My 2 cents about ETI: Mau ETI menampakkan diri atau First Contact dg umat manusia, toh umat manusia harus belajar berdiri di atas kakinya sendiri. Gak perlu bergantung dg bantuan alien segala. Kalau aliennya nanti tahu2 berniat jahat gimana?
Seperti film seri V. Bahkan Vulcan di Enterprise pun sering menghambat manusia maju. Was not sent from iPhone, Windows Mobile, Symbian, Moblin nor Android device. -----Original Message----- From: Dwi Santoso <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 4 Jun 2010 21:46:21 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [Indo-StarTrek] foto UFO di Kendari Mengapa ETI tidak relevan terhadap keberadaan manusia? Cheers, Dwi Santoso ---------------------------------------------- YM = anto_ti96 FB = [email protected] ---------------------------------------------- 2010/6/4 ER [Energy Revolution] <[email protected]> > > > Tidak ada yang bisa membuktikan saya benar atau salah. > > Tidak ada juga yang bisa membuktikan bahwa UFO itu bener2 alien atau Extra > Terrestrial Intelligent (ETI). > > So? The doubt continues. > > :-) > > Gw sering nonton History Channel mengenai UFO, USO, dll, dll. > > Entah kenapa semua pembahasan itu tidak menggelitik rasa ingin tau gw. > > Gw suka banget Star Trek dan gw yakin bahwa ETI ada di luar sana. > > Tapi gw ga percaya UFO. > > First Contact dengan Jin pernah dibahas di milis ini. > > Itu juga sebenarnya ga ada manfaatnya sama sekali. > > Sama dengan ETI, they have nothing to do with us. They are not relevant to > our existence. > > Menurut gw, human can be the master of the universe. > > We can and shall master space and time, matter and energy. > > Coba pahami sebentar maksud penjelasan gw ini. > > Jika manusia bisa menguasai space, time, matter, energy, maka tidak ada > lagi > batasan untuk explorasi. Galaxy Bima sakti yang tadinya sangat luas menjadi > sediit lebih kecil. > > Shall we meet ETI by then? > > I am not so sure. > > Kenapa? Karena gw lebih cenderung meyakini bahwa those ETI are too alien > for > us. > > Pertanyaan banyak ilmuwan: "Mengapa alam semesta ini diciptakan begitu > luasnya?" > > Azas Antropik menjawabnya dengan: "Alam ini tercipta sangat luas adalah > untuk mengantisipasi keingin-tahuan manusia yang menanyakan pertanyaan > itu". > > So, kalau kita sudah menguasai space, time, matter, energy, apakah kita > akan > menemukan ujung alam semesta. Jawabannya adalah TIDAK. > > Karena kemampuan itu sudah diantisipasi oleh Sang Pencipta. > > Bahkan apabila pun manusia sampai bisa accent to be a higher being seperti > Q, tetap tidak akan bisa menemukan batas alam ini. > > So apakah kita akan bertemu ETI? > > Jawabannya adalah YA! Akan tetapi they are not relevant to our existence. > > . > > Menarik eh? > > Ada tanggapan? Menarik juga untuk dibahas. > > Perbedaan pendapat itu menarik. > > > Salam, > > ER > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ============[[email protected]]=========== [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ------------------------------------------------------ Website: http://www.indo-startrek.org Forum: http://www.indo-startrek.org/forum Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups Links
