mohon agar balasan saya ini di loloskan oleh moderator (mbak ambar..:D )..
agas opini yang terbangun tidak berat sebelah..saya ingin menshare kan sedikit saja pandangan saya tentang keimigrasian singapore.. 1. untuk masalah di-banned..seharusnya tanyakan dulu kepada diri sendiri..kenapa KTP dan Passport bisa lain (terlepas dari diperiksa atau tidak)..apakah anda menembak surat2 anda?? apakah anda tidak menjalankan kewajiban anda sebagai warga negara sehingga anda harus memiliki tanda pengenal yang berbeda datanya?? jika itu murni kesalahan cetak dari pemerintah kenapa anda tidak memprotesnya dari awal?? karena saya pun kadang mengalami kesalahan seperti itu dan saya langsung memprotesnya.. 2. saya pernah dan bukan hanya sekali masuk singapore dan di periksa KTP nya.. namun bagi saya itu fine-fine saja..toh itu adalah kewajiban petugas imigrasi dalam mengecek setiap manusia yang keluar masuk dari negaranya..jadi jangan ber-asumsi bahwa lewat batam or lewat changi lebih baik.. itu adalah hak2 prerogative petugas imigrasi sebagai garda depan dari suatu negara.. memang kita kesana untuk meng"hambur"kan uang.. tapi berapa banyak pula yang kesana untuk rusuh?? memangnya petugas imigrasi tahu kalau anda mau meng"hambur"kan uang?? 3. saya meng"kuote" pernyataan teman kita bung budi "singapore sangat memandang rendah bangsa indo apalagi umat muslimnya"...bung, jangan memasukkan unsur2 SARA di indobackpacker..karena itu bukanlah suatu alasan pembenaran...jujur, saya chinese..dan setiap saya memasuki singapore..saya juga selalu kena interogasi petugas imigrasi..disuruh ke kantornya..diperiksa KTP-nya..tidak selalu memang tapi sering.. dan bukan cuma saya saja yang chinese yang kena periksa..sering juga teman2 saya yang chinese kena periksa, ditanya bawa berapa duit?? tinggal di mana nanti di singapore..dll..jadi bukan karena faktor muslimbung budi..juga bukan karena faktor indonesia-nya..karena singapore sangat berharap pemasukan dari turis indonesia, dan orang indonesia adalah pembelanja paling besar di singapore..jadi tak ada alasan bagi mereka untuk mendiskriminasi turis asal indonesia.. 4.saya menuliskan ini semua bukan karena saya membela singapore..tapi semata2 untuk mengingatkan kita agar introspeksi terhadap diri kita sendiri, sebab dari reply yang saya baca sebelum2nya kebanyakan menyudutkan petugas imigrasi negara lain yang melakukan tugasnya dengan benardan tegas.., tidak seperti petugas imigrasi kita yang kalo jam 12 malam udah gak tahu hilang kemana juntrungannya.. seperti yang teman kita alami..apa sebabnya data dia bisa lain?? apakah disengaja?? or tidak sengaja?? dan berapa banyak lagi yang mencoba2 masuk negara lain dengan data2 palsu?? seharusnya kita sadari dulu kenyataannya barulah kita men-judge orang lain. 5.Mohon maaf jika ada kata2 saya yang tak berkenan, saya hanya menyalurkan pendapat saya tanpa harus di benarkan or disalahkan, murni ini pandangan saya dari sudut berbeda, dan tanpa bermaksud sok tahu or sebagainya..karena pandangan seseorang berbeda didasari dari apa yang pernah dialaminya... 6.akhir kata... VIVA INDOBACKPACKERS SOCIETY...Luv you guys so much...:D mari kita majukan dan promosikan terus Indonesia dimanapun kita berada.. Regards, Edi budi setiawan wrote : dear all, Bukan maksud manas-manasin situasi,tp sya setuju banget sama opini sdra rahman,singapore sangat memandang rendah bangsa indo apalagi umat muslimnya,padahal kita kesana mau heppy happy,buang duit,dll.... Ada pengalam sya waktu masuk ke s'pore via darat dari KL pas pergi sama istri sya thn baru 2009 kmrn,pas di imigrasi,sya digledah abis-abisan, ditanya ini itu,are u a fanatic lah,bla..bla. .bla..sampe trakhir (entah disengaja/tidak) kartu keberangkatan sya dr indo ga dimasukkin ke pasport sya,alhasil pas masuk indo lagi,diminta kartu itu,sya tdk punya,jadi sya diintrogasi lagi di cengkareng,capek kan....secara keseluruhan dr perjalanan sya & istri ke KL & S'pore,sya dan istri lebih milih KL,makanan lebih murah&enak2 di KL,blanja jg lebih murah di KL,dan org2nya lebih bersahabat di KL. Buat yg di banned masukk s'pore jgn bersedih,masih ada kuala lumpur yg bs jadi batu loncatan buat kliling dunia,last thing i wanna say is " all singaporean out there,who the hell are u guys...." Untuk moderator,maaf kalo agak kasar,tp itu yg bener gw rasain sama negara itu,skali lagi maaf.... Salam, Ito Teuku Rahman wrote: > Lita, singapore memang brengsek. Saya lebih setuju itu. Mengapa? > Saya adalah org yg selalu mengalami masalah setiap masuk S'pore. Di imigrasi > saya tidak pernah mulus bisa masuk tanpa pemeriksaan berkali-kali. Alasan > mereka adalah karena nama saya mirip dengan nama seorang kriminal. Aneh kan? > Jadi setiap melewati petugas imigrasi saya digiring masuk ke ruangan khusus > untuk diinterogasi lebih dari 1 jam. Semua bawaan saya digeledah dan > diperiksa. Beruntung saya selalu membawa dokumen pribadi dan kedinasan > lengkap, karena saya seorang pegawai negeri sipil. Mungkin anda berpikir > kenapa saya tidak mempergunakan paspor dinas RI? Tentu saja karena beberapa > kali saya mengunjungi S'pore adalah untuk tujuan pribadi. > Namun bukankah seyogyanya perlakuan imigrasi mereka harus lebih sopan > mengingat tujuan saya ke S'pore adalah untuk 'menghamburkan' uang yang pasti > dan lebih pasti akan meningkatkan devisa negara itu? Mungkin mereka berpikir > saya adalah penjahat atau teroris, mengingat nama saya berbau Islam. Terus > terang saya sangat tidak nyaman diperlakukan demikian, karenanya saya jadi > kapok dan malas untuk mengunjungi S'pore, kecuali bila terpaksa sekali. > Menurut saya S'pore tidak terlalu istimewa untuk dikunjungi, jadi nggak usah > sedih dan berkecil hati apabila anda dilarang masuk S'pore, karena masih > banyak tempat dan negara lain yang lebih pantas dan jauh lebih indah untuk > dikunjungi. > Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3 > http://downloads. yahoo.com/ id/firefox/ > [Non-text portions of this message have been removed] > 1.
