---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Kritik Buat Mahasiswa Saya ingin menanggapi Merdeka terbitan tanggal 14 Januari, halaman VI, Kolom Forum Mahasiswa tentang "Bagaimana supaya Soeharto bisa secepatnya diadili". Menurut saya, seluruh rakyat Indonesia sudah tahu melalui media massa elektronik dan cetak, atau menyaksikan sendiri bagaimana mahasiswa dalam aksi demonya, telah menghujat Soeharto habis-habisan dengan caci maki yang saya pikir tidak pantas diucapkan. Mahasiswa telah memvonis Soeharto sebagai biang keladi KKN, koruptor ulung, terlibat kriminal pembunuhan politik, membuat rakyat sengsara selama 32 tahun membuat segera ambruk, pendusta, diktator dan lain-lain hujatan. Melihat hal itu, saya punya usul bagaimana supaya Soeharto bisa secepatnya diadili: 1. Mahasiswa harus membentuk tim penggugat Soeharto. Ketua dan anggotanya terdiri dari perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia. 2. Tim ini melaporkan delik aduan terhadap Soeharto kepada Kapolri, dengan tuduhan Soeharto telah menyalah gunakan jabatannya sebagai Presiden RI, terlibat kriminal pembunuhan politik, dan selama 32 tahun rakyat sengsara dan kelaparan. 3. Mahasiswa yang telah memvonis dan menghujat Soeharto dengan bermacam-macam tuduhan, mengumpulkan berbagai bukti atas apa yang dihujatkan. Bawa bukti yang sebanyak-banyaknya, dan tampilkan saksi-saksi termasuk Amien Rais, Gus Dur, Megawati, dan tokoh-tokoh yang dituduh makar dan lain-lain. Dengan cara itu Kapolri akan cepat memanggil Soeharto, karena ada orang yang dirugikan. Bila cukup bukti pasti Soeharto bisa segera diadili. Kalau semua itu dilakukan oleh mahasiswa maka bisa di bilang bahwa mahasiswa punya nyali, tidak hanya pintar demo dan ngomong, menghujat, dan menyalahkan orang lain. Mahasiswa jangan hanya minta pada Kejagung untuk mengadili Soeharto, sementara mahasiswa sendiri tidak punya keberanian untuk melaporkan/delik aduan pada Kapolri. Selain itu, rakyat sudah bosan demo, rakyat tidak butuh demo, demo membuat rakyat tambah sengsara, tambah miskin. Berhentilah berdemonstrasi. Seperti bulan puasa yang lalu tidak ada demo tenang rasanya. Rakyat inginkan ketenangan, bukan demo, itu yang harus dipahami oleh mahasiswa. Mat Haris, Cipinang Muara, Jatinegara. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 03:42:10 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
