kalo kita menyadari tentang hal tsb.. kenapa kita hrs bertanya??? saya kira 
disini kita tidak perlu saling bertanya dan menyalahkan siapapun.. tapi yang 
terpenting adalah sampai sejauh mana peranan kita yang dapat kita sumbangkan 
untuk menangani bencana tsb. mari kita sama-sama berpartisipasi dan 
menyumbangkan pikiran kita untuk mengatasi hal tsb... 
BERSAMA KITA BISA!!!

ADAN HARAHAP

-----Original Message-----
From: priyo w [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, April 11, 2005 8:17 AM
To: [email protected]
Subject: Re: indofirstaid.com: i need help!!!




Singkat aja kok Mas:

Kita (orang endonesia) masih meremehkan kesiagaan, dalam arti seluas2nya. 
Ngeremehin asuransi,
tabungan, mitigasi, perencanaan, dll deh pokoknya yg sifatnya siaga.

So, sebenernya pertanyaan Mas Ivan nih retoris banget (marah sama sapa nih Mas 
he he he...). Tapi
begimanapun harus ada orang yg mempertanyakan itu, supaya kita (orang 
endonesia) cepet2 sadar
bahwa yg namanya kedamaian & ketenangan bisa terenggut kapan saja, tanpa 
peringatan.

priyo

--- Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Mas Ivan:
> Kalau dikatakan orang Indonesia tidak peduli terhadap
> bencana, tidak tepat mas...
> Kemarin sewaktu saya meninggalkan Sibolga (2/4/05)
> masih banyak sukwan kita ke Nias kok...
> Yang menjadi masalah adalah republik ini tidak pernah
> mau belajar dalam membentuk sistem tanggap darurat.
> Kita sudah berkali-kali terkena bencana; Maumere
> (90-an), Nabire, Alor, Aceh dan terakhir Nias. Namun
> tidak ada pelajaran yang bisa dipetik; kita hanya
> terperangah dan 'gendadapan' saat ada bencana.
> Sewaktu bencana Nias terjadi, saya berada di Sibolga
> dan sempat berdiskusi dengan seorang safety dari NHN
> yang kebetulan pernah ikut latihan ERT di luar sono.
> Ia mengatakan sebaiknya Indonesia harus memiliki suatu
> sistem tanggap darurat yang berdasarkan pada kemampuan
> masing-masing daerah dalam penanganan kedaruratan.
> Di US misalnya (kata dia) masing-masing distrik
> memiliki tim ERT yang mobile dan siap digerakkan kapan
> saja jika ada distrik lain yang membutuhkan. ERT ini
> terdiri dari tim rescue dengan kemampuan penyelamatan
> di berbagai situasi dan kondisi ditambah dengan unit
> MFR dan EMT-Paramedic.
> Konsep mobile ERT ini sudah diadopsi oleh berbagai
> perusahaan besar di Indonesia semacam Freeport,
> Newmont, KPC dll. Hanya nampaknya PEMDA dan Jakarta
> (baca: pemerintah pusat) tidak memiliki hal ini.
> Nah masalahnya, bagaimana dengan Indonesia? Nggak ada
> mas... WOng aturan untuk pembentukan ERT di setiap
> propinsi atau distrik aja nggak ada...
> Kalaupun ada KSR itu seperti 'timun wungkuk jaga
> imbuh' yang tidak dipayungi oleh oleh suatu
> undang-undang sehingga susah untuk bergerak sehingga
> ya repot... Basarnas pun jumlah dan kemampuannya
> sangat tidak memadai beda dengan US Coast Guard,
> Pasukan Bomba Malaysia, ERT Australia, dll yang
> memiliki kemampuan dan peralatan yang sangat memadai
> (chopper, kapal, dll).
> AS
> 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/CybhMB/SOnJAA/xGEGAA/5HyolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

=================
Kirimkan pesan anda melalui alamat 
Jangan lupa kunjungi http://indofirstaid.com 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke