----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

    BBC siang ini (jam 14.00 CET) mengabarkan pengakuan dari salah seorang
    anggota milisi (Lopez?) pro integrasi di Timor-Timur (Mahidi?) bahwa
    serdadu Indonesia telah memberikan sejumlah senjata kepada mereka.

    Dan senjata itu telah mereka pakai untuk membunuh orang-orang sipil yang
    pro kemerdekaan.

    Dan serdadu Indonesia yang juga di interpiu (jendral Sujarat?) mengakui
    bahwa serdadu Indonesia memang telah memberikan senjata kepada milisia
pro
    integrasi Timor-Timur dan - lanjutnya -  bahwa praktek ini adalah
praktek
    biasa di Indonesia. 'Juga untuk menghadapi pemberontakan oleh golongan
    Islam' katanya.

    Jadi:

    1. serdadu Indonesia telah dan masih tetap berusaha agar orang-orang
sipil
    di Timor-Timur berbunuhan; dengan kata lain serdadu Indonesia ikut
    bertanggung jawab atas dibunuhnya orang-orang sipil Timor-Timur pro
    kemerdekaan oleh orang-orang sipil Timor-Timur yang pro integrasi.

    Agar jelas: serdadu Indonesia tidak berusaha untuk melindungi orang
sipil.

    Ini kita sudah menduga - banyak diantara kita malah sudah tahu - tapi
    dengan adanya pengakuan  dari yang bersangkutan, masaalahnya menjadi
lebih
    jelas.

    2. Bahwa selama ini, jadi juga di Aceh, di Papua Barat dan dimana-mana
    saja di Indonesia praktek ini dilaksanakan oleh serdadu Indonesia.

    Agar jelas: adalah praktek standard serdadu Indonesia, untuk mengadu
    penduduk sipil melawan penduduk sipil.

    Dan masih ada yang bisa membantah bahwa serdadu Indonesia itu adalah
tukang
    bunuh dan tukang suruh bunuh?

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Feb 1999 jam 09:57:59 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke