola . Seharusnya, di antara pemain > senior terdapat juga beberapa pemain-pemain bola cewek. Ya khan? > > 3.) tidak natural (bikinan) dan tidak atau bukan isu sensitif tapi malah > ternyata diperlukan oleh kelompok (society). > Spt status hukum.(ini jelas selama masih terhukum seseorang harus > didiskriminasikan di penjara), Kebangsaan (baca: status hukum nasional suatu > negara), > kemudian anggota partai, anggota geng, brother hood (spt senioritas di > sekolah-sekolah), status sosial (ini bisa juga bikin koflik juga kalo status > sosial atas bermain-main dng hukum), status profesi ...dan lain lain. > Waktu kita SMA, anak rangking 1 di klas 2 maka ketika naik kelas 3, murid > seluruh klas 2 yg ber-ranking 1 akan digabung jadi satu klas . Maklum > diskriminasi ini "diperlukan" oleh guru supaya cara mengajar tidak timpang > dlm satu kelas. alias terjadilah diskriminasi IP > he he he > > ada yg mau nambahkan? > > /ivul > > On Fri, Jan 8, 2010 at 1:14 AM, ER [Energy Revolution] < > [email protected]> wrote: > >> >> >> HUMAN RIGHT #2: >> >> Don't discriminate. >> >> These rights belong to everybody, We have the right to be respected, >> whatever our differences. >> >> Please spare your 1 minutes of your time to watch this video: >> >> http://www.youtube.com/watch?v=kNxdjkjXpxI >> >> ER >> >> ---------------------------------------------------------- >> >> Support Energy [R]evolution Now! >> >> www.human-earth.blogspot.com >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> >> >> > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > ============[[email protected]]=========== > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ------------------------------------------------------ > Website: http://www.indo-startrek.org > Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > Friendster: http://www.friendster.com/isc2006 > Facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=37387153891 > =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups > Links > > > >
