----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Thursday 04 February 1999 16:00 UTC



** KORBAN KERUSUHAN DI ACEH TERNYATA LEBIH BANYAK

** KOREA SELATAN BERSEDIA ADAKAN KTT DENGAN KOREA UTARA

** KONFERENSI DOPING DI SWIS PUTUSKAN AKAN BENTUK BIRO DOPING INDEPENDEN

** TOPIK  GEMA WARTA: KEMBALI JATUH KORBAN AKIBAT ULAH APARAT DI ACEH




* KORBAN KERUSUHAN DI ACEH TERNYATA LEBIH BANYAK
Menurut LBH Aceh korban jiwa akibat kerusuhan kemarin jauh lebih banyak
dari yang dilaporkan pihak kepolisian. Pihak berwajib menyebut jumlah
korban jiwa dua orang, tetapi menurut LBH jumlah korban setidaknya tiga
belas orang dan ratusan warga lain cedera. Asal muasal kerusuhan adalah
ketika ribuan warga mengadakan rapat akbar di Desa Malang Ulim Idi Cut,
Kabupaten Aceh Timur. Salah seorang pembicara dalam pertemuan itu konon
anggota Gerakan Aceh Merdeka, GAM. Ketika polisi melepas tembakan,
massapun mulai mengamuk. Sejak itu suasana Aceh kembali tegang. Di
kawasan lain di Sumatera konon juga mulai ada benih-benih kerusuhan.
Pemerintah memperingatkan akan bahaya kerusuhan yang melibatkan agama,
seperti yang terjadi di Ambon dua minggu lalu. Di sana sempat terjadi
kerusuhan antara Muslim dan Kristen yang menewaskan 65 orang warga.


* KOREA SELATAN BERSEDIA ADAKAN KTT DENGAN KOREA UTARA
Korea Selatan pada dasarnya menyambut baik tawaran Korea Utara untuk
mengadakan perundingan tingkat tinggi. Namun Seoul mengimbau negara
tetangganya agar tidak mengenakan persyaratan. Korea Utara kemarin
menegaskan, pihaknya berencana untuk berunding dengan Korea Selatan
tahun ini juga dan bersedia membicarakan semua masalah. Namun ada
syaratnya juga, antara lain bahwa Korea Selatan harus menghentikan
kerjasama militer dengan Amerika Serikat. Awal tahun ini delegasi Korea
Utara dan Korea Selatan, bersama dengan delegasi Cina dan Amerika sudah
mengawali proses pemulihan hubungan kedua Korea. Korea Utara dan Korea
Selatan sampai sekarang belum mengadakan perjanjian damai, padalah
perang Korea sudah diakhiri dengan gencatan senjata pada tahun 1953.


* KONFERENSI DOPING DI SWIS PUTUSKAN AKAN BENTUK BIRO DOPING INDEPENDEN
Setelah berunding tiga hari, para peserta Konferensi Doping di Lausanne,
Swis, mencapai kesepakatan untuk membentuk biro doping internasional
independen. Badan ini bertugas memberantas penggunaan doping oleh para
atlet. Para peserta tidak sependapat mengenai siapa yang mengelolah biro
tersebut: IOC, federasi olah raga nasional atau instansi pemerintah.
Masalah ini akan dibahas lagi tiga bulan mendatang untuk memutuskan
susunan pengurus biro doping tersebut. Kesepakatan juga tercapai tentang
sanksi terhadap para olahragawan yang menggunakan doping. Diputuskan
bahwa semua atlet yang menggunakan doping, kecuali pemain bola dan
pembalap sepeda, akan diskors dua tahun. Uni pembalap sepeda dan sepak
bola semula bersikeras agar bisa menerapkan hukuman yang sudah mereka
tentukan sendiri.


* DISIDEN CINA DIVONIS ATAS TUDUHAN SUBVERSI
Disiden Cina Wang Ce divonis hukuman empat tahun penjara karena dituduh
melakukan kegiatan subversi. Wang bulan Oktober lalu kembali ke Cina
setelah 10 tahun bermukim di Spanyol. Ia ditangkap ketika ia menyerahkan
uang 1000 dollar kepada aktivis Wang Youcai, salah satu pendiri Partai
Demokrasi Cina. Wang Youcai sendiri divonis hukuman 11 tahun penjara
bulan Desember itu. Dua orang lain yang ikut medendirikan Partai
Demokrasi Cina masing-masing divonis 12 dan 13 tahun penjara.


* ISRAEL TEMBAKI KUBU GERILYAWAN DI LIBANON SELATAN
Angkatan udara Israel menembaki kubu-kubu gerilyawan di Libanon Selatan.
Dua roket ditembakkan ke kawasan yang berbatasan dengan zona keamanan di
Libanon Selatan. Serangan itu merupakan aksi balasan terhadap serangan
Hezbollah dan Amal terhadap sasaran-sasaran Israel belum lama berselang.
Tidak diketahui apakah insiden ini menelan korban. Ini merupakan
serangan udara Israel yang ke tiga belas tahun ini terhadap sasaran
teroris di Libanon Selatan.


* SEORANG PRIA AMERIKA DIEKSEKUSI KARENA TINDAKAN KEJAHATAN DI MASA
MUDANYA
Di negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat, untuk pertama kali selama
empat puluh tahun, seorang pria dieksekusi berdasarkan tindak kejahatan
yang dilakukannya ketika ia masih belum dewasa. Ketika berumur 16 tahun,
Sean Sellers, yang kini sudah berusia 29 tahun, menembak mati seorang
pelayan toko dan orang tuanya. Menurut Sean Sellers, mereka itu
penyembah setan. Perjanjian PBB tentang hak anak-anak melarang
pelaksanaan hukuman mati terhadap pelanggar hukum yang belum akil balig.
Namun Amerika tidak pernah menandatangani perjanjian itu. Negara lain
yang juga tidak menandatangani perjanjian tersebut, adalah Somalia.


* DEWAN KEAMANAN PBB IMBAU POLITISI HAITI AGAR BEKERJASAMA
Dewan Keamanan PBB mengimbau para tokoh politik Haiti agar bekerjasama
dan melancarkan proses persiapan pemilihan umum. Imbauan itu muncul
menyusul pengumuman Presiden Haiti, Rene Preval, yang menyatakan bahwa
ia gagal membentuk komisi pemilu. Menurut Presiden Preval, para pemimpin
politik Haiti masih terlalu berbeda pendapat. Bulan lalu Preval
membubarkan parlemen yang dikuasai kelompok oposisi. Dengan begitu
Preval ingin mencegah jangan sampai pencalonan perdana menteri baru,
diblokir lagi. Preval menegaskan, ia memang memerlukan waktu yang lebih
panjang untuk membentuk komisi pemilu, tetapi ia menekankan pula bahwa
pemilu akan diadakan 'secepat mungkin'.


* DAN QUAYLE CALONKAN DIRI UNTUK PEMILIHAN PRESIDEN MENDATANG
Mantan wakil presiden Dan Quayle, resmi mencalonkan diri sebagai
presiden Amerika Serikat pada pemilu mendatang. Tokoh Partai Republik
yang berusia 51 tahun ini pernah menjadi wakil presiden di bawah
pemerintahan George Bush. Menurut dugaan Quayle akan bersaing antara
lain dengan putera mantan presiden Bush, George W. Bush Jr. yang kini
menjabat gubernur negara bagian Texas. George Bush juga dari partai
Republik. Dari pihak Partai Demokrat, wakil presiden sekarang, Al Gore,
merupakan calon yang paling besar peluangnya untuk menggantikan Clinton.
Tokoh Demokrat lainnya, Richard Gephart, sudah menyatakan tidak akan
mencalonkan diri.


* KEMBALI JATUH KORBAN AKIBAT ULAH APARAT DI ACEH
intro : Trauma dan panik akibat kerusuhan berdarah biasanya melanda
penduduk yang mengalaminya, seperti di Ambon. Di Aceh, menariknya, yang
justru panik adalah aparat keamanan kalau melihat kerumunan massa. Rabu
tengah malam tentara melepaskan tembakan ke arah lima ribuan massa yang
pulang dakwah di Desa Matang Ulim Idi Icut, kabupaten Aceh Timur setelah
beberapa orang meneriakkan "Hidup Aceh Merdeka". Akibatnya tiga orang
tewas, puluhan luka-luka dan 15 orang hilang. Sementara itu, kesediaan
Jakarta melepaskan Timor Timur, apabila penduduknya menolak tawaran
otonomi, juga makin bergaung di Aceh, yang mengalami berbagai bentuk
pelanggaran hak asasi manusia, jauh lebih lama ketimbang Timor Timur.
Demikian Yusuf Ismael Paseh, pengacara dewan nasional Walhi di
Lhokseumawae.

Yusuf Ismael Paseh [YIP]: Pada Rabu malam, memang ada satu da'wah Islam
biasa yang dikelola masyarakat, kemudian timbul isyu bahwa itu da'wah
Aceh Merdeka. Pertama da'wah itu akan diadakan di Idi Icut, pas di depan
kantor Koramil dan juga Kapolsek. Aparat mencoba mengatasi itu supaya
tidak diadakan da'wah di sana. Setelah mereka membuat podium, disuruh
bongkar oleh aparat supaya tidak diadakan da'wah di depan kantor Koramil
atau di depan kantor Polsek.

Di sana mereka melakukan da'wah yang pembicaranya beberapa orang dan
dihadiri oleh ribuan masyarakat, sampai da'wahnya selesai sampai jam 12
malam. Sepulang dari da'wah mereka memang kebanyakan melintasi jalan
Medan Banda Aceh. Di sana terletak kantor Koramil dan Kapolsek tadi.
Dalam perjalanan mereka, penyusup mencoba melempari batu kantor Polsek
dan Koramil. Di sana sudah ada pasukan berjaga-jaga dari Brimob dan
tentara. Karena ada yang coba memancing massa, sehingga massa jadi risih
dan kocar-kacir. Ada yang jalan kaki ada yang naik kereta dan ada yang
dengan mobil pick-up.

Tahu-tahu dalam kondisi seperti itu, masyarakat tanpa apa-apa di
tangannya, karena pulang dari da'wah, tidak ada senjata, tidak ada
parang, entah bagaimana, ABRI langsung melepaskan tembakan. Sehingga
banyak yang berdarah dan dua orang meninggal di dalam mobil, itu
kejadian pada saat itu. Selanjutnya banyak orang yang ditangkap dan
dilarikan ke rumah sakit.

Radio Nederland [RN]:Sampai hari ini berapa korban yang berjatuhan?

[YIP]: Ada tiga orang korban yang sudah dikebumikan. Kini masih ada
beberapa orang yang di rumah sakit. Menurut informasi dari masyarakat
ada beberapa orang yang hilang. Tidak jelas apakah mereka meninggal,
dibuang ke sungai atau melarikan diri, tapi yang jelas sebanyak 15 orang
dikabarkan hilang. Namun di sisi lain masyarakat menemukan juga bercakan
darah di jembatan Arakundo yang mereka menduga darah manusia yang sudah
meninggal, dibuang ke sungai. Tapi itu kebenarannya belum dilakukan
investigasi.

[RN] Tadi bapak mengatakan bahwa da'wah itu sebenarnya dilarang , tapi
akhirnya jadi juga. Mengapa sampai dilarang, pak?

[YIP]: Karena ABRI sangat risi sekarang terhadap keramaian-keramaian,
apalagi dengan isyu dakwah Aceh Merdeka. Dan dakwah itu sendiri dibuat
pas di depan kantor Koramil dan Kapolsek di Idi Cut itu. Saya tidak tahu
kenapa ABRI mengambil inisiatip untuk melarang dan membongkar podium
da'wah itu.

[RN]: Tapi apakah memang benar da'wah itu mengenai Aceh Merdeka?

[YIP]: Pada sisi da'wah yang didengar oleh masyarakat, memang beberapa
bagian materi da'wah itu menceritakan sejarah Aceh. Walaupun demikian,
pendakwah itu melarang orang berbuat makar, melarang orang merusak,
melarang orang-orang membuat aksi-aksi sepulang dari dakwah itu.

[RN]: Apakah benar di antara para hadirin ada yang meneriakkan yel-yel
Aceh Merdeka, Hidup Aceh Merdeka dan sebagainya?

[YIP]: Ya, benar tapi hanya sebahagian kecil. Karena keramaian massa
yang hampir mencapai lima ribu orang, memang ada yang meneriakkan
demikian. Tapi tidak jelas siapa yang meneriakkan itu. Karena dalam hal
ini susah mendeteksi apakah ada provokatornya atau bagaimana.

[RN]: Menurut pengamatan bapak, setelah pemerintahan Habibie bersedia
untuk melepaskan Timor-Timur, apakah keinginan itupun ada di Aceh? Untuk
kemerdekaan Aceh misalnya?

[YIP]: Semakin permasalahan Aceh tidak diperdulikan sama sekali oleh
pusat, semakin kondisi Aceh sangat hancur. Dalam beberapa bulan terakhir
ini hampir semua intelektual baik pemerintah, LSM kayaknya sudah sepakat
untuk mengumandangkan referndum agar terpisah dari Indonesia. Itu dengan
catatan semakin pemerintah Indonesia tidak menggubris sama sekali
tentang apa yang diinginkan Aceh, baik penyelesaian kasus pelangaran
HAM, ekses Operasi Militer maupun perimbangan ekonominya, ditambah
dengan kejadian-kejadian yang menelan korban sia-sia dalam beberapa
bulan terakhir ini.

[RN]: Apakah kejutan katakan dari pemerintahan Habibie itu juga bergaung
di Aceh?

[YIP]: Iya kita lihat memang ada arahnya ke sana, karena dengan ada
kondisi Timor Timur sekarang seperti itu, Aceh semakin lebih berpeluang
daripada Timor Timur itu sendiri. Kenapa? Karena Aceh memiliki traumatis
dan penjajahan yang terpanjang dalam kondisi kritis kehidupan
masyarakatnya. Latar belakang sosial ekonominya, faktor kemiskinannya,
namun di sini sumber devisa negara sangat besar yang diambil dari Aceh.
Saya kira semakin mengarah ke perjuangan untuk kemerdekaan itu sendiri.

Sekarang di Banda Aceh sedang berlangsung satu kongres mahasiswa
Serantau, yang membicarakan Aceh akan dikemanakan ke depan. Apakah
referendum, otonomi seluas-luasnya, apakah kemerdekaan tersendiri. Yang
sangat menarik SEMUR, sebuah lembaga yang dibentuk oleh para mahasiswa,
juga membentuk kemah di seputar simpang lima (pusat kota Banda Aceh,
Red.). Ada spanduk besar yang ukurannya satu meter kali tiga meter,
lebih besar dari daun pintu-pintu kamar, itu bertuliskan "Rakyat Aceh
butuh keadilan, Referendum Yes, Kodam No". Ini memang luar biasa.

[RN]: Demikian Yusuf Ismael Paseh pengacara dewan nasional Walhi di
Lhoksumawe.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Feb 1999 jam 17:13:14 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke