----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


APARAT DIDUGA ADA DI BALIK AKSI PERACUNAN MAHASISWA

        JAKARTA  (SiaR, 18/12/98),  Aparat keamanan diduga ada di belakang aksi
peracunan terhadap para mahasiswa yang melakukan demo Kamis (17/12) kemarin.
Hal ini diungkap oleh sejumlah mahasiswa dan anggota Tim Relawan  pada SiaR.
"Mereka menggunakan sebuah mobil Kijang putih dan sedan Mercy berwarna
merah," ujar sumber SiaR.

        Para penumpang Kijang putih dan Mercy berwarna merah itu melakukan aksinya
dengan mendatangi para mahasiswa yang tergabung dalam Forkot dan Famred yang
berkonsentrasi di sekitar Gedung JHCC. Dengan sikap yang simpatik mereka
langsung membagikan roti dan minuman aqua pada para mahasiswa yang memang
kehausan dan kelaparan.

        Banyak mahasiswa yang langsung melahapnya. Namun, apa yang terjadi?
"Banyak mahasiswa muntah-muntah dan ada beberapa orang yang pingsan," ujar
seorang mahasiswa. Seorang anggota Tim Relawan yang dihubungi SiaR
menyatakan, bahwa sudah positip pada mekanan yang dibagikan kepada para
mahasiswa itu ada racunnya. "Kami menyimpan sebuah botol aqua yang kalau
dicium beraroma obat nyamuk Baygon. Kami kini tengah menyelidiki sejumlah
roti yang kami curigai ada racunnya," ucap seorang anggota Tim Relawan.

        Seperti telah diberitakan SiaR sebelumnya, Kamis siang kemarin sekitar 12
ribu mahasiswa gabungan Forum Kota (Forkot), Komite Mahasiswa dan Rakyat
untuk demokrasi (Komrad), Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi
(Famred), Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) dan Gerakan
Mahasiswa Pancasila Untuk reformasi (Gempur) kembali melakukan aksi  menuju
Gedung dan Mapolda.

        Beberapa orang menduga aparat keamanan sengaja melakukan aksi tersebut
setelah gagal menggembosi aksi mahasiswa lewat berbagai cara. "Mereka lantas
meniru aksi spontanitas anggota masyarakat dan kelompok ornop, yang selama
ini memang selalu melakukan aksi spontanitas mendukung mahasiswa dengan
berbagai makanan dan minuman," ujar sebuah sumber SiaR.

        "Kita semua sekarang harus lebih waspada, karena aparat kian mengembangkan
cara-cara keji untuk membungkam gerakan mahasiswa," lanjutnya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Dec 1998 jam 13:37:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke