Caiyo...... Sahabatku dulu pernah bilang, "kalo kalian nanti terjun ke lapangan ngebantu masyarakat, trus pas waktu itu ada wartawannya (TV), jgn tampang kalian yg kalian tunjukkan dulu, tapi "punggung" kalian."
Yup, atribut PMI, selalu, terutama dalam setiap baju lapangan PMI, di bagian punggungnya ada lambang PMI yang besar. Lambang adalah identitas, lambang juga pelindung; representasi dari kebanggaan, keteguhan, kebersamaan, keberanian dan cermin kemanusiaan. Lambang Palang Merah dan 5 Kelopak Melati-nya tidak lahir begitu saja. Ia melalui proses, sejarah, dengan makna filosofis yang menjadi semangatnya. Bagi para relawan yang menghayati semangat "relawan", khususnya PMI, tentu mengerti betul apa itu tugas-tugas seorang relawan. Bekerja membantu dan menolong masyarakat yang terkena musibah atau bencana. Dengan segala resiko baik mental maupun fisik. Yang belum tentu itu akan membuat dia jadi kaya, terkenal, atau berkuasa. Tapi, dia tahu apa yang dia lakukan. Dan, relawan terus melangkah. Soal publikasi ato tidak, secara pribadi memang bukan persoalan, karena hal itu tergantung dari niat masing-masing orang, kita ikhlas ato tidak. Yang jelas, untuk sebuah organisasi, semacam PMI, mestinya harus lebih di ekspos ke masyarakat sehingga lebih tau tentang PMI, lebih mengerti peranan dan tujuannya, serta kegiatannya dalam membantu masyarakat. Sehingga nantinya, mudah2 an, masyarakat akan semakin respek, mendukung, dan memiliki "sense of belonging" ke PMI? Bukankah PMI salah satu aktor dalam sejarah merebut dan mempertahankan kemerdekaan kita? ;) ____________________________________________________________________________________ We won't tell. Get more on shows you hate to love (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. http://tv.yahoo.com/collections/265

