---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: DdCBS Dear Netters, Bapak Armindo Mariano, Ketua DPRD TK I pilihan Jakarta, dalam salah satu surat kabar nasional menjelaskan bahwa ia akan memulai perang saudara di Tim Tim bila kemerdekaan menjadi nyata disana.Betapa malunya saudara saya ini, dikalah orang melihat kedepan dia malah melihat ke belakang. Saat orang ingin bebas dia ingin dikurung. Saya mungkin terlalu bias, tetapi masuk akalkah, seseorang yang selama pemerintahan orde baru banyak mengumpulkan kekayaan ini rela memulai perang saudara hanya karena adanya suatu perubahn politik? Relakah saudara Armindo yang sewaktu di zaman pergolakkan diuntungkan oleh Fretelin (dia tidak dipenjarah layaknya anggota partai politik lain karena IPAR-nya kebetulan Menteri Kesehatan Republik Timor Leste yang diproklamirkan pada tahun 1975) kembali melawan kawan lamanya? Orang tua saya adalah pengikut partai APODETI yang dipenjara di Aileu dan akhirnya dibebaskan beberapa bulan kemudian setelah disiksa mati-matian. Bung Armindo? Dia begitu menikmati hari-hari indahnya dengan iparnya tanpa suatu masalah apapun. Mengapa sekarang dia menginginkan peran saudara? Kata orang di Dili Armindo itu adalah Buaya Angin-Anginan. Omon kosong. Ini hanyalah gertak sambal. Armindo setahu saya adalah penakut ulung yang selama ini hanya bersembunyi dibawah ketiak ABRI dalam menjalankan fungsi brutalnya. Banyak orang Timor yang hilang selama perannya membantu ABRI dalam menumpas GPK. Mau apa lagi bung Armindo? Apa anda takut kehilangan kursi ketua DPR atau menjadi Gubernur Autonomy palsu? Jangan bayak bualan. Sudah saatnya membiarkan rakyat menentukan jalan hidupnya.BUNG ARMINDO OMONG KOSONG DAN PENJILAT BESAR (No 2 setelah Harmoko). Haksolok ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 9 Feb 1999 jam 09:10:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
