Ditemani sego teri, tempe mendoan, tahu isi dan wedang jahe di
Angkringan Sebul Senin malam itu kumpul juga beberapa rekan IBP. Jadi
juga ketemuan dengan Andi dan mbak Tita serta jumpa dengan Nanung lagi
sepulang dari Nepal. Juga temen2 yang datang belakangan.

Saling tukeran cerita jalan-jalan terakhir (episode kehilangan paspor
dan uang di Kathmandu atau ketlingsut di Camden), ajakan ke
tempat-tempat yang lebih menantang. Cartensz (sori 'ndi masih belum
pengen), Everest, Annapurna Sanctuary (yuksss...tahun depan atau tahun
depannya lagi), atau jelajah sekitar saja. Merauke, misalnya.

Maaf untuk Aris ngg bisa nemenin ke Karimun, saya malah ke Krakal dan
Wediombo sekedar mengenang masa kecil disana. Tepus dan Siyono udah
berubah sama sekali. Jalanan nan mulus, kebun ketela pohon di kanan
kiri sangat kontras dengan kesan gersangnya Gunung Kidul era 70an.

Thanks sekali lagi untuk temen2 yang udah nyempetin dateng.

Salam,
Ambar



--- In [email protected], "Ambar Briastuti"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Kopdarnya ngg muluk2. Cuma silahturaim saja. Saling tatap muka, jadi
> ngg hanya tatap email. Rencana sih malem sehabis isya', yah biasanya
> jam buka angkring (semoga) juga sampai pagi.
>

Kirim email ke