----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

PB NU TAMPIL BEDA

Sejarah telah mencatat beberapa kali Pengurus Besar  NU selalu "tampil
beda" atau melakukan langkah2 kontroversi yang sebelumnya tidak diduga
oleh banyak orang.Tampil beda ini bukan saja dilakukan oleh GUS DUR
tetapi jauh sebelum ini NU juga telah melakukan penampilan yang beda
termasuk dijaman ORDE LAMA di tahun 1950'an - 1960'an sebelum G.30 S.

Tampil beda yang say maksud adalah sebagai berikut:

1.1950'an-1960'an (sebelum G30S)

Sebagian besar Partai Islam dan beberapa golongan lain selalu tidak bisa
bekerja sama dengan PKI tetapi Partai NU pada waktu itu bisa tampil beda
dan mau bekerja sama dengan semua Golongan termasuk PKI.
Masyumi merupakan salah satu diantara partai Islam (terbesar kedua
setelah PNI) sangat getol dan tidak bisa bekerja sama dengan PKI.Partai
Masyumi akhirnya dibubarkan oleh Presiden Soekarno.Partai NU yang juga
adalah partai Islam setelah Masyumi dibubarkan menempati urutan
perolehan suara terbanyak kedua .Partai ini "terkesan bergandengan
tangan" dengan PKI,dan malah akhirnya terjebak dalam "NASAKOM" (Nasional
- Agama - Komenis).

2.1970'an akhir - 1980'an , PPP.

Disaat harapan rakyat yang beragama Islam untuk menyalurkan aspirasinya
melalui Partai yang bernafaskan Islam, lagi2 faksi NU berpenampilan beda
dengan  mengambil tindakan untuk menggembosi Partai ini sehingga
perolehan suaranya menurun tajam dan lagi2 menguntungkan GOLKAR.
PPP akhirnya tidak bisa berbicara banyak dalam memperjuangkan aspirasi
Umat Islam yang merupakan bagian terbanyak dari Bangsa ini.

3.190'an

Gus Dur mulai  "berpenampilan beda " dengan melakukan oposisi terhadap
Soeharto, dan malah Gus Dur ikut dalam mendirikan semacam "FORUM
DEMOKRASI" (kalau tidak salah). Disaat yang sama Gus Dur bergandengan
tangan dengan Megawati Soekarno Putri. NU hampir pecah karena terbentuk
PB NU tandingan , tetapi tidak populer di masarakat."Diperkirakan
rekayasa Pemerintah"saat itu.

Namun anehnya menjelang Pemilu 1997 beliau meninggalkan Mega dan
bermesraan dengan Tutut putri Soeharto.Orang jadi tanda tanya mau kemana
GUS DUR.Tapi perkiraan saya GUS DUR hanya ingin menyelamatkan NU dari
perpecahan.
Kalau dilihat setelah Pemilu 1997 NU tidak mendapatkan Konsesi politik
apapun dari Pak Harto,kecuali Gus Dur masih tetap sebagai Ketua PB NU.

4.Era Reformasi.

Permulaan era ini baik Gus Dur maupun sahabatnya Mega tidak terdengar
suaranya dan boleh dikata tenggelam. Mungkin akibat beliau bersahabat
dengan TUTUT, sehingga kagok untuk berbicara.
Yang menarik kata "Ciganjur" telah dijadikan kata sehari- hari yang
menggambarkan tempat tinggal Gus Dur dan tempat berkumpulnya para tokoh
dalam mencetuskan Deklarasi Ciganjur.,serta beberapa kali pertemuan
dilakukan disini dengan para tokoh agama lain.
Partai NU (PKB ) didirikan dan menyebabkan beberapa kader PPP keluar dan
masuk PKB.Lagi2 PPP kena dampak dari ula GUS DUR.

Disaat rakyat sedang berpesta ria menghujat dan berdemo untuk mengadili
SUHARTO Gus Dur malah melakukan "soan" kerumah Suharto untuk mengajak
untuk dialog bersama Habibie dan Wiranto.
Habibie tidak bisa menerima ide ini karena kalau Habibie menerima dialog
dengan Suharto ,rakyat tidak akan mau menerima,tidak percaya dan
menganggap Habibie adalah" boneka" Suharto. Posisi Habibie sulit karena
beliau mengganggap MPR lah yang bisa melakukan dialog Nasional. Dan ini
juga benar.

Kata "Open House"  di negeri ini sangat familier pada saat  Hari Natal,
Tahun Baru atau Hari Raya Ied
bagi pejabat yang "BOS"kantor dan open house biasanya hanya beberapa
jam.Tetapi Gus Dur  yang adalah BOS NU "Open House" selama 2(dua) minggu
dan "lagi2 berbeda dari yang umumnya".Dan sebagai orang biasa saja hal
ini cukup capek.Gus Dur dengan kondisinya saat ini "APAKAH TIDAK CAPEK"
juga.??

ANDA SENDIRI BISA MENYIMPULKAN BAHWA PB NAHDATUL ULAMATERMASUK GUS DUR
SELAMA INI SELALU INGIN TAMPIL BEDA".

Namun menyangkut gagasan Gus Dur ini saya pribadi menggangapnya positip,
paling tidak mengurangi rasa salin curiga dan menghindari / mengurangi
hal2 negatip yang akan timbul dikemudian hari.
GUS DUR memang piai dalam move2 politik,tetapi kali ini bukan untuk
kepentingan kelompok  atau pribadi beliau sendiri tetapi murni
semata-mata untuk keselamatan negara dan bangsa ini.
Usaha Gus Dur ini patut kita junjung tinggi karena perkiraan saya ini
usaha yang "ikhlas" dari seorang anak bangsa ini untuk mencairkan
komunikasi antara tokoh formal dan imformal dan mari kita dukung demi
bangsa ini dan semoga usaha2 GUS DUR ini ada manfaatnya.

Terima kasih.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Dec 1998 jam 07:14:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke