Pak Aris,

Bener nggak sekarang ini walaupun di Baduy dalam, mereka "kenal" uang.
Dulu waktu aku nginep disana (di Cikeusik), aku sodorin uang dan dia mau.
Kalau nggak mau biasanya mereka bilang "TEU WASA" alias nggak boleh alias 
tabu alias pamali.





"Aris" <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
12/10/2008 10:10 AM
Please respond to
<[email protected]>


To
<[email protected]>, <[email protected]>, "'marley gultom'" 
<[email protected]>
cc
<[email protected]>
Subject
RE: [indobackpacker] Baduy : Potret Kehidupan di Lain Dunia dan 
Fakta-Faktanya






Betul! Kalau mau ke Baduy Dalam, bisa nginap di Rumah Ayah Sang-sang, Pak
Sardi, 
Mereka terbiasa dengan tamu.

2 tahun silam, saya ngajak anak saya 3 tahun, kami bermalam di Baduy dalam 
1
malam dan di saung 1 malam, Dan dalam perjalanan, karena kami ingin 
belajar hidup ala mereka..
Jadi nggak bawa makanan, kami makan apa yang mereka makan..

Tapi, anak saya tetap kami bawakan makanan..

Kalau mau belajar survival, belajarlah sama orang suku pedalaman..

Di saung, sarapan pagi Nasi + Garam + daun rebus
Makan siang Nasi + Sayur Pakis
Makan Malam Nasi + sayur Pakis lagi...

Photo tengok di http://odesya.multiply.com/photos/album/62/Inside_Baduy

Ini beda banget kalau ikut ikut Tour ke Baduy!

Tahun ini saya ada rencana trip ke Mentawai Siberut Trekking? Ada yang
minat, Plan Juni atau Juli
Lama trip total 12 days.....Budget, 3.6 juta sudah termasuk tiket!

Atau ada yang mau teriak2x di Hutan di Bukit 13? Ketemu orang kubu/ anak
dalam...

Salam
ARIS

Kirim email ke