----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


BANK LIPPO DISOGOK HABIBIE

        JAKARTA (SiaR, 9/2/99),  Heboh soal Bantuan Likuiditas Bank
Indonesia (BLBI) yang disalurkan di bawah tangan kepada Lippo Bank ternyata
memiliki latar belakang politik. Sebuah sumber SiaR yang dekat dengan
kalangan atas Lippo Bank mengatakan Presiden B.J. Habibie menukar uang Bank
Indonesia sekitar Rp 30 trilyun kepada Lippo untuk memperlancar lobinya
dengan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton.

        "Habibie kepingin memperoleh dukungan Amerika untuk pencalonan
dirinya sebagai presiden dalam pemilu mendatang," ujar sumber itu.

        Seperti diketahui Mochtar Riady, pemiliki Lippo Group amat dekat
dengan Bill Clinton. Kedekatan itu, menurut James Riady, anak kandung
Mochtar karena Hillary Clinton, istri Bill pernah bekerja sebagai lawyer di
perusahaan Lippo di AS.

        "Keluarga Clinton dan keluarga kami sudah dekat sejak Clinton belum
jadi presiden," ujar James dalam sebuah pertemuan dengan wartawan.

        Tak jelas mengapa Habibie ingin meminta dukungan Clinton untuk
pencalonannya dalam pemilu mendatang. Masalahnya, Clinton sendiri tengah
mengahadapi ancaman pemecatan di pengadilan Senat AS. Paling tidak Maret
ini, jauh sebelum Indonesia menyelenggarakan Pemilu di bulan Juni 1999,
Clinton telah diputus apakah harus dipecat atau tidak. Memang Clinton masih
punya peluang lolos karena mayoritas rakyat AS tak menghendaki pemecatan
dirinya. Di AS suara rakyat amat sensitif dan para politisi biasanya tak
berani melawannya.

        Sumber yang dekat dengan Lippo tadi mengatakan Lippo Bank saat ini memang
membutuhkan suntikan dana kendati memang tidak harus disuntik oleh Bank
Indonesia. Namun, belakangan Lippo ditawari BLBI untuk mengatasi kesulitan
itu. BLBI untuk Lippo memang tak diumumkan sebagaimana BLBI yang diberikan
kepada bank-banak yang masuk dalam perawatan Badan Penyehatan Perbankan
Nasional (BPPN). BLBI ini kemudian dibocorkan pada pers dan menjadi heboh.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Feb 1999 jam 05:19:47 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke