---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Media Anda - Soal Timor Timur Kelihatannya ada keinginan serius pemerintah untuk menuntaskan persoalan Timtim hingga tuntas. Sikap negara (pemerintah) bahwa bila usul pemberian status khusus dengan otonomi yang diperluas ditolak, maka akan meminta para wakil rakyat yang terpilih lewat pemilu mendatang untuk mempertimbangkan kemungkinan melepaskan Provinsi Timor Timur dari Negara Kesatuan RI melalui Sidang Umum (SU) MPR mendatang. Ini merupakan langkah luar biasa. 1. Tak ada gunanya kita mempertahankan sebuah wilayah, jika warga bangsa (masyarakat) dalam wilayah itu, tidak menginginkannya. Artinya untuk apa 'ngotot', jika rakyat Timtim memiliki pilihan sendiri? Toh jika RI 'ngotot' ini justru akan menambah isu internasional tentang ketidakbecusan 'hak asasi' di Tanah Air. 2. Jika lewat referendum rakyat Timtim menginginkan "memisahkan" diri, toh konsekuesinya akan ditanggung oleh Timtim. Artinya, apakah kemudian dia menjadi makmur atau kere? Apakah kemudian menjadi besar atau kecil, dan seterusnya?. Dan, bukankah ini akan mengurangi beban bagi RI sendiri. 3. Masih banyak wilayah lain yang justru perlu mendapat perhatian ekstra oleh RI seperti Aceh atau Irian Jaya yang justru selama 32 tahun membangun tidak mendapat perhatian pemerintah pusat. Sementara berapa ribu triliun devisa yang dihasilkan oleh kedua daerah ini. Mungkin kalau Aceh atau Irian Jaya juga menuntut referendum dan kemudian memisahkan diri, bisa jadi dia akan menjadi sebuah negara gemah ripah low jinawi. Maka, inilah yang juga harus mendapat perhatian oleh pemerintah pusat, yakni dengan menyelesaikan segala kasus dan masalah dialami daerah tersebut hingga tuntas. Iwan Ehet Jakarta Selatan ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 03:42:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
