----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Omar Khayam: "THE  RELATIVITY OF  SAHRAWIANISM"  (Part II)

MENUJU ZAMAN EMAS PERADABAN BANGSA INDONESIA ABAD KE 21.

----------------------------------------------------
CATATAN:

"THE  RELATIVITY OF  SAHRAWIANISM"  (Part I),Indo-news Thu, Jan. 28,
1999, sbb:
Koreksi untuk Part I, page 7 of 12: Hal ini tentu tidak adil bagi
"rakyat yang harus bayar  hutang tsb." padahal pejabat2 "Orde Lama"
terus berpesta pora. ( "Orde Lama" dirubah menjadi "Orde Baru").

"THE  RELATIVITY OF  SAHRAWIANISM"  (Part II):
Reference,yang menarik,berguna,lihat Posting Indo-news tgl.Feb.2-1999,
berjudul "Tanda2 kedatangan Jesus".
-----------------------------------------------------

SAHRAWIAN ADALAH SABDA ALLAH MENURUT APOCALYPSE JOANES (BUKU INJIL).

Atas ijin Allah YMK.,maka dalam bagian ini Omar akan ceritakan
mengenai rahasia besar peradaban bangsa2, yang selama ini belum
terungkap seluruhnya "RAHASIA 2000 TAHUN". Bila setelah membaca anda
bertanya,bagaimana mungkin sudah diramal sejak 2000 tahun lalu, maka
jawabnya Allah Maha Besar.

Bila Sahrawianism itu bersifat universil maka seharusnya ada
penjelasan yang "tuntas" baik secara logis maupun transcendental
(rohani). Pandangan dari segi logika maka sudah Omar paparkan secara
singkat dalam The Relativity of Sahrawianism (Part I) yang lalu.
Sedang secara transcendental maka Omar akan paparkan dalam Part II
ini, dengan mengambil sudut pandang umat Kristiani yang berdasarkan
Wahyu Joanes,sebagaimana sudah tertulis selama hampir "2.000 (dua)
ribu tahun" dalam Injil Perjanjian Baru. Semoga pemaparan ini dapat
membantu anda lebih memahami arti dan tujuan Sahrawianism tsb.diatas.

Dalam setiap membuat tulisan maka Omar selalu memerlukan adanya wahyu
Ilahi. Tanpa wahyu itu maka tulisan tidak ada kekuatan mantap.
Ternyata wahyu ini berkaitan satu dengan karya tulisan lain. Sebagai
contoh adalah judul wahyu yang terkenal dan tertulis dalam Injil yaitu
Apocalypse Joanes (John, Johannes) yang artinya "pembukaan rahasia"
berupa tulisan2 berdasarkan vision dari sang rasul pada jaman dia
hidup. Karena bukan murid Jesus meskipun pemeluk Kristen, Rasul Joanes
ini sempat diragukan kebenarannya. Demikian juga untuk zaman kita
sekarang, bentuk tulisan atau cara pengungkapannya banyak mengandung
symbol pada jaman tsb. Agar bisa mengerti apa yang dimaksud dalam
wahyu tsb. maka kita memerlukan pencocokkan antara yang ditulis dengan
kenyataan zaman. Tulisan ini juga apocalypse terhadap wahyu tsb.

Tentunya dengan assumsi bahwa "Iman" kita tidak berobah, dus hal ini
berarti untuk bisa "menerima arti wahyu Apocalypse Joanes" maka
pertama bagi yang beragama Kristen, anda harus yakin dulu bahwa apa
yang tertulis dalam Injil adalah hal yang "benar". Kemudian agar bisa
"membaca" maka yang kita perlukan adalah "pencocokkan" tsb.diatas
dengan kenyataan sejarah dan agama.Hal ini sudah tentu perlu wahyu
(dan waktu), sesuai termaksud diatas. Ternyata wahyu tsb.muncul
setelah Omar cocokkan Sahrawian dengan  Apocalypse John dalam Injil
tsb.Juga ternyata bahwa Sahrawian tsb.diatas tidak lain adalah "Sabda
Allah".

Apocalypse Joanes ini memang luar biasa,karena meliputi semua zaman
peradaban manusia dari permulaan Masehi hingga akhir Millenium III dan
yang dalam Injil tsb. disebut "The Alfa and the Omega". Bagi orang
Muslim maka untuk mengerti terjemahan dan ramalan2 atau symbol2 serta
tulisannya Rasul Joanes tsb. diperlukan adanya "wawasan luas"
(undisclosed mental block) terhadap agama Kristen. Bagi Muslim sejati
dan seutuhnya maka hal ini tidak jadi masalah karena sebagaimana kita
tahu bahkan Nabi Isa dikenal  serta disebut dalam kitab2 suci agama
Islam . Ini juga berarti Sahrawianism merupakan Sabda Allah dalam
menyelaraskan kedua agama tsb. Dimasa yang akan datang, kedua umat
beragama tsb.harus bisa hidup rukun berdampingan agar selamat,demikian
juga semua umat beragama lainnya, semua harus bersatu padu. Semua ini
dilakukan karena Sahrawian adalah "The Faithful and the True" ("Yang
Setia dan Yang Benar") "SABDA ALLAH" (The Words of God) dan "King of
Kings and Lord of Lords" (bahasa Arab ISRA'IL).

Dalam mengembangkan teori "The Relativity of Sahrawianism" maka Omar
harus mencari predikat untuk motivasi daripada "expansi Sahrawian
berkuda" dari Gurun Sahara kesepanjang peradaban Sei-Nil. Pada mulanya
namanya "Sabda Alam" karena sifat2 alamiahnya tsb. Setelah memahami
arti Wahyu Joanes (lihat Reference,Indonews-Feb.2'99),maka Omar sadar
dan yakin, nama yang tepat adalah "Sabda Allah". Semua kejadian2
tsb.ternyata sudah diungkap sejak ditulis dalam Wahyu Joanes pada masa
2000 tahun yang lalu. "Sahrawian adalah Sabda Allah, The Words of God,
dan King of Kings, Lord of Lords (Arabic "Isra'il")".

Sabda Allah dengan Jesus Kristus adalah dua hal yang berbeda (jangan
disatukan pengertiannya). Hal ini dapat Omar buktikan dari Wahyu
Joanes tsb. Ada juga asumsi, bahwa perbedaan dalam menterjemahkan
dokumen asli dengan yang tertulis dalam Injil, karena kemungkinan
terkooptasi dengan pengaruh yang kuat oleh kaum Kristiani yang sedang
mengalami repressif pada jaman kekuasaan Romawi. Akibatnya adalah
semua ramalan2 yang bersifat Sahrawianistik,kemudian terbaca sebagai
"dilimpahkan" kepada sifat2 Jesus, padahal sifat2 Jesus berciri "kasih
Ilahi", sedangkan sifat2 Sabda Allah, berciri "Yang Adil dan Yang
Benar".

Bagi anda yang belum mengenal Rasul Joanes III yang menulis Wahyu ini,
maka dapat diceritakan sbb:
*Wahyu Joanes ditulis ditempat pengasingan P.Patmos di Efesus,
sekarang Turki, antara tahun 96 setelah Masehi. Waktu itu daerah
Efesus tsb.berada dibawah kekuasaan dari Kerajaan Romawi dibawah
Kaisar "Domitianus Flavius" yang sangat kejam terhadap orang2 Kristen
(mati terbunuh pada tahun 96 M). Jadi dapat anda bayangkan betapa
tua-nya Wahyu Joanes ini, bila kita simak sejarah bahwa di Indonesia
pada tahun yang sama itu tercatat cuma ada pendatang orang India dari
(Kistna?) dan ada bukti pecahan keramik orang Cina,dari dinasti Han
(dulu kosong-melompong,apakah masih ada yang ngotot mengenai soal Pri
dan Non-Pri?).Orang Cina "sudah ada" di Indonesia sejak dulu. Sedang
agama Islam masuknya pada abad 15.

WAHYU 14:14-20: "UTUSAN ALLAH MENGAYUNKAN SABIT MENUAI BUMI"

Ramalan ini ditulis oleh Rasul  Joanes (Wahyu 14:14-20), 3-4 abad
sebelum agama Islam dikenal. Ramalan ini cocok apabila "Sabit"
diterima oleh para pemeluk sebagai symbol agama Islam (Nabi Mohamad
SAW). Khusus untuk ini Omar tidak memberikan komentar atau penjelasan
apapun, tetapi kutipan lengkapnya sbb:

* Kemudian saya melihat, maka nampak suatu awan putih.Diatas awan itu
duduk seorang yang kelihatan-nya seperti manusia.Dikepalanya ada
sebuah mahkota emas,dan ditangannya ada sebuah sabit yang tajam.
*Kemudian seorang malaikat lain keluar dari Rumah Allah. Dengan suara
yang keras, ia berseru kepada yang duduk diatas awan itu,"Ayunkanlah
sabitmu itu dan tuailah sekarang, sebab sudah waktunya untuk
panen;bumi sudah matang untuk dituai". *Lalu dia yang duduk diatas
awan itu mengayunkan sabitnya ke bumi, maka bumi pun dituai. Kemudian
saya melihat seorang malaikat yang lain lagi keluar dari Rumah Allah
disurga. Ia pun memegang sebuah sabit yang tajam. Setelah itu, seorang
malaikat lain, yang berkuasa atas api, datang dari "mezbah". Dengan
suara yang kuat ia berseru kepada malaikat yang memegang sabit yang
tajam itu,"Ayunkanlah sabitmu itu dan keratlah buah buah pohon anggur
di bumi, karena buah2nya sudah matang". *Maka malaikat itu mengayunkan
sabitnya kebumi dan menyabit buah-buah anggur dari batangnya, lalu
melemparkannya kedalam 'alat pemeras anggur amarah Allah' yang meluap
luap. *Buah2 anggur itu diperas di luar kota, dan dari alat pemeras
anggur itu mengalirlah darah seperti sungai, sejauh tiga ratus
kilometer, dan sedalam hampir dua meter. *

Selanjutnya adalah ramalan2nya yang cocok dengan peristiwa2 modern.
Hal tsb.dapat dengan jelas kita "baca" berdasarkan pemahaman
Sahrawianism. Prinsipnya salah satu dosa utama manusia dan yang
menyebabkan  'amarah Allah' adalah dosa yang berupa 'penghisapan darah
manusia' melalui penjajahan atau penguasaan fisik ,ekonomi dan moneter
dalam arti se-luas2nya. Penjajahan atau penguasaan fisik bisa kita
lihat dalam sejarah perang dimasa lalu.Bahkan dimasa lalu, pajak
ditarik oleh Gereja, orang Kristen dengan Kristen saling bunuh
memperebutkan daerah jajahan. Dalam bidang ekonomi, moneter maka uang
petrodollar dari Timur Tengah disimpankan pada Bank2 di Eropa yang
kebanyakkan dikuasai dan dikelola oleh orang2 Yahudi. Mereka semuanya
menikmati dosa2 itu. Bagi orang2 (Indonesia) yang mengalami
kesengsaraan2 tsb., Allah menjanjikan "keadilan & kebenaran". Kalau
mau rukun dan kerja keras maka akan datang "kemakmuran".Tugas
Sahrawian untuk memimpinnya. Dalam Wahyu Joanes, yang diperlambangkan
dengan "binatang buas" adalah sistem penguasaan ekonomi  dan moneter
oleh bangsa2 yang bergabung dalam G7. "Binatang buas" ini memiliki 7
kepala (Negara2 Industry didunia) dan 10 tanduk yang masing2
bermahkota (berarti negara2 lain sebagai anggotanya).

WAHYU 12:1-6: "MASA AWAL KELAHIRAN SAHRAWIAN".

*Lalu terlihat di langit sesuatu yang ajaib dan luar biasa. Seorang
wanita yang memakai matahari sebagai pakaiannya, sedang berdiri diatas
bulan. Di kepalanya terdapat sebuah mahkota yang terdiri dari dua
belas bintang.Wanita itu sedang hamil,dan karena sudah waktunya untuk
melahirkan,maka ia berteriak kesakitan. Lalu kelihatan pula di langit
sesuatu yang ajaib. Ada seekor naga merah yang besar sekali yang
mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.Setiap kepalanya memakai
sebuah mahkota. *Dengan ekornya ia menyeret sepertiga dari bintang2
dilangit dan melemparkannya ke bumi. Naga itu berdiri di depan wanita
yang mau melahirkan itu dengan maksud menelan anaknya, begitu ia
lahir. *Lalu wanita itu melahirkan seorang anak LAKI2 YANG AKAN
MEMERINTAH SEMUA BANGSA DENGAN TONGKAT BESI. Tetapi anak itu dirampas
dari wanita itu lalu dibawa kepada Allah dan ke hadapan tachtanya.
*Maka wanita itu lari ke padang gurun, ke tempat yang sudah disediakan
oleh Allah baginya. Ditempat itu ia akan dipelihara 1260 hari lamanya
(3.5 tahun). "TUGAS" dalam Wahyu 12:5 ini sama dengan "TUGAS" dalam
Wahyu 19:15.

PENJELASAN: Wanita identik dengan ibu (pertiwi)."Memakai matahari
sebagai pakaiannya". Matahari terbit di Timur,didaerah Asia. Memakai
matahari sebagai pakaiannya berarti titisan dari Kekaisaran Jepang.
Terjadinya pada zaman penjajahan Jepang (Mart 9, 1942 - Aug.14, 1945)
karena diperlambangkan sebagai Naga merah yang besar sekali. Sedangkan
"bulan" berarti pada malam hari, dan "mahkota yang terdiri dari 12
bintang" berarti pada jam 12, sehingga bila dijadikan satu dapat
di-artikan "Seorang wanita yang sedang hamil pada suatu malam jam 12,
sewaktu Jaman Pendudukkan Jepang, melahirkan seorang anak
laki,dst...". Identitasnya adalah "WONG Jowo" bila digabung Wahyu
12:13 (*diberi dua sayap Garuda untuk terbang.).

Tujuh kepala dan sepuluh tanduk menunjukkan persekutuan negara2
pemimpin Eropah yang jumlahnya 7 dan anggota semuanya 10. Mereka
bersatu dalam kelompok seperti "binatang buas" sedunia yang selalu
memangsa bangsa2 lainnya yang lemah. Hal ini terbukti dizaman sekarang
dengan adanya kelompok negara industri G-7 dan Jepang menjadi salah
satu anggota utamanya. Kemudian "Lari kepadang gurun" berarti lari
mengungsi ketempat "wilderness" (undisclosed). Sedangkan lamanya 1260
= 3.5 tahun adalah sama dengan masa penjajahan Jepang.Sedang Matahari
adalah lambang Kekaisaran Jepang (agama Budha).

Wahyu Joanes itu dibuat satu abad setelah Masehi, sehingga jelas yang
dimaksud bukan Jesus sebagaimana sering ditafsirkan,juga ramalan itu
hanya untuk masa depan. Kalau bisa harap anda baca seluruh Wahyu
Joanes dari awal (kalau di-ulang terlalu panjang, dan bagi yang tidak
ada Injil untuk dibaca, cukup dengan copy tsb). Disebutkan masa
ramalan adalah setelah Malaikat Ketujuh meniup sangkakala
(trompet),berarti masa yang dimaksud adalah (666 artinya 3 kali
"bintang Daud" ), yang merupakan sepertiga seluruh waktu ramalan. Jadi
akhir ramalan adalah 3 x 666 = 1998 (lengsernya Suharto). Bintang Daud
adalah symbol dari negara "Israel" (Pejuang Allah).Angka 666
disymbolkan "binatang buas" (yang menghalalkan riba Yahudi) untuk
berkuasa 1998 tahun. Kuasa monopoly USD, berakhir  tahun 1998 (krismon
& binatang baru Euro).

WAHYU 12:13-14: INDONESIA, TEMPAT PILIHAN ALLAH UNTUK SAHRAWIAN:

*Dan tatkala NAGA itu melihat dirinya terbanting kebumi itu, maka
iapun mulai mengejar Wanita yang telah melahirkan anak laki-laki.
*Tetapi kepada Wanita itu diberikan "dua sayap Garuda (Eagle)", supaya
ia terbang ke padang gurun dimana si ULAR itu tidak mencapai dia, dan
dimana dia dipelihara selama satu masa, dan dua masa dan setengah masa.

PENJELASAN: Sebagaimana dulu Allah YMK.,telah memilih tanah Israel
untuk kelahiran Jesus,dan tanah Arab untuk kelahiran Nabi Mohamad SAW,
maka pilihan tanah tempat kelahiran Sahrawian tsb.adalah INDONESIA,
yang diperlambangkan dengan "dua sayap Garuda". Sahrawian sebagai
"kiriman" tidak sama dengan "Nabi" akan tetapi bersifat "yang adil,
dan yang benar". Ada satu hal yang menarik terbaca dari tulisan Wahyu
tsb. yaitu penggunaan Naga pada permulaan, akan tetapi berubah menjadi
Ular dibagian akhir. Tulisan yang berbeda ini jelas tercetak dalam
Injil terbitan Wali Gereja Indonesia. Hal tsb.memang yang benar karena
Naga diperlambangkan kekuasaan Jepang dan Ular tua diperlambangkan
kekuasaan Belanda. Masa pelarian juga dua, pertama (jaman Jepang)
jelas 1260 hari, dan kedua disebutkan satu masa dua masa, dan setengah
masa. Cara penyebutan tsb. cocok bila kita kaitkan dengan kedua Clash
Belanda.Lalu dari segi macrocosmic maka Wahyu Joanes yang ditulis pada
tahun 96M dinilai luar biasa teliti.Secara microcosmic ramalan
Jayabaya (th.1135M) memaparkan detail identification.

WAHYU 19:11-16: "SAHRAWIAN ADALAH SABDA ALLAH ATAU ISRA'IL".

*Kemudian saya melihat surga terbuka,lalu nampak seekor kuda putih.
Penunggangnya bernama "Sang Setia dan Sang Benar". Ia adil dalam
memutuskan hukuman dan dalam peperangan yang dilakukannya.. *Matanya
seperti nyala api dan  dan dikepalanya ia memakai banyak mahkota. Pada
dirinya tertulis suatu nama;dan hanya ia sendiri yang mengetahui nama
itu. *Jubah yang dipakainya telah dicelup dalam darah Anak Domba. Dan
ia disebut "Sabda Allah". *Angkatan perang surga mengikuti dia dengan
menunggang kuda-kuda putih, dan berpakaian lenen putih bersih. *DARI
MULUTNYA KELUAR SEBILAH PEDANG YANG TAJAM DAN DENGAN PEDANG ITU IA
AKAN MENGALAHKAN BANGSA-BANGSA,DAN IA AKAN MEMERINTAH MEREKA DENGAN
TONGKAT BESI. Ia akan memeras anggur didalam alat pemeras anggur
(simbol) amarah Allah Yang Maha Kuasa. *Pada jubahnya dan pahanya
tertulis nama "King of Kings and Lord of Lords".

PENJELASAN:"Kuda putih" disini diartikan Technology (yang notabene
masih dikuasai Barat).Sahrawian ini memang menguasai Technology yang
nanti akan menjadi "kendaraannya" untuk melakukan "expansi". Yang
perlu dikemukakan disini, bahwa sebagai "Sabda Allah" maka SAHRAWIAN
(nama yang ia sendiri mengetahui) mempunyai "kekuatan Ilahi" untuk
mengalahkan musuh bangsa bangsa dan memerintahnya dengan "Tongkat
Besi".Lalu "Tongkat Besi" (bukan Tangan Besi) adalah symbol "Adil &
Tegas".

Sedang "Angkatan Perang Surga" adalah para Sahrawian bangsa-bangsa
yang memang saleh beragama dan kuat Imannya. "Memeras anggur"
diartikan sebagai menghasilkan kenikmatan, yang memabukkan, yang
intinya "nilai-tukar" dari mata uang dollar, euro, yen, dengan sifat2
dan kekuasaan yang dalam Wahyu tsb.akan diperlambangkan "binatang
buas". Sedangkan nama "King of Kings, Lord of Lords" sebelumnya biasa
disandangkan pada nama Jesus. Dalam bahasa Arab tertulis sebagai
"Isra'il" berarti "Pejuang Allah".

Tertulis dalam Wahyu sbb:*Pada jubahnya dan PAHANYA tertulis nama
"Isra'il" (bahasa Iberani). Hal ini merupakan cara memastikan
Sahrawian tsb. Kalau jubah tentu mudah dipalsukan akan tetapi "tanda
lahir" dipaha tentu tidak bisa dibuat oleh manusia. Tulisan itu
tentunya dalam bahasa Iberani dan bukan seperti huruf yang dicetak,
akan tetapi bisa dilihat lebih mirip "kuas Cina yang menulis huruf
Arab atau Iberani" dan yang terbaca sebagai "Isra'il". Lokasi tulisan
tanda lahir "Isra'il" tsb.adanya dipaha sebelah kiri bawah. Bila ingin
tahu tulisan "Isra'il" dalam bahasa Iberani (Hebrew) dapat dilihat
pada symbol negara Israel dan untuk mengetahui gambar "bintang Daud"
dapat dilihat pada bendera Israel. (Israel-Hebrew,Isra'il-Arabic).

Karena itu penggunaan nama yang bersifat "Tongkat Besi" untuk  Jesus
adalah keliru sehingga bila tidak dibetulkan, bisa menyebabkan
kerancuan.Wahyu Joanes tsb.ditulis "96 tahun setelah Masehi". Juga
dalam Wahyu tsb.disebutkan kapan kembalinya Jesus (Wahyu 20:7, 22:6).
Agama Kristen dengan agama orang Yahudi tidak ada persesuaian paham,
mungkin karena perbedaan persepsi tentang soal tsb. Menurut Omar kedua
agama tsb.termasuk juga agama2 lain didunia,ada baiknya bertemu dan
melakukan "self-correction" kecuali bila Wahyu Joanes ini serta Wahyu2
lainnya yang berkaitan dengan Sabda Allah,di-anggap bohong, dinyatakan
palsu dan dicabut dari kitab Injil.Tentunya dengan segala konsekwensi
ada hukuman dari Allah. Sesuai kehendak Allah maka setelah pertemuan
tsb.agar semua agama didunia bersatu dalam kedamaian.

WAHYU 19: 17-21: SAHRAWIAN ADALAH ISRA'IL-NYA DUNIA & INDONESIA.

Lalu saya melihat seorang malaikat berdiri diatas matahari. Dengan
suara yang keras ia berseru kepada semua burung yang terbang di
udara,"Marilah berkumpul untuk menghadiri pesta besar yang dirayakan
oleh Allah. *Marilah makan daging raja-raja, daging panglima-panglima,
dan daging pahlawan-pahlawan; marilah makan daging para penunggang
kuda dengan daging kuda-kudanya, dan daging seluruh umat manusia,
besar dan kecil, hamba dan orang bebas". Kemudian saya melihat
binatang itu, dan raja-raja bumi dengan angkatan perang mereka,
berkumpul untuk bertempur melawan dia yang menunggang kuda putih itu
dan angkatan perangnya. *Maka binatang itu tertangkap bersama-sama
dengan nabi palsu yang sudah membuat ke-ajaiban-ajaiban di depan
binatang itu.(Dengan ke-ajaiban-ajaiban itulah binatang itu menipu
orang-orang yang menyembah patung binatang itu). Lalu binatang itu dan
nabi palsu itu di buang hidup hidup kedalam lautan api yang
bernyala-nyala dengan belerang. *Angkatan perang mereka dibunuh dengan
pedang yang keluar dari mulut penunggang kuda putih itu. Maka burung
burung pun datang dan makan dengan lahapnya daging nereka yang dibunuh
itu.---
PENJELASAN:"Matahari" sebagaimana anda sudah tahu adalah bagian dunia
Timur, Asia Pacific, Indonesia. Dalam zaman modern kita hal ini
mengandung implikasi "Mega Trend"nya futurolog John Nasbitt,yang
kemudian dikacau oleh Soros cs.,sehingga situasi dan kondisi
perekonomian Asean menjadi kacau (Indonesia yang terberat) akan tetapi
berdampak sedikit terhadap Jepang  (Singapore) dan sedikit sekali,
hampir tidak  berdampak pada RRC (Hongkong, Taiwan).

Dalam Sabda Allah, disebutkan "makan daging raja-raja,
panglima-panglima, dst.nya", arti sebenarnya adalah agar Sahrawian itu
bersatu ("Marilah berkumpul"), dan kemudian Pemerintahan dan
per-ekonomian di-atur dengan "adil dan benar" dan dengan kerja keras
(disertai Technology, "kuda putih"), maka rakyat ("burung-burung",
pinter2 nyanyi) akan menikmati zaman emas dan kemakmuran yang belum
pernah mereka rasa-kan selama ini. Sabda Allah ini ditujukan pada
seluruh umat dibumi, dus bersifat global, sbb:
* Aku inilah Sabda Allah, Aku adalah Isra'il, Yang Adil dan Yang
Benar, Aku adalah Sahrawian *.

Sabda Allah ini adalah amanat "Ke-adilan" bagi mereka yang percaya dan
bahkan sudah tertulis dalam Wahyu Joanes ini. Bagi mereka yang tidak
percaya, akan ter-kooptasi oleh "binatang dan angkatan perangnya" itu
dan sebagaimana sudah ditentukan oleh kehendak Allah, maka mereka akan
kalah dan hancur lebur. Dan "daging raja, panglima, dst." artinya,
harta2 KKN yang mereka ambil akan kembali dinikmati oleh rakyat.Bagi
rakyat Indonesia, Sabda Allah tsb.sangat relevant dan keadilan supaya
terwujud.

WAHYU 16:8: TENTANG KERUSUHAN2 DI - INDONESIA

*Setelah itu malaikat ke empat' menuang isi wadahnya ke matahari, maka
matahari pun dibolehkan meng-hanguskan manusia dengan panasnya yang
hebat itu. *Manusia di-hanguskan oleh panas teriknya, dan mereka
mengutuki nama Allah, yang berkuasa atas bencana-bencana tsb. Meski
pun begitu, mereka tidak mau bertobat dari dosa-dosa mereka dan tidak
mau memuji kebesaran Allah. *
Semua ramalan tsb.termasuk dalam rencana Allah  (Wahyu 15:1) sbb:
*Kemudian saya melihat dilangit sesuatu yang ajaib dan luar biasa
hebatnya. Ada tujuh malaikat dengan tujuh bencana yang "terakhir".
Inilah "penghabisan" kalinya Allah menumpahkan amarahnya.

PENJELASAN:Mungkin anda sudah bisa langsung menebak tulisan "terakhir"
artinya tahun 1998.Malaikat itu semuanya ada tujuh dan masing2
mempunyai wadah yang isinya akan dituangkan atas kehendak Allah.
Karena tidak ada penjelasan soal waktu maka yang berlaku hanya
urut-urutan peristiwa saja. Dalam tahun Macan (1998-Feb.16'99) maka
Wahyu 16:8 masih berlaku. Setelah itu, Tahun Kelinci bisa ada
perubahan  asal "mereka bertobat dari dosa-dosa mereka dan mau memuji
kebesaran Allah". Jadi harap tetap waspada

Secara Sahrawian maka diperlukan sikap "adil, benar & tegas" terhadap
semua provokator kerusuhan2 termasuk "actor intelectual", disamping
perlu segera di-adakan perbaikan sistem Pemerintahan melalui Pemilu
yang jurdil. Akan tetapi sebagaimana pernah dijelaskan, karena kaum
Kontra Reformasi itu sudah mempunyai uang hasil kejahatannya di zaman
Orde Baru, maka mereka akan berusaha meskipun cara-nya kotor, penuh
dosa dll.,agar memenangkan Pemilu, dengan segala cara bahkan gagalkan
Pemilu agar status quo.

Sementara itu rakyat Indonesia masih harus bersabar serta berharap
Pemilu terlaksana dengan baik.Pemilu itu biayanya mahal,jadi semua
pihak hendaknya sadar, buanglah idea kotor mau "menang dewe". Jaman
baru sudah akan lahir, semua kaum Kontra Reformasi tidak cocok lagi,
tidak mungkin lagi bisa ikut serta dengan derap peradaban bangsa
Indonesia dan dunia yang baru nanti, percuma saja, karena ibaratnya
mobil baru maka komponen2nya juga model baru,sehingga komponen model
lama tidak bisa dipergunakan lagi. Kalau istilahnya mau di "bandrek"
juga sudah tidak lazimnya lagi dijaman baru. Reformasi tsb. harus
betul2 bebas KKN,dan bertobat hanya dengan cara menyerahkan kembali
seluruh kekayaan hasil KKN tsb.

WAHYU 11:3-4:  PEMBOMAN HIROSHIMA DAN NAGASAKI

*Aku akan mengutus dua orang saksi-ku yang memakai pakaian berkabung,
dan mereka akan mengumum-kan berita Allah selama 1260 hari (Note:
angka 1260 sama dengan masa penjajahan Jepang tsb.diatas).
* Dua saksi itu adalah dua batang pohon zaitun dan dua buah kaki lampu
yang terdapat didepan Tuhan semesta alam. *Kalau orang mencoba
melakukan sesuatu yang tidak baik terhadap mereka,maka dari mulut
mereka keluarlah api yang membinasakan musuh-musuhnya. Dengan cara
demikian, semua orang yang mau menyakiti mereka akan terbunuh. *Mereka
mempunyai kuasa untuk menutup langit supaya jangan turun hujan selama
mereka mengumumkan berita dari Allah. Mereka juga mempunyai kuasa atas
semua mata air, untuk mengubah air menjadi darah. Dan mereka mempunyai
kuasa untuk memukul bumi dengan segala macam bencana, kapan saja
mereka mau melakukannya.

PENJELASAN: Angka 1260 sudah jelas mengidentifikasikan zaman
Jepang.Sedangkan saksi pohon zaitun menggambarkan bentuk ledakan bom
atom tsb. Kalau bom nuklir ledakannya lebih hebat puluhan ribu kali
sehingga lambang pohon zaitun mungkin harus diganti dengan "cendawan
beracun" karena effect mautnya.
"Dua kaki lampu" yang dinyatakan juga sebagai saksi, itu berasal dari
Wahyu 1:12 yang jumlah aslinya adalah 7 buah. Kemudian "kuasa untuk
memukul bumi" dapat di-artikan ledakan percobaan bom nuklir didalam
bumi. Negara2 yang paling sering mengadakan percobaan adalah Amerika
Serikat, Rusia, RRC, Inggris, Perancis, India dan terakhir Pakistan.
Dan yang paling mengerikan sekarang adalah kemungkinan lolosnya inti
bom nuklir diselundupkan keluar Rusia dan di-jual murah untuk
memperoleh uang, kepada kelompok tertentu untuk tujuan2 yang masih
belum jelas.

WAHYU 16:10. KERAJAAN BINATANG MENJADI GELAP

* Lalu malaikat kelima menuang isi wadahnya "ketakhta binatang" itu.
Maka seluruh kerajaan binatang itu menjadi gelap, dan manusia
menggigit lidah karena kesakitan dan karena bisul-bisul mereka. Tetapi
mereka tidak juga bertobat dari "perbuatan-perbuatan" mereka yang
jahat. *

PENJELASAN: Sejak jaman dulu, maka orang2 Yahudi sudah terkenal
sebagai "tukang riba" atau dalam istilah kita "rentenir". Mereka juga
sudah sangat sistematis dalam pengelolaan uang, sehingga setelah masa
ber-abad2 maka kaum Yahudi menguasai sistem perbankan didunia. Kalau
di-ibaratkan "binatang" maka Allah sudah turunkan kutukannya kepada
Bankir2 Yahudi ini, tidak perduli mereka itu turunan nabi Musa.
Masalahnya "binatang" ini sudah memasukkan kedalam asetnya "darah para
nabi" (uang petrodollar kaum Muslim Arab, di Timur Tengah, dengan cara
bagi hasil), sehingga menyebabkan "amarah Allah me-luap2".  Cara bagi
hasil melalui pinjaman2 bank guna menghindari tuduhan "riba" ternyata
tidak di-ridhoi oleh Allah YMK.

Disamping itu Nabi Musa mungkin juga tidak mencantumkan larangan2 yang
lengkap, atau masa dulu belum terlihat kemungkinan2 tsb. Karena itu
maka atas kehendak Allah,dilaksanakan "hukuman" (krisis moneter)
sehingga "kerajaan binatang itu" yaitu negara2 yang menguasai dana2
(Inggris, Amerika,Jepang, G7) akan menjadi "gelap" tidak tahu apa yang
harus dikerjakan. Secara legal maka "gelap" itu akan menyebabkan
mereka menjadi kalap dan mengamuk dengan cara melakukan "sita-jaminan"
dari aset2nya peminjam (Astra,Fedral Motor,Texmaco,Bakri,Bank2
pailit,dll.) dan akan memajukan tuntutan "kepailitan" sehingga mereka
(binatang2) itu minimal punya alasan kuat untuk mempertahankan
posisinya di-dunia ini.

Dengan kata lain,sistem penghisapan "darah manusia" melalui sistem
moneter yang rencananya malah akan di Globalisasikan (diperhebat
seluruh dunia), ternyata oleh Allah, sudah dihancurkan melalui krismon
ybl. Sistem itu meliputi,perluasan kemudahan2 kartu kredit, pinjaman2
dengan ikatan2 tertentu, fasilitas2 kredit
Perumahan, kendaraan,dll,yang arahnya memperbudak bangsa2 didunia agar
membayar kembali pinjaman2 tsb.dengan kerja keras bangsa2 budak dollar
tsb, sedang yang mengelola cukup dengan mencetak uang saja. Tentu hal
ini tidak adil dan menyengsarakan rakyat bangsa2 melalui "nilai-tukar"
dan "standard of living". Binatang2 inilah yang menjadi "musuh utama"
seluruh umat manusia seperti tertulis dalam Wahyu Joanes.

Disamping "binatang2" (Pemerintahan) maka disebutkan juga "para
Pelacur, Sundal bejat" serta tempatnya yaitu berarti "nilai-tukar"
uang, dan "pasar bursa efek" seperti New York, London, Tokyo yang
dibantu oleh "iblis seperti katak" yaitu Hongkong, Singapore, Paris
dll. Nabi palsu adalah ahli ekonomi,pialang dll.
Mereka2 itulah "biang kemaksiatan dunia" yang menyebabkan terjadinya
"penindasan dan penghisapan" rakyat bangsa2, termasuk di Indonesia,
dengan dibantu oleh kemajuan technology dalam komputerisasi sehingga
analisa2 yang dibuat menjadi "ajaib" karena memberi kenikmatan luar
biasa bagi "penyembah" tanpa menghiraukan nasib yang tertindas (proyek
estate, perlu tanah, sogok pejabat, gusur rakyat pemilik). Dosa macam
inilah menyebabkan "amarah Allah me-luap2".Masa2 "ajaib" seperti itu
saat ini sudah punah.

WAHYU 18:1-3; 18-24.   JATUHNYA BABELONIA (Kota Kerajaan Binatang Buas).

* Setelah itu saya melihat seorang malaikat lain turun dari surga. Ia
mempunyai kekuasaan yang besar, dan semaraknya membuat seluruh bumi
menjadi terang.Dengan suara yang besar, maka ia berseru "Sudah jatuh
Babel besar sudah jatuh. Sekarang ia menjadi tempat setan-setan dan
roh-roh jahat. Didalamnya hidup segala macam burung yang najis dan
dibenci orang. Sebab segala bangsa sudah minum anggur nafsu
percabulan-nya. Raja-raja dunia berbuat cabul dengannya, dan
pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh nafsu-nya yang tidak
terkendali itu". * Babel dihukum sebab di dalam kota itu sudah
kedapatan darah nabi-nabi, darah umat Allah.-- singkatnya darah semua
orang yang sudah dibunuh di atas bumi.

PENJELASAN: Dengan jatuhnya "hukuman Allah" (sudah diramalkan sejak
2000 tahun lalu) maka semua nikmat percabulan itu jadi mandeg. Timbul
masalah besar dipusat kerajaan Babel, yaitu over-stock anggur. Akan
diputar lagi seperti dulu, sarana nya sudah hilang, kalau tidak
diputar maka menurut "nabi-palsu"nya akan timbul "inflasi-bahkan hyper
inflasi" uangnya jadi panas. Jadi harus cepat2 bikin Miyazawa Plan, dll.

Part II ini akan disambung dengan Part III yang akan bahas
Restrukturisasi Wawasan Kebangsaan untuk memasuki Abad 21, juga akan
membahas siapa2 yang jadi Sahrawian dan siapa yang bukan, dll.

Salam Sahrawian.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Feb 1999 jam 09:10:10 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke