----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

KOLOM SUPANGKAT:

Menlu Alatas dan Menlu Portugal sudah direncanakan akan merampungkan Tripar-
tite dengan Sekjen PBB Kofi Annan pada akhir bulan ini. Tiba tiba Kofi Annan
me-
ngeluarkan undangan yang mempercepat pertemuan itu menjadi hari Minggu dan
Senin ini.

Dipercepatnya Tripartit tingkat Menlu ini menimbulkan kecurigaan dan telah me-
nyebabkan maraknya spekulasi bahwa perundingan Tripartit Nugroho-Neves-Mar-
ker mengalami kemacetan atau deadlock, padahal sudah hampir rampung tinggal
masalah masalah kecil yang masih harus dituntaskan. Tidak terlalu substansial
hingga Marker merencanakannya untuk diserahkan kepada tingkat Menlu akhir
bulan ini.

Politik mutung Indonesia telah  menimbulkan salah tafsir diseluruh dunia yang
sa-
ngat merugikan pihak Jakarta yang seolah olah telah menawarkan kemerdekaan
kepada rakyat Timtim kalau sampai Otonomi Plusnya ditolak, itupun bukan oleh
kabinet Habibie, tapi oleh rejim baru hasil pemilu Juni 1999.

Namun nasi sudah menjadi bubur, kemerdekaan Timtim sebagai opsi seolah olah
sudah diterima dan Otonomi Plus seolah olah sudah ditolak. Kedua pandangan ini
keliru karena pemerintah Habibie sebagai pemerintah yang tidak mempunyai le-
gitimasi merupakan pemerintah peralihan menjelang pemilu Juni 1999 dan semen-
tara ini hanya merupakan rejim ad interim yang disebut di Ameirka sebagai
"lame
duck".

Bagaimanapun juga Sekjen PBB Kofi Annan mau memaksakan dobrakan juga
dan mengharapkan Alatas dan Gama menandatangani Perjanjian Otonomi luas
sebagai solusi Timtim.
Mungkin mereka akan melihat apa jadinya kalau sudah ditandatangani, apakah
akan berhasil mematikan politik mutung Indonesia yang merupakan bunuh diri
itu, ataukah kerusuhan di Timtim akan lebih marak mengarah ke perang sauda-
ra lagi?

H.S. Hidayat Supangkat
PBB

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 3 Feb 1999 jam 22:23:07 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke