Sama aja dengan industri pelacuran. kompleks pelacuran kalo mau didemo jg 
percuma karena DEMAND-nya tetap ada.
Nah, dengan memutus rantai DEMAND, maka Sinar Mas akan sedikit 'malu' dan 
ujung2nya minta bantuan pemerintah utk
meng-convinced para perusahaan2 tersebut agar memakai product Sinar Mas dengan 
alasan palm plantation khan sudah
seijin pemerintah, jadi mestinya legal dong (bgt menurut mereka)...

Kalau kepepet amat, entar sinar mas pake isu: 'gw sih kalo mau nutup plantation 
ga apa2, tapi gmn dengan pegawai2 yg kerja?
apa pemerintah mau nanggung jawab?'

atau pake strategi: 'kalau yg saya ilegal dan dianggap merusak lingkungan, bgm 
dengan plantation yg lainnya?'

yah begitulah...




________________________________
From: Ario at Yahoo dot Com <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, 22 March, 2010 12:59:38 PM
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan hutan!

  
Gitu ya? Berarti pemilihan sasaran merujuk ke hasil. Setuju juga sih. Daripada 
buang abab bekoar-koar ke Sinar Mas dan pemerintah Indonesia, nggak ada 
hasilnya, mending ke user-nya. Pinter juga mereka.

Ario
-- boikot Filma, Kunci Mas, Smart, DP Mall, dan lain-lain anak perusahaan Sinar 
Mas! --

____________ _________ _________ __
From: "arlandi1974@ yahoo.com" <arlandi1974@ yahoo.com>
To: Indostartrek Mailing List <indo-startrek@ yahoogroups. com>
Sent: Mon, March 22, 2010 12:28:54 PM
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan hutan!

Sinar Mas gak bakal peduli dg image perusak lingkungan. Let's face it, di 
negara ini lingkungan gak jadi isu yg penting. 
Beda dg perusahaan multinasional. 
Justru bagus greenpeace mendemo Nestle karena ini akan membuat Sinar Mas 
merasakan langsung akibatnya. 

Pemerintah Indonesia yg di demo? Hehehe 
Becanda kali ya? 
Mana mau peduli? 
Kali ciliwung yg di ibukota aja pemda dki gak peduli. Banjir tahunan yg melanda 
Ibukota aja gak peduli. Apalagi ini hutan belantara nun jauh di sana. Bodo 
amat. 
Apalagi sekarang bukan musim kampanye. 

Beda kalau isu lingkungan mempengaruhi seberapa banyak hutang yg bisa dipinjam 
pemerintah. 

Was not sent from iPhone, Windows Mobile, Symbian, Moblin nor Android device. 

-----Original Message----- 
From: Ario at Yahoo dot Com <progexprotv@ yahoo.com> 
Date: Sun, 21 Mar 2010 22:17:29 
To: <indo-startrek@ yahoogroups. com> 
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan hutan! 

Halah, untuk ACFTA aja pemerintah nggak ada langkah apa-apa, yang udah 
jelas-jelas here and now! Apalagi untuk yang bicara masa depan yang belum 
kelihatan di depan mata? Coppenhagen Summit juga a big joke! Sulit dah 
mengharapkan para pemerintah, apalagi pemerintah Indonesia. 

Siapa tadi yang komentar, hari ini lagi aktif banget sih, jadi gampang lost 
track, kita sama pemerintah kan sama-sama manusia, kenapa jadi beda? Ya 
bedanya, mereka adalah manusia yang dapat duit dari kebijakan-kebijakan itu, 
sementara kita adalah manusia yang dapat duit dari tetesan keringat dan darah. 
He he he... ya beda dong. 

Kelihatannya memang harus bergantung dari Greenpeace dan rekan-rekan, serta 
para pendukungnya dan gerilya-gerilya seperti para mahasiswa ini. Teknolog 
pasang surut, angin, panas Bumi. Banyak sih yang bisa dijelajahi kalo inovatif. 
Mungkin dari gerilya-gerilya seperti ini kelak bisa berkembang jadi teknologi 
yang paten dan efisien. Semoga aja. 

Bicara Greenpeace, gue agak bingung kenapa Nestle yang didemo ya? Boleh aja 
sih, tapi bukannya lebih tepat ngedemo Sinar Mas langsung for actually 
destroying the forest, atau malah pemerintah Indonesia for doing nothing about 
it? Kenapa ya? 

Ario 

____________ _________ _________ __ 
From: ivan <alidjajaivan@ yahoo.com. au> 
To: indo-startrek@ yahoogroups. com 
Sent: Mon, March 22, 2010 11:55:08 AM 
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan hutan! 

Kalo di negara laen, yg berperan itu researcher, govt dan swasta. 

Sent from BlackBerry® through subspace channel 

-----Original Message----- 
From: iful <iful.spock@ startrek .or.id> 
Date: Mon, 22 Mar 2010 11:47:39 
To: <indo-startrek@ yahoogroups. com> 
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan hutan! 

hmm ....kalo menunggu agak sulit untuk berkembang, apalagi kalo nunggu 
pasar, maksud saya, teknologi kritis spt ini seharusnya tidak menunggu 
kebutuhan pasar baru dikembangkan (mungkin berbeda dng product consumer 
dan gadget2), melainkan dilihat dari dampak dan kebutuhan masa depan. 

Nah.....lagi- lagi,.... yg punya kekuasaan untuk mengambil keputusan "berani" 
seperti ini adalah government bukan industri. 

/ivul 

2010/3/22 ivan <alidjajaivan@ yahoo.com. au> 

> 
> 
> Yg dimaksud mahal di sini adalah biaya instalasi dan perawatan. Seperti yg 
> kt ketahui, teknologi itu perlu berkembang sampai pada titik di mana secara 
> ekonomis itu disebut efisien. Menurut sy sih, biarkan teknologinya 
> berkembang dahulu, entar lama2 jg akan ekonomis. 
> 
> Soal pemerintah, berapa persen dana dari apbn utk research? 
> 
> Sent from BlackBerry® through subspace channel 
> 
> -----Original Message----- 
> From: ER <erianto.rachman@ gmail.com <erianto.rachman% 40gmail.com> > 
> Date: Sun, 21 Mar 2010 22:45:22 
> To: <indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. com>> 
> Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan 
> hutan! 
> 
> "mahal' itu sebenarnya relatif kalau yang turun tangan adalah negara. 
> membangun pembangkit listrik tenaga gas yang harganya trilyunan aja sanggup 
> 
> kok. 
> 
> ide2 ini ga mungkin bisa diwujudkan hanya dari swadaya masyarakat. 
> tapi kok kenapa negara cuek aja ya? itu pertanyaannya. .. bukankah pemimpin 
> negara itu adalah manusia juga? 
> apa bedanya manusia 'kita' dengan manusia pemerintah? 
> Apakah kita bukan termasuk manusia? atau mereka yang bukan manusia? 
> 
> Ada apa ini sebenarnya? 
> 
> 
> Salam, 
> ER 
> 
> 
> 
> 2010/3/21 ivan <alidjajaivan@ yahoo.com. au <alidjajaivan% 40yahoo.com. au>> 
> 
> > No 1, msh mahal teknologinya bos. 
> > 
> > Sent from BlackBerryŽ through subspace channel 
> > 
> > -----Original Message----- 
> > From: Dwi Santoso <dwisantoso@ gmail. com <dwisantoso% 40gmail.com> > 
> > Date: Sun, 21 Mar 2010 21:18:18 
> > To: <indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. com>> 
> > Subject: Re: [Indo-StarTrek] Ada Break? Ada Kit Kat! Ada juga kerusakan 
> > hutan! 
> > 
> > Masukan dariku: 
> > 
> > 1. Energi listrik dapat diperbesar dari pasokan Pembangkit Listrik Tenaga 
> 
> > Ombak/Arus Laut. Kita punya laut selatan yang kuat arusnya, itu bagus 
> untuk 
> > sumber energi alternatif selain nuklir. 
> > 2. Air laut dijadikan bahan baku pembuatan air minum seperti yang sudah 
> > dilakukan oleh Arab Saudi sehingga tak perlu menguras mata air. Terakhir 
> ku 
> > tahu dari TransTV bahwa masyarakat di sekitar mata air yang dieksploitasi 
> 
> > oleh perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) mengalami sumur kering. 
> > Silakan dibayangkan jika kantung air bawah tanah menjadi kosong karena 
> > disedot untuk memuaskan hasrat masyarakat Jakarta. 
> > 3. Alihkan pemasaran kendaraan pribadi dari wilayah Jakarta dan kota 
> > satelit 
> > di sekitarnya agar tidak terjadi penumpukkan. Optimalkan angkutan umum 
> > sehingga aman dan nyaman serta rute yang dijalankan tidak tumpang tindih. 
> 
> > Namun proses optimasi ini mungkin mengharuskan perubahan sistem 
> remunerasi 
> > para supir dari "kejar setoran" menjadi "gaji tetap". 
> > 
> > 
> > Cheers, 
> > 
> > Dwi Santoso 
> > ------------ --------- --------- --------- ------- 
> > YM = anto_ti96 
> > FB = dwisant...@gmail. com <dwisantoso% 40gmail.com> 
> > ------------ --------- --------- --------- ------- 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed] 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed] 
> > 
> > 
> > 
> > ------------ --------- --------- ------ 
> > 
> > ============ [indo-startrek@ yahoogroups. com<indo-startrek% 40yahoogroups. 
> > com>]==== ======= 
> 
> > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community 
> > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." 
> > ------------ --------- --------- --------- --------- ------ 
> > Website: http://www.indo- startrek. org 
> > Forum: http://www.indo- startrek. org/forum 
> > Twitter: http://www.indo- startrek. org/twitter 
> > Milis: http://www.indo- startrek. org/yahoogroups 
> > Facebook: http://www.indo- startrek. org/facebook 
> > =/\= ============ ========= ========= ========= ========= = =/\=Yahoo! 
> > Groups 
> > Links 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 
> 
> 

[Non-text portions of this message have been removed] 

[Non-text portions of this message have been removed] 

[Non-text portions of this message have been removed] 

------------ --------- --------- ------ 

============ [indo-startrek@ yahoogroups. com]======== === 
[Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community 
"...to boldly go where no Indonesian has gone before." 
------------ --------- --------- --------- --------- ------ 
Website: http://www.indo- startrek. org 
Forum: http://www.indo- startrek. org/forum 
Twitter: http://www.indo- startrek. org/twitter 
Milis: http://www.indo- startrek. org/yahoogroups 
Facebook: http://www.indo- startrek. org/facebook 
=/\= ============ ========= ========= ========= ========= = =/\=Yahoo! Groups 
Links 

[Non-text portions of this message have been removed]





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke