Terlepas dari fakta bahwa darah itu sangat dibutuhkan dan tindakan-tindakan semacam itu memang meningkatkan jumlah darah yang terkumpul;
Begimana pun juga, kalo kata orang Belanda - yang sangat strict soal prinsip - salah adalah salah dan ngawur adalah ngawur. Ada orang Indonesia yang sudah lama tinggal di sana yang pernah berkata soal partai-partai yang sibuk melakukan bakti sosial menolong para korban bencana, dia berkata kurang lebih begini maksudnya: Tugas partai bukan menyumbang, tugas dia adalah legislatif, dan dia mesti kerjakan itu dan bukan malah mengambil kerjaan pihak lain. Partai yang melakukan hal semacam itu berarti memancing di air keruh, mencari keuntungan dari situasi. Dan saya tambahkan dengan kata-kata saya sendiri adalah: OPORTUNIS yang KEJI. Dan lebih jauh lagi dia berkata: Boleh saja kalau orang-orang partai melakukan kegiatan-kegiatan sosial atau amal, tapi gunakanlah nama masing-masing, nggak perlu bawa-bawa nama partai, program, atau memasukkan unsur kampanye di dalamnya (atau sebaliknya, memasukkan donor darah dalam kampanye?). setan --- salkamal tan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Hmm hello semua > > Memang sih sedikit berlebihan kalau memasang foto > wajah sang Ketua. Tapi saya pikir tidak ada salahnya > juga sih. Toh dengan begini kan kegiatan donor darah > jadi makin marak. Jadi stok donor darah juga makin > banyak. Mudah2an kegiatan2 tersebut tidak hanya > sebatas wacana menjelang pilkada. > > Tapi saya justru lebih aneh lagi dengan banyaknya > poster atau pamflet atas nama Fauzi Bowo tentang > NARKOBA. Karena saya pikir para pemakai dan pengedar > Narkoba gak akan berhenti dari aktivitasnya karena > fotonya dia terpampang disitu. Lagian cuma pesan > doank. Mendingan bikin kegiatan yang aksinya lebih > nyata. Tul gak? Atau saya salah? Hehehe ____________________________________________________________________________________ Need Mail bonding? Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396546091

