Salam Lestari..!!
Beberapa taun belakangan ini seperti yang kita tau bersama, kalo 17 Agustus
atau bulan Agustus TNGP ditutup untuk pendakian, dengan alasan untuk menjaga
ekosistem Gunung Gede dan Pangrango, ditakutkan ada kebakaran hutan, dll...
Saat ini YSI akan menyelenggarakan Upacara detik" proklamasi Republik
Indonesia ke 63 di Lembah Mandala Wangi, puncak Pangrango, dengan ini juga
kami ingin mempertanyakan alasan yang jelas mengapa TNGP ditutup setiap
bulan Agustus...
Kami membutuhkan dukungan dari teman" skalian, yang setuju dan mendukung YSI
untuk menyelenggarakan upacara peringatan detik" Proklamasi Republik
Indonesia ke 63 di Lembah Mandala Wangi, puncak Pangrango, Taman Nasional
Gunung Gede Pangrango..
Untuk bentuk dukungan:
- bagi organisasi Pecinta Alam dapat mengirimkan email yang berisi nama
organisasi, nama kampus, alamat organisasi, ditanda tangani oleh ketua
organisasi, cap stempel organisasi dan mencantumkan kop surat organisasinya.
Isi petisinya menyatakan "Mendukung Yayasan Survival Indonesia untuk
menyelenggarakan upacara peringatan detik-detik proklamasi Republik
Indonesia ke 63 di Lembah Mandala Wangi, puncak Pangrango, Taman Nasional
Gunung Gede Pangrango" lalu discan dan dikirimkan ke email YSI di
yayasansurvivalindo [EMAIL PROTECTED] com dan CC ke email TNGP di
[EMAIL PROTECTED] id.. Hasil scan ini akan diprint dan untuk dijadikan
pegangan
YSI secara tertulis.
- bagi perorangan yang tidak bergabung di organisasi pecinta alam tapi mau
ikut serta mendukung acara ini, dapat mengirimkan email [EMAIL PROTECTED] com
dan CC ke TNGP, [EMAIL PROTECTED] id, berisikan
Nama, Alamat, Tempat dan Tanggal Lahir (identitas diri) dan menyatakan
"Mendukung
Yayasan Survival Indonesia untukmenyelenggarakan upacara peringatan
detik-detik
proklamasi Republik Indonesia ke 63 di Lembah Mandala Wangi, puncak
Pangrango, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango"
Untuk jumlah peserta umum dibatasin sebanyak 250 orang, karena mengingat
kapasitas Lembah Mandala Wangi tidak cukup besar untuk menampung lebih
banyak peserta..
Walaupun sudah ada surat tertulis ke TNGGP dan CC ke Menpora, kami dan untuk
peserta yang mau ikut bergabung dalam upacara 17 Agustus tetap mematuhi
prosedur yang berlaku, yaitu mendaftar atau booking seperti biasa yang
dilakukan kalo mau naek ke Gede atau Pangrango. Untuk masalah ini, akan
diatur oleh panitia.
Diminta bantuannya untuk menyebar luaskan acara ini sehingga dapat
terselenggara dengan baik dan lancar, dan untuk kedepannya agar bulan
Agustus TNGGP tetap dibuka untuk umum..=)
Salam Lestari..!!
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi :
Hery Macan 0813.8560.1951
Thea 021.980.809. 52 / 0812.182.1984