----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Stockholm, 7 Februari 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

Untuk Akhi Harjo (Indonesia).

Terimakasih atas tanggapan dan masukannya, semoga Allah meridhai usaha
kaum muslimin dimanapun berada yang ingin tegaknya Pemerintahan Islam,
Khilafah Islam, hukum Islam dan Undang Undang Madinah dengan mencari
Ridha Allah.

Saya bukan punya banyak waktu, melainkan bagaimana menggunakan waktu
sebaik mungkin untuk tujuan memasyarakatkan Pemerintahan Islam, Khilafah
Islam, hukum Islam dan Undang Undang Madinah dengan mencari Ridha Allah.
Dimana ada waktu luang (apakah di tempat bekerja, di rumah atau dimana
saja), disanalah saya menuangkan pemikiran saya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

-------
Harjo wrote:

Saudara Ahmad sering menulis di milis ini, kelihatanya banyak waktu ya.

Menanggapi tulisan saudara, nampak bahwa saudara begitu menggebu-gebu
untuk memaparkan ide-ide saudara. Untuk menuju kesana tentu diperlukan
tahapan-tahapan seperti apa yang dilakukan Rosululloh dulu.

Alloh menurunkan wahyunya kepada Rosul secara bertahap. Pada tahap-tahap
pertama adalah ayat-ayat makiyah yang berisi tentang ketauhidan,
keimanan (aqidah). Sedang tahap-tahap berikutnya, setelah masyarakat
Islam kuat aqidahnya, baru turun ayat-ayat tentang hukum, perintah &
larangan (Madaniyah) sehingga para sahabat langsung menerimanya.

Saudara tentu sangat paham tentang proses turunya ayat yang berkenaan
dengan larangan khamar. Dan kita juga harus melihat kondisi saat ini
(fiqh waqi'), dimana saat ini Islamo phobia begitu kentara sekali, bukan
hanya di kalangan non Islam, tetapi juga pada kalangan Islam sendiri.
Padahal semua sepakat bahwa Islam adalah Rohmatan Lil Alamin, lalu apa
yang salah ?.

Yang  pertama adalah karena memang sesuai dengan sunatulloh bahwa selama
ada Al Haq (Islam) pasti ada Al Bathil (yang memusuhi Islam).

Kedua sesuai dengan firman Alloh bahwa mereka tidak akan henti-hentinya
memusuhi kaum Muslim sampai mengikuti millah mereka.

Ketiga karena musuh mereka (Barat) telah runtuh (Uni Sovyet), sehingga
mereka ganti mewaspadai & memusuhi Islam, lihat negara-negara yang
dijuluki sarang teroris adalah yang berusaha menerapkan nilai-nilai
Islam, seperti Sudan, Iran.

Keempat karena dendam atas kekalahan pada saat perang salib.

Kelima yaitu mungkin kesalahan kaum muslim yang "over acting",
tergesa-gesa, tidak berusaha memahami realitas yang terjadi, tidak
memahami keadaan global yang ada di dunia, dll. Jangankan mengajak
masyarakat (muslim-non muslim) untuk menegakkan hukum Islam/khilafah,
memelihara jenggot/ berjilbab saja, mereka sudah curiga.

Jadi untuk berdakwah diperlukan tahapan-tahapan & melihat sikon yang
ada, tanpa dibatasi target waktu (misal 23 th). Mudah bagi Alloh untuk
merubah kaum ini semua beriman, tapi Alloh memberiakan "PR" bagi manusia
(muslim) dengan ajaran Islamnya sebagai Rohmatan Lil Alamin sebagai
wakilnya di muka bumi untuk mendakwahkan Islam & menentang syetan yang
mengajak ke neraka. Kita lihat berapa prosen kaum muslimin yang paham
tentang Islam dari 90% kaum muslim di Indonesia ?.

Oleh karena itu dakwah yang paling tepat saat ini adalah mengenalkan
Islam pada mereka, dan membuktikan dengan amalan, dan membuktikan bahwa
Islam adalah Rohmatan lil Alamin (dakwah), tanpa dibatasi waktu.

Sekali lagi dengan bukti amalan yang nyata. Mungkin kita tidak melihat
masa kejayaan Islam, tapi Insya Alloh  anak - cucu kita nanti. Dalam
dakwah Alloh tidak melihat hasil, tapi melihat usaha & Dakwah merupakan
syarat bagi predikat khoiro Ummah, merupakan perbuatan terbaik,
pahalanya saangat besar & sebagai risalah bagi para nabi.

Wallohualam
Wassalammu'alaikum Wr. Wb.
------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Feb 1999 jam 09:04:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke