Fyi


----- Forwarded Message ----
From: Palang Merah Indonesia <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, February 27, 2009 11:11:33 PM
Subject: [PMI-news] Mobilisasi Tim Medis untuk Korban Banjir di Solo


Mobilisasi Tim Medis untuk Korban Banjir di Solo
 
Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Solo memobilisasi tim medis untuk 
memberikan pelayanan kesehatan bagi korban banjir di Kelurahan Joyotakan, 
Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/2). Ini merupakan pelayanan 
kesehatan PMI yang kedua untuk para korban pascabanjir yang terjadi pada Rabu 
(25/2). 
Tim medis yang dikerahkan adalah untuk mengantisipasi warga yang rawan terhadap 
pusing, gatal-gatal, dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) yang merupakan 
penyakit pascabanjir.  
“Kami mengerahkan 1 orang dokter, seorang perawat, dan obat-obatan serta 3 
relawan Satgana yang berpengalaman dalam memberikan pertolongan pertama,” kata 
Budi Purwanto, staf PMI Cabang Kota Solo. Budi menambahkan, warga Kelurahan 
Joyotakan yang terlayani pengobatan untuk hari ini sebanyak 150 warga. “Selain 
melakukan pengobatan, kami juga memberikan penyuluhan kesehatan bagi warga yang 
ingin menanyakan kondisi mereka,” jelas Budi.
Pelayanan kesehatan oleh PMI Cabang Kota Solo telah dilakukan sejak hari Kamis 
(26/2), yaitu di Kelurahan Sumber dan kelurahan Kaditiro, Kecamatan Banjarsari. 
Hingga hari ini, pengobatan telah diberikan kepada 230 pasien yang mayoritas 
merupakan kalangan orang tua dan anak-anak.  PMI akan kembali memobilisasi tim 
medis, Sabtu (28/2), untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir 
di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari. Dijelaskan dr. Betty 
Prasetyaswati dari tim medis PMI Cabang Kota Solo, selain sebagai salah satu 
respon PMI saat bencana, pelayanan kesehatan ini juga dilakukan setelah adanya 
permintaan dari warga. 
“Banyak warga meminta mereka mendapatkan pelayanan kesehatan pascabanjir ini. 
Kami juga akan mengupayakan untuk memberikan pengobatan gratis kepada mereka,” 
kata dr. Betty.  Untuk mendukung respon banjir ini, PMI Daerah Jawa Tengah 
telah mengirimkan 200 terpal, 208 peralatan kebersihan (hygiene kit), dan 1 
tenda pleton. “Bantuan ini sudah kami salurkan ke PMI Cabang Kota Solo untuk 
segera disalurkan kepada korban banjir sesuai data asesmen di lapangan,” kata 
Muhammad Nashir, Kepala Bidang Humas PMI Daerah JawaTengah. 
Banjir yang terjadi pada Kamis 26 Februari 2009 di kota Solo Jawa Tengah 
menyebabkan sungai Bengawan Solo meluap. Akibatnya terjadi banjir dengan 
ketinggian 50 cm hingga 1 meter di sejumlah wilayah. Kecamatan Serengan dan 
Banjarsari merupakan daerah yang paling terkena dampak banjir.  
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:Arifin Muh. Hadi, Kepala Divisi 
Penanganan Bencana Markas Pusat PMI, Hp. 0811 943 952, Tlp. 021-799 2325, ext. 
222 atau Budi Purwanto, staf PMI Cabang Kota Solo. Kontak Media: Aulia Arriani, 
Hp. 0816 795 379. E-mail. p...@palangmerah. org. www.palangmerah. org.
 




      

Kirim email ke