mas dan mbak, Sepertinya kalimat mas Joko "Anggota milis ini yang dari > Freeport bisa memberi klarifikasi", ditujukan untuk saya. Insya Alloh saya coba jawab, muda2han memuaskan.
Memang benar kata mas , pendakian dari Grasberg memang lebih dekat dan lebih cepat ke puncak. kerap kali sekelompok pekerja memanfaatkan kondisi ini dengan secara swakarsa inisiatif membentuk kelompok untuk mendaki (bukan program perusahaan). Tim ini tentunya disertai dengan pemandu yang berpengalaman dan (kadang) seorang anggota TNI dengan senjatanya tentunya. Hal ini dapat dimaklumi karena sebagian besar anggota tim memang bukan pendaki. Bahkan sering juga ikut pegawai wanita yang tidak punya pengalaman mendaki sama sekali. Tentunya terbayang dong, tingkat kesulitan yang tidak begitu tinggi, jika orang awam pun bisa sampai ke puncak jika melewati daerah eksplorasi PT Freeport. Kenyataan ini pula yang menjadi katalis saya untuk bekerja di sini. Walaupun perusahaan tidak mensponsori namun tentu perjalanan sepengetahuan perusahaan dan juga perijinan memang (katanya) sekarang (diper)sulit. Entah di pihak perusahaan atau di pihak yang berwenang lainnya (pemda/aparat keamanan). Saya pribadi belum pernah menjalani proses ini, karena baru beberapa bulan bekerja di sini dan belum pernah mendapat info resmi, hanya kusak kusuk saja. Tentunya saya akan terus mencari informasi tentang pendakian melalui daerah eksplorasi baik untuk kepentingan pribadi maupun teman2 di IBP. Oya mas joko,"Freeport jauh lebih makmur", emang iya? hehehhe tk, billie --- In [email protected], joko santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Sebagai tambahan informasi. > > Sekira 3 bulan lalu (sebelum puasa) ada tim studi > banding dari Freeport berkunjung di Sangatta. Di luar > presentasi resmi dan tanya-jawab santai sempat saya > tanyakan jalur ke Cartenz. Jawabannya agak > mengejutkan. Kata salah seorang, kalau cuaca baik > (pada bulan-bulan tertentu) tinggal 4-5 jam jalan dari > base camp. Kalau mau mendaki, tambahnya, bisa saja > (lewat Freeport) dengan mengajukan ijin terlebih dulu. > Sekilas, melihat peta lokasi dumping (timbunan) yang > ada di presentasi, puncak Cartenz tak sampai 2km lagi. > Ketinggiannya sudah hampir elevasi 4000 (d.p.l). > Berhubung yang memberi jawaban ini sudah di Freeport > sejak awal 90-an (yang tentu sudah hafal a-b-c policy > company) informasinya dipastikan sahih. Mengapa jalan > ini tidak dicoba? Anggota milis ini yang dari > Freeport bisa memberi klarifikasi. > >
